Ada Penyedia Jasa PCR Tetapkan Tarif di Atas Harga Pemerintah, Kabareskrim: Informasikan ke Kami!
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ada Penyedia Jasa PCR Tetapkan Tarif di Atas Harga Pemerintah, Kabareskrim: Informasikan ke Kami!

...
RILIS.ID
Jakarta
20 Agustus 2021 - 13:37 WIB
Nasional | RILISID
...
Ilustrasi Kalbi Rikardo/RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Presiden Jokowi meminta harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) diturunkan. Kementerian Kesehatan lantas menurunkan harga tes PCR menjadi Rp495 ribu untuk daerah di Jawa-Bali, dan Rp525 ribu untuk daerah luar Jawa-Bali terhitung sejak 17 Agustus 2021.

Jokowi juga meminta agar hasil tes PCR keluar dalam waktu 1x24 jam. Sejauh ini tidak sedikit laboratorium di daerah yang baru mengeluarkan hasil tes PCR dalam waktu 3 sampai 7 hari usai pengambilan sampel.

Penurunan harga tersebut terjadi setelah banyak pihak mengkritik harga tes PCR di Indonesia lebih mahal dibanding negara lain, seperti India. Harga tes PCR yang ditetapkan pemerintah sebelumnya mencapai Rp900 ribu.

Terkait instruksi Jokowi itu, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto meminta peranan masyarakat untuk melaporkan jika ada penyedia jasa tes swab PCR mematok harga melebihi ketentuan harga baru yang ditetapkan pemerintah.

Pihak kepolisian akan melakukan pengawasan implementasi akan kebijakan tentang harga tes PCR yang baru mulai dari Mabes Polri hingga daerah.

”Mohon partisipasi masyarakat untuk menginformasikan. Kami dan jajaran adalah tangan-tangan negara untuk melakukan pengamanan dan pengawasan dalam pelaksanaannya,” ujarnya dikutip dari tribratanews.polri.go.id, Jumat (20/8/2021).

Agus juga  meminta para penyedia tes swab PCR dapat mematuhi dan melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut.

”Tentunya, kesadaran ekosistem kesehatan khusus PCR segera adaptasi dengan mematuhi dan melaksanakan keputusan tarif tertinggi oleh pemerintah,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Ada Penyedia Jasa PCR Tetapkan Tarif di Atas Harga Pemerintah, Kabareskrim: Informasikan ke Kami!

...
RILIS.ID
Jakarta
20 Agustus 2021 - 13:37 WIB
Nasional | RILISID
...
Ilustrasi Kalbi Rikardo/RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Presiden Jokowi meminta harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) diturunkan. Kementerian Kesehatan lantas menurunkan harga tes PCR menjadi Rp495 ribu untuk daerah di Jawa-Bali, dan Rp525 ribu untuk daerah luar Jawa-Bali terhitung sejak 17 Agustus 2021.

Jokowi juga meminta agar hasil tes PCR keluar dalam waktu 1x24 jam. Sejauh ini tidak sedikit laboratorium di daerah yang baru mengeluarkan hasil tes PCR dalam waktu 3 sampai 7 hari usai pengambilan sampel.

Penurunan harga tersebut terjadi setelah banyak pihak mengkritik harga tes PCR di Indonesia lebih mahal dibanding negara lain, seperti India. Harga tes PCR yang ditetapkan pemerintah sebelumnya mencapai Rp900 ribu.

Terkait instruksi Jokowi itu, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto meminta peranan masyarakat untuk melaporkan jika ada penyedia jasa tes swab PCR mematok harga melebihi ketentuan harga baru yang ditetapkan pemerintah.

Pihak kepolisian akan melakukan pengawasan implementasi akan kebijakan tentang harga tes PCR yang baru mulai dari Mabes Polri hingga daerah.

”Mohon partisipasi masyarakat untuk menginformasikan. Kami dan jajaran adalah tangan-tangan negara untuk melakukan pengamanan dan pengawasan dalam pelaksanaannya,” ujarnya dikutip dari tribratanews.polri.go.id, Jumat (20/8/2021).

Agus juga  meminta para penyedia tes swab PCR dapat mematuhi dan melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut.

”Tentunya, kesadaran ekosistem kesehatan khusus PCR segera adaptasi dengan mematuhi dan melaksanakan keputusan tarif tertinggi oleh pemerintah,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya