BLT Dana Desa Berlanjut Tahun Depan, Ini Tiga Catatan Komite I DPD
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

BLT Dana Desa Berlanjut Tahun Depan, Ini Tiga Catatan Komite I DPD

...
RILIS.ID
Jakarta
30 November 2021 - 23:20 WIB
Nasional | RILISID
...
Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga. Foto: Ist

RILISID, Jakarta — Pemerintah mengalokasikan dana desa tahun anggaran 2022 sebesar Rp68 triliun yang penggunaannya diarahkan untuk program perlindungan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo tersebut. Ini mengingat BLT Dana Desa masih dibutuhkan masyarakat yang terdampak pandemi.

“Kebijakan perlindungan sosial dan kesehatan tidak boleh lengah di tahun 2022. Namun, saya ingin memberikan catatan soal BLT Dana Desa ini," tegas Fernando dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021).

Catatan pertama, lanjut Fernando, pemerintah desa dan BPD bersama warga tetap membahas BLT Dana Desa di dalam forum musrenbangdes agar tepat sasaran dan tata kelolanya baik.

Catatan kedua, masih menurut dia, memperkuat fungsi pengawasan BPD dan pengawasan yang berbasis partisipasi warga.

“Seringkali kami kembali ke dapil mendapat keluhan dari warga desa soal BLT Dana Desa ini, yaitu data tidak akurat, tidak transparan, hanya lingkaran elite pemdes saja yang terima BLT dan sebagainya," ujarnya.

"Saya meminta BPD di tahun 2022 untuk menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal, terutama pengawasan BLT Dana Desa. Jangan ada kongkalingkong dengan kades. Warga juga harus berpartisipasi mengawasi langsung," sambung Fernando.

Catatan ketiga, tambah Fernando, peningkatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam pendistribusian BLT Dana 2022 agar lebih baik lagi.

“Di Kemendagri itu ada Dukcapil dan Bina Pemdes yang bisa memback-up. Apalagi BLT Dana Desa ini kan salah satu dari program pengentasan kemiskinan ekstrem, di mana Kemendagri menjadi salah satu kementerian yang harus proaktif. Seharusnya kedua ditjen ini rutin berkoordinasi dengan Kemendes membahas pelaksanaan BLT Dana Desa di lapangan," tutupnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

BLT Dana Desa Berlanjut Tahun Depan, Ini Tiga Catatan Komite I DPD

...
RILIS.ID
Jakarta
30 November 2021 - 23:20 WIB
Nasional | RILISID
...
Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga. Foto: Ist

RILISID, Jakarta — Pemerintah mengalokasikan dana desa tahun anggaran 2022 sebesar Rp68 triliun yang penggunaannya diarahkan untuk program perlindungan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo tersebut. Ini mengingat BLT Dana Desa masih dibutuhkan masyarakat yang terdampak pandemi.

“Kebijakan perlindungan sosial dan kesehatan tidak boleh lengah di tahun 2022. Namun, saya ingin memberikan catatan soal BLT Dana Desa ini," tegas Fernando dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021).

Catatan pertama, lanjut Fernando, pemerintah desa dan BPD bersama warga tetap membahas BLT Dana Desa di dalam forum musrenbangdes agar tepat sasaran dan tata kelolanya baik.

Catatan kedua, masih menurut dia, memperkuat fungsi pengawasan BPD dan pengawasan yang berbasis partisipasi warga.

“Seringkali kami kembali ke dapil mendapat keluhan dari warga desa soal BLT Dana Desa ini, yaitu data tidak akurat, tidak transparan, hanya lingkaran elite pemdes saja yang terima BLT dan sebagainya," ujarnya.

"Saya meminta BPD di tahun 2022 untuk menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal, terutama pengawasan BLT Dana Desa. Jangan ada kongkalingkong dengan kades. Warga juga harus berpartisipasi mengawasi langsung," sambung Fernando.

Catatan ketiga, tambah Fernando, peningkatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam pendistribusian BLT Dana 2022 agar lebih baik lagi.

“Di Kemendagri itu ada Dukcapil dan Bina Pemdes yang bisa memback-up. Apalagi BLT Dana Desa ini kan salah satu dari program pengentasan kemiskinan ekstrem, di mana Kemendagri menjadi salah satu kementerian yang harus proaktif. Seharusnya kedua ditjen ini rutin berkoordinasi dengan Kemendes membahas pelaksanaan BLT Dana Desa di lapangan," tutupnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya