KPK Tangkap Azis Syamsuddin pada Jumat Keramat
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

KPK Tangkap Azis Syamsuddin pada Jumat Keramat

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 21:16 WIB
Breaking News | RILISID
...
Azis Syamsuddin. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Jumat (24/9/2021).

Politikus Golkar itu tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada pukul 20.00 WIB. Ia tampak dengan mengenakan batik lengan panjang berwarna coklat.

Setibanya di Gedung KPK, Azis memilih bungkam dan langsung menuju lantai 2 untuk menjalani pemeriksaan.

Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan perihal penangkapan Azis sebagaimana dilansir Antara.

"AS (Azis Syamsuddin) sudah diketahui, Alhamdulillah sudah ditemukan, rumahnya ditemukan," kata Firli.

Sebelumnya, KPK meminta Azis agar kooperatif memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Beberapa jam sebelum ditangkap, Azis mengirimkan surat perihal permintaan penundaan jadwal pemeriksaan kepada KPK.

Dalam suratnya, Azis mengaku sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena sempat berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

KPK saat ini sedang melakukan penyidikan kasus dugaan suap terkait dengan penanganan perkara korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Namun, KPK belum dapat menginformasikan secara menyeluruh konstruksi perkara dan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Sebagaimana kebijakan Pimpinan KPK saat ini bahwa untuk publikasi konstruksi perkara dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan pada saat telah dilakukan upaya paksa baik penangkapan maupun penahanan terhadap para tersangka.

Kendati demikian, nama Azis santer dikabarkan ikut terjerat dalam kasus tersebut.

KPK juga telah memeriksa beberapa orang saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Lampung dalam penyidikan kasus itu.

Dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain, Azis selaku Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar bersama dengan kader Partai Golkar lainnya.

Yakni Aliza Gunado disebut memberikan suap senilai Rp3.099.887.000 dan 36 ribu dolar AS (sekitar Rp513 juta), sehingga totalnya sekitar Rp3,613 miliar ke Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus kasus di Lampung Tengah. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

KPK Tangkap Azis Syamsuddin pada Jumat Keramat

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 21:16 WIB
Breaking News | RILISID
...
Azis Syamsuddin. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Jumat (24/9/2021).

Politikus Golkar itu tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada pukul 20.00 WIB. Ia tampak dengan mengenakan batik lengan panjang berwarna coklat.

Setibanya di Gedung KPK, Azis memilih bungkam dan langsung menuju lantai 2 untuk menjalani pemeriksaan.

Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan perihal penangkapan Azis sebagaimana dilansir Antara.

"AS (Azis Syamsuddin) sudah diketahui, Alhamdulillah sudah ditemukan, rumahnya ditemukan," kata Firli.

Sebelumnya, KPK meminta Azis agar kooperatif memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Beberapa jam sebelum ditangkap, Azis mengirimkan surat perihal permintaan penundaan jadwal pemeriksaan kepada KPK.

Dalam suratnya, Azis mengaku sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena sempat berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

KPK saat ini sedang melakukan penyidikan kasus dugaan suap terkait dengan penanganan perkara korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Namun, KPK belum dapat menginformasikan secara menyeluruh konstruksi perkara dan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Sebagaimana kebijakan Pimpinan KPK saat ini bahwa untuk publikasi konstruksi perkara dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan pada saat telah dilakukan upaya paksa baik penangkapan maupun penahanan terhadap para tersangka.

Kendati demikian, nama Azis santer dikabarkan ikut terjerat dalam kasus tersebut.

KPK juga telah memeriksa beberapa orang saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Lampung dalam penyidikan kasus itu.

Dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain, Azis selaku Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar bersama dengan kader Partai Golkar lainnya.

Yakni Aliza Gunado disebut memberikan suap senilai Rp3.099.887.000 dan 36 ribu dolar AS (sekitar Rp513 juta), sehingga totalnya sekitar Rp3,613 miliar ke Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus kasus di Lampung Tengah. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya