Vaksinasi Covid-19 dengan Dosis Lengkap Jadi Syarat Perjalanan Domestik dan Luar Negeri
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Vaksinasi Covid-19 dengan Dosis Lengkap Jadi Syarat Perjalanan Domestik dan Luar Negeri

...
RILIS.ID
Jakarta
3 Januari 2022 - 11:27 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang melibatkan TNI Angkatan Laut. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Pemerintah mencatat cakupan vaksinasi Covid-19 sampai akhir 2021 mencapai sebanyak 280 juta suntikan. Data tersebut dihimpun hingga Jumat (31/12/2021) pukul 19.30 WIB.

Cakupan vaksinasi 280 juta dosis tersebut merupakan gabungan antara dosis pertama, dosis kedua, dan dosis ketiga. Total sasarannya 208.000.002 jiwa.

Rinciannya, dosis pertama mencapai 165,2 juta dosis, dosis kedua 113,8 juta dosis, dan dosis ketiga 1,3 juta dosis.

Pada malam tahun baru, sejumlah daerah masih melakukan pelayanan vaksinasi dan input data. Cakupan ini ternyata lebih tinggi dari estimasi yang dihitung yakni sebesar 277 juta dosis.

“Apresiasi terbesar untuk teman-teman di lapangan. Dengan kekuatan modal sosial kita bisa mencapai 280 juta dosis vaksinasi di akhir tahun 2021,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmidzi seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes, Senin (3/1/2022).

Kemenkes sendiri telah menargetkan vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga akan dicapai pada pertengahan tahun ini.

Selain membuka vaksinasi massal, Kemenkes juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes, di seluruh Indonesia untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

Capaian vaksinasi tidak lepas dari modal sosial masyarakat Indonesia yang tinggi dengan saling bahu-membahu berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi.

Pemerintah juga terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral demi mencukupi stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi sesuai dengan stok vaksin yang ada.

“Seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena dengan vaksinasi dan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat akan semakin banyak dan semakin cepat masyarakat terlindungi dari Covid-19,” ucap dr. Nadia.

Nantinya, vaksinasi dosis lengkap menjadi syarat perjalanan. Indonesia termasuk negara dengan kategori Level 1 yang merupakan kategori rendah.

Pelaku perjalalanan yang ingin berkunjung ke Indonesia direkomendasikan tetap harus sudah divaksinasi dosis lengkap sebelum bepergian.

Namun saat ini, pemerintah mengimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mencegah penularan virus Covid-19 varian Omiron. Pasalnya, kasus varian Omicron yang ada di Indonesia banyak terjadi akibat perjalanan dari luar negeri. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Vaksinasi Covid-19 dengan Dosis Lengkap Jadi Syarat Perjalanan Domestik dan Luar Negeri

...
RILIS.ID
Jakarta
3 Januari 2022 - 11:27 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang melibatkan TNI Angkatan Laut. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Pemerintah mencatat cakupan vaksinasi Covid-19 sampai akhir 2021 mencapai sebanyak 280 juta suntikan. Data tersebut dihimpun hingga Jumat (31/12/2021) pukul 19.30 WIB.

Cakupan vaksinasi 280 juta dosis tersebut merupakan gabungan antara dosis pertama, dosis kedua, dan dosis ketiga. Total sasarannya 208.000.002 jiwa.

Rinciannya, dosis pertama mencapai 165,2 juta dosis, dosis kedua 113,8 juta dosis, dan dosis ketiga 1,3 juta dosis.

Pada malam tahun baru, sejumlah daerah masih melakukan pelayanan vaksinasi dan input data. Cakupan ini ternyata lebih tinggi dari estimasi yang dihitung yakni sebesar 277 juta dosis.

“Apresiasi terbesar untuk teman-teman di lapangan. Dengan kekuatan modal sosial kita bisa mencapai 280 juta dosis vaksinasi di akhir tahun 2021,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmidzi seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes, Senin (3/1/2022).

Kemenkes sendiri telah menargetkan vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga akan dicapai pada pertengahan tahun ini.

Selain membuka vaksinasi massal, Kemenkes juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes, di seluruh Indonesia untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

Capaian vaksinasi tidak lepas dari modal sosial masyarakat Indonesia yang tinggi dengan saling bahu-membahu berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi.

Pemerintah juga terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral demi mencukupi stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi sesuai dengan stok vaksin yang ada.

“Seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena dengan vaksinasi dan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat akan semakin banyak dan semakin cepat masyarakat terlindungi dari Covid-19,” ucap dr. Nadia.

Nantinya, vaksinasi dosis lengkap menjadi syarat perjalanan. Indonesia termasuk negara dengan kategori Level 1 yang merupakan kategori rendah.

Pelaku perjalalanan yang ingin berkunjung ke Indonesia direkomendasikan tetap harus sudah divaksinasi dosis lengkap sebelum bepergian.

Namun saat ini, pemerintah mengimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mencegah penularan virus Covid-19 varian Omiron. Pasalnya, kasus varian Omicron yang ada di Indonesia banyak terjadi akibat perjalanan dari luar negeri. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya