logo rilis
Laporan Dana Desa Dipajang di Baliho agar Masyarakat Ikut Mengawasi
Kontributor

30 Agustus 2017, 14:52 WIB
Laporan Dana Desa Dipajang di Baliho agar Masyarakat Ikut Mengawasi
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Sampit— Desa di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, ramai-ramai memasang baliho yang memuat laporan penggunaan keuangan desa agar diketahui seluruh masyarakat.

"Ini demi transparansi supaya tidak ada kecurigaan. Jadi, masyarakat juga bisa ikut mengawasi pengelolaan anggaran atau dana desa," Penjabat Kepala Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Muslih di Sampit, Rabu (30/8/2017).

Baliho pengumuman pengelolaan keuangan desa dipasang di pinggir jalan sehingga bisa dilihat dan dicermati dengan mudah oleh masyarakat.

Aparatur desa sengaja melakukan itu untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa anggaran desa digunakan dan dikelola sesuai aturan.

Informasi yang dimuat dalam baliho terkait jumlah anggaran desa, program apa saja yang dilaksanakan, berapa anggaran yang digunakan dan berapa yang tersisa.

Dengan begitu, masyarakat mengetahui perkembangan dan posisi keuangan desa.

Langkah ini dilakukan karena dana yang dikelola desa cukup besar sehingga perlu peran semua pihak untuk memberi masukan agar tidak terjadi pelanggaran aturan.

Masyarakat juga bisa memantau program apa saja dari aspirasi mereka yang bisa dilaksanakan tahun ini serta yang masih harus diprogramkan untuk tahun berikutnya.

Langkah serupa juga dilaksanakan desa-desa di Kecamatan Cempaga.

Pihak kecamatan mendorong seluruh desa untuk lebih transparan kepada masyarakat dalam mengelola keuangan desa.

"Sebagai wujud transparansi, salah satunya APBDes di Desa Luwuk Ranggan Kecamatan Cempaga, dipampang dalam bentuk baliho di depan kantor kepala desa," kata Camat Cempaga, Ahmad Sukarnedi.

Seluruh desa di kecamatan itu didorong untuk memasang baliho yang memuat tentang rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

Bahkan, Sukarnedi juga memasang foto baliho APBDes di media sosial supaya diketahui masyarakat.

Langkah itu diapresiasi masyarakat, terlihat dari tanggapan-tanggapan positif yang disampaikan masyarakat.

Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kotawaringin Timur, tahun ini desa di kabupaten ini menerima kucuran dana masing-masing berkisar antara Rp1,2 miliar hingga Rp1,8 miliar, yang bersumber dari APBD dan APBN.

Perlu perencanaan matang dan pengawasan ketat agar penggunaan anggaran membawa manfaat besar dan tidak terjadi penyimpangan.

Sumber: Antara


#Dana Desa
#Lapor di Baliho
#Demi Transparasi
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID