14 Bulan Disekap, 4 WNI yang Diculik Kelompok Jihadis Terkejam Akhirnya Bisa Pulang ke RI
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

14 Bulan Disekap, 4 WNI yang Diculik Kelompok Jihadis Terkejam Akhirnya Bisa Pulang ke RI

...
RILIS.ID
Jakarta
29 Maret 2021 - 17:09 WIB
Nasional | RILISID
...
Prajurit TNI sedang mewawancarai salah seorang WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf. FOTO: Puspen TNI

RILISID, Jakarta — Empat warga negara Indonesia (WNI) yang diculik kelompok jihadis terkejam di Filipina Abu Sayyaf (ASG) di perairan Tambisan, Sabah, Malaysia pada 16 Januari 2020, akan kembali ke Tanah Air.

Pemulangan empat WNI tersebut dibantu oleh TNI. Hal itu disampaikan oleh Atase Pertahanan Indonesia di Manila Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud di Kedutaan Besar RI (KBRI) Manila, Filipina pada Senin (29/3/2021).

Keempatnya adalah Khairuldin (15), Arizal Kasta Miran (30), Arsad (41), Andi Riswanto (26). Mereka merupakan warga Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tengara.

Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud mengatakan keempat WNI korban penculikan kelompok Abu Sayyaf itu dalam kondisi sehat.

"Tentunya penyelamatan WNI tidak terlepas dari kerja sama intelijen oleh BAIS TNI dengan militer Filipina (AFP)," katanya dalam keterangan pers Puspen TNI yang diterima Rilis.id, Senin (29/3/2021).

Saat ini, keempat WNI sudah berada di KBRI Manila sejak diserahkan oleh Panglima Armed Forces of the Phillippines Letjen Cirilito Sobejana dengan didampingi The Phillippines National Police (PNP) Letjen Guillermo Eleazar kepada Kuasa Usaha Ad-interim KBRI Manila Widya Rahmanto pada 23 Maret 2021 lalu.

Pemulangan keempat WNI dijadwalkan menggunakan pesawat Jet Star pada esok hari, Selasa (30/3/2021) sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Mereka akan dengan didampingi oleh Athan RI dan Kepala Protokol dan Konsuler KBRI Isman Pasha.

"Pesawat akan transit di Singapura dan diperkirakan tiba di Indonesia (Selasa, 30 Maret) pukul 22.00 WIB," ujar Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud.

Lebih lanjut, Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud mengungkapkan, aparat keamanan Filipina awalnya menyelamatkan tiga WNI. Yakni Arizal Kasta Miran (30), Arsad (41), dan Andi Riswanto (26).

Selang tiga hari kemudian, aparat keamanan Filipina kembali menemukan satu WNI bernama Khairuldin yang juga merupakan korban penculikan kelompok Abu Sayyaf.

"Korban ditemukan oleh aparat keamanan Filipina (Armed Forces of The Philippines/AFP) di Pulau Brgy Kalupag, Municipality Languyan, Provinsi Tawi-Tawi," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

14 Bulan Disekap, 4 WNI yang Diculik Kelompok Jihadis Terkejam Akhirnya Bisa Pulang ke RI

...
RILIS.ID
Jakarta
29 Maret 2021 - 17:09 WIB
Nasional | RILISID
...
Prajurit TNI sedang mewawancarai salah seorang WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf. FOTO: Puspen TNI

RILISID, Jakarta — Empat warga negara Indonesia (WNI) yang diculik kelompok jihadis terkejam di Filipina Abu Sayyaf (ASG) di perairan Tambisan, Sabah, Malaysia pada 16 Januari 2020, akan kembali ke Tanah Air.

Pemulangan empat WNI tersebut dibantu oleh TNI. Hal itu disampaikan oleh Atase Pertahanan Indonesia di Manila Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud di Kedutaan Besar RI (KBRI) Manila, Filipina pada Senin (29/3/2021).

Keempatnya adalah Khairuldin (15), Arizal Kasta Miran (30), Arsad (41), Andi Riswanto (26). Mereka merupakan warga Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tengara.

Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud mengatakan keempat WNI korban penculikan kelompok Abu Sayyaf itu dalam kondisi sehat.

"Tentunya penyelamatan WNI tidak terlepas dari kerja sama intelijen oleh BAIS TNI dengan militer Filipina (AFP)," katanya dalam keterangan pers Puspen TNI yang diterima Rilis.id, Senin (29/3/2021).

Saat ini, keempat WNI sudah berada di KBRI Manila sejak diserahkan oleh Panglima Armed Forces of the Phillippines Letjen Cirilito Sobejana dengan didampingi The Phillippines National Police (PNP) Letjen Guillermo Eleazar kepada Kuasa Usaha Ad-interim KBRI Manila Widya Rahmanto pada 23 Maret 2021 lalu.

Pemulangan keempat WNI dijadwalkan menggunakan pesawat Jet Star pada esok hari, Selasa (30/3/2021) sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Mereka akan dengan didampingi oleh Athan RI dan Kepala Protokol dan Konsuler KBRI Isman Pasha.

"Pesawat akan transit di Singapura dan diperkirakan tiba di Indonesia (Selasa, 30 Maret) pukul 22.00 WIB," ujar Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud.

Lebih lanjut, Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud mengungkapkan, aparat keamanan Filipina awalnya menyelamatkan tiga WNI. Yakni Arizal Kasta Miran (30), Arsad (41), dan Andi Riswanto (26).

Selang tiga hari kemudian, aparat keamanan Filipina kembali menemukan satu WNI bernama Khairuldin yang juga merupakan korban penculikan kelompok Abu Sayyaf.

"Korban ditemukan oleh aparat keamanan Filipina (Armed Forces of The Philippines/AFP) di Pulau Brgy Kalupag, Municipality Languyan, Provinsi Tawi-Tawi," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya