Bangun Ribuan BTS di Papua, Kemenkominfo Minta Bantuan Pengamanan TNI
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Bangun Ribuan BTS di Papua, Kemenkominfo Minta Bantuan Pengamanan TNI

...
RILIS.ID
Jakarta
5 Mei 2021 - 23:58 WIB
Nasional | RILISID
...
Foto: Puspen TNI

RILISID, Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana membangun 5.000 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Papua dan Natuna pada tahun ini.

Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate saat bertemu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/5/2021).

"Pembangunan 5.000 BTS tersebut dilakukan untuk pemerataan akses internet di seluruh Indonesia. Kemenkominfo berencana membangun BTS secara masif di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah terpencil dan terluar,” ujar Johnny dalam keterangan persnya.

Menurut Johnny, pembangunan ribuan BTS tersebut di area yang tidak dimasuki operator seluler khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Secara khusus, ia sengaja bertemu dengan Panglima TNI untuk menterjemahkan program dan kebijakan Presiden Joko Widodo.

Kemenkominfo juga akan menggandeng TNI untuk membantu pengamanan pembangunan infrastruktur digital atau teknologi informasi dan komunikasi yang lebih memadai, khususnya di Papua.

"Hal tersebut untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama proses pembangunan BTS di wilayah Papua, mulai dari pengiriman logistik dan bahan yang akan digunakan dalam membangun BTS,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyambut baik rencana kerja sama antara TNI dan Kominfo. Pihaknya mendukung penuh rencana  pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

"Hal ini merupakan program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan pembangunan konektivitas digital yang menghubungkan seluruh pelosok nusantara,” kata Hadi.

Hadi menegaskan bahwa TNI akan membantu keamanan selama dan sesudah pembangunan BTS di daerah terpencil. Pengamanan tersebut menjadi penting dilakukan untuk mempercepat proses peningkatan fasilitas dan kemampuan dibidang teknologi informasi di berbagai sektor.

"Pembangunan infrastruktur digital oleh Kementerian Kominfo merupakan program strategis yang harus didukung  untuk pemerataan akses internet di seluruh wilayah Indonesia. Dengan adanya pemerataan akses internet, maka dapat mendukung sistem pertahanan negara dan mempermudah pelaksanaan tugas pokok TNI,” pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Bangun Ribuan BTS di Papua, Kemenkominfo Minta Bantuan Pengamanan TNI

...
RILIS.ID
Jakarta
5 Mei 2021 - 23:58 WIB
Nasional | RILISID
...
Foto: Puspen TNI

RILISID, Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana membangun 5.000 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Papua dan Natuna pada tahun ini.

Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate saat bertemu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/5/2021).

"Pembangunan 5.000 BTS tersebut dilakukan untuk pemerataan akses internet di seluruh Indonesia. Kemenkominfo berencana membangun BTS secara masif di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah terpencil dan terluar,” ujar Johnny dalam keterangan persnya.

Menurut Johnny, pembangunan ribuan BTS tersebut di area yang tidak dimasuki operator seluler khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Secara khusus, ia sengaja bertemu dengan Panglima TNI untuk menterjemahkan program dan kebijakan Presiden Joko Widodo.

Kemenkominfo juga akan menggandeng TNI untuk membantu pengamanan pembangunan infrastruktur digital atau teknologi informasi dan komunikasi yang lebih memadai, khususnya di Papua.

"Hal tersebut untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama proses pembangunan BTS di wilayah Papua, mulai dari pengiriman logistik dan bahan yang akan digunakan dalam membangun BTS,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyambut baik rencana kerja sama antara TNI dan Kominfo. Pihaknya mendukung penuh rencana  pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

"Hal ini merupakan program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan pembangunan konektivitas digital yang menghubungkan seluruh pelosok nusantara,” kata Hadi.

Hadi menegaskan bahwa TNI akan membantu keamanan selama dan sesudah pembangunan BTS di daerah terpencil. Pengamanan tersebut menjadi penting dilakukan untuk mempercepat proses peningkatan fasilitas dan kemampuan dibidang teknologi informasi di berbagai sektor.

"Pembangunan infrastruktur digital oleh Kementerian Kominfo merupakan program strategis yang harus didukung  untuk pemerataan akses internet di seluruh wilayah Indonesia. Dengan adanya pemerataan akses internet, maka dapat mendukung sistem pertahanan negara dan mempermudah pelaksanaan tugas pokok TNI,” pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya