7.000 Orang Dites Genome Sequencing Terkait Deteksi Varian Mu Masuk RI, Ini Hasilnya
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

7.000 Orang Dites Genome Sequencing Terkait Deteksi Varian Mu Masuk RI, Ini Hasilnya

...
RILIS.ID
Jakarta
8 September 2021 - 19:48 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Ilustrasi varian Mu.

RILISID, Jakarta — Pemerintah tengah melakukan deteksi dini masuknya varian Mu atau dikenal dengan nama ilmiah B.1.621. Varian baru Covid-19 ini disebut-sebut lebih kebal vaksin.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara whole genome sequencing (WGS). WGS adalah teknik komprehensif yang digunakan dalam proses pengurutan sekuens DNA menjadi suatu gambaran genom utuh.

Dante mengungkapkan sudah 7.000 orang dilakukan pemeriksaan secara WGS. Namun menurutnya, varian Mu sampai saat ini belum terdeteksi di Indonesia.

“Kita sudah melakukan genome sequencing terhadap 7.000-an orang di seluruh Indonesia dan belum terdeteksi varian Mu," katanya dikutip dari laman setkab.go.id, Rabu (8/9/2021).

"Mudah-mudahan varian Mu ini akan abortif seperti juga varian Lambda beberapa waktu yang lalu di Peru,” sambung Dante.

Kendati demikian, Dante mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Karena menurutnya, sejumlah negara  mengalami lonjakan kasus Covid-19 meski cakupan vaksinasinya telah di atas 50 persen.

“Ini disebabkan karena abai protokol kesehatan, yang selama ini diabaikan karena merasa sudah dilakukan vaksinasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Dante menegaskan bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya game charger (pengubah permainan) dalam memerangi virus corona.

"Jadi vaksinasi bukan satu-satunya game changer, tetapi merupakan salah satu komponen yang penting untuk dilakukan, tetapi yang penting adalah protokol (kesehatan) masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, varian Mu (B1621) pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari 2021 lalu.

Varian Mu ini berstatus variant of interest atau belum variants of concern. Juga belum mengungguli varian Delta.

Namun, varian Mu juga berpotensi lolos dari kekebalan vaksin dan alami. Varian ini juga bakal menjadi ancaman lebih besar. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

7.000 Orang Dites Genome Sequencing Terkait Deteksi Varian Mu Masuk RI, Ini Hasilnya

...
RILIS.ID
Jakarta
8 September 2021 - 19:48 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Ilustrasi varian Mu.

RILISID, Jakarta — Pemerintah tengah melakukan deteksi dini masuknya varian Mu atau dikenal dengan nama ilmiah B.1.621. Varian baru Covid-19 ini disebut-sebut lebih kebal vaksin.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara whole genome sequencing (WGS). WGS adalah teknik komprehensif yang digunakan dalam proses pengurutan sekuens DNA menjadi suatu gambaran genom utuh.

Dante mengungkapkan sudah 7.000 orang dilakukan pemeriksaan secara WGS. Namun menurutnya, varian Mu sampai saat ini belum terdeteksi di Indonesia.

“Kita sudah melakukan genome sequencing terhadap 7.000-an orang di seluruh Indonesia dan belum terdeteksi varian Mu," katanya dikutip dari laman setkab.go.id, Rabu (8/9/2021).

"Mudah-mudahan varian Mu ini akan abortif seperti juga varian Lambda beberapa waktu yang lalu di Peru,” sambung Dante.

Kendati demikian, Dante mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Karena menurutnya, sejumlah negara  mengalami lonjakan kasus Covid-19 meski cakupan vaksinasinya telah di atas 50 persen.

“Ini disebabkan karena abai protokol kesehatan, yang selama ini diabaikan karena merasa sudah dilakukan vaksinasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Dante menegaskan bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya game charger (pengubah permainan) dalam memerangi virus corona.

"Jadi vaksinasi bukan satu-satunya game changer, tetapi merupakan salah satu komponen yang penting untuk dilakukan, tetapi yang penting adalah protokol (kesehatan) masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, varian Mu (B1621) pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari 2021 lalu.

Varian Mu ini berstatus variant of interest atau belum variants of concern. Juga belum mengungguli varian Delta.

Namun, varian Mu juga berpotensi lolos dari kekebalan vaksin dan alami. Varian ini juga bakal menjadi ancaman lebih besar. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya