Cerita Haru Anies Baswedan saat Jenguk Putrinya yang Terpapar Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Cerita Haru Anies Baswedan saat Jenguk Putrinya yang Terpapar Covid-19

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
27 Maret 2021 - 17:28 WIB
Inspirasi | RILISID
...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk Tia beberapa waktu lalu. FOTO: Instagram @aniesbaswedan

RILISID, Jakarta — Semua orangtua di dunia pasti bersedih ketika anaknya dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Hal itulah yang dialami Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies mengungkapkan kisah haru saat putri sulungnya, Mutiara Annisa Baswedan atau akrab disapa Tia menjalani isolasi setelah terpapar Covid-19 di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Menurutnya, menjalani isolasi sebagai pasien Covid-19 bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Kata Anies, hal itu juga yang dirasakan jutaan keluarga di Indonesia.

"Terpapar dan isolasi bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Ratusan ribu, bahkan jutaaan keluarga merasakan. Ketika yang dicinta harus dirawat, apakah ayah, ibu, anak, atau paman, tante bahkan juga cucu," tulis Anies dikutip dari akun Instagram miliknya @aniesbaswedan, Sabtu (27/3/2021).

"Beberapa pekan ini, kami merasakan juga. Saat putri kami, Mutiara harus dirawat di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19. Setiap hari dengan menggunakan hp kita video-call. 17 hari lamanya dia harus menjalani masa isolasi dan perawatan," lanjutnya dalam unggahan foto bersama Tia.

Anies mengaku sempat menjenguk Tia, namun tidak diperbolehkan masuk ke rumah sakit. Alhasil, ia dan putrinya hanya bisa berkomunikasi lewat handphone dengan dibatasi dinding kaca.

"Di masa perawatan, saya sempat menjenguk tapi tidak bisa masuk ke RS. Jadi dengan dibatasi dinding kaca di kamarnya kami bersapa. Tia di dalam kamar dan saya di pelataran gedung rumah sakit. Suara didengar lewat telepon, tapi mata kita bisa saling kontak. Itulah suasana isolasi dan perawatan Covid-19," ungkapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengucap syukur atas kesembuhan Tia beberapa hari lalu. Putri sulungnya tersebut diperbolehkan pulang karena sudah sembuh dari virus corona.

"Beberapa hari yang lalu, Tia sudah dinyatakan sembuh, dan alhamdulillah telah bisa pulang. Tapi, baru pagi ini saya bisa duduk bersama dengan Tia lagi. Alhamdulillah, sebuah pagi yang kembali lengkap, saat keluarga bisa bersama lagi di rumah," tuturnya.

Anies pun turut mendoakan seluruh keluarga di Indonesia yang saat ini masih berjuang melawan virus corona agar segera diberikan kesembuhan.

"Kita doakan, semoga ribuan keluarga yang kini masih terpisah karena Covid-19 segera bisa berkumpul kembali. Bisa segera pulih dan bisa menjalani keseharian seperti semula. Sebagaimana doa kami selama ini," tutupnya. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Cerita Haru Anies Baswedan saat Jenguk Putrinya yang Terpapar Covid-19

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
27 Maret 2021 - 17:28 WIB
Inspirasi | RILISID
...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk Tia beberapa waktu lalu. FOTO: Instagram @aniesbaswedan

RILISID, Jakarta — Semua orangtua di dunia pasti bersedih ketika anaknya dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Hal itulah yang dialami Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies mengungkapkan kisah haru saat putri sulungnya, Mutiara Annisa Baswedan atau akrab disapa Tia menjalani isolasi setelah terpapar Covid-19 di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Menurutnya, menjalani isolasi sebagai pasien Covid-19 bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Kata Anies, hal itu juga yang dirasakan jutaan keluarga di Indonesia.

"Terpapar dan isolasi bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Ratusan ribu, bahkan jutaaan keluarga merasakan. Ketika yang dicinta harus dirawat, apakah ayah, ibu, anak, atau paman, tante bahkan juga cucu," tulis Anies dikutip dari akun Instagram miliknya @aniesbaswedan, Sabtu (27/3/2021).

"Beberapa pekan ini, kami merasakan juga. Saat putri kami, Mutiara harus dirawat di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19. Setiap hari dengan menggunakan hp kita video-call. 17 hari lamanya dia harus menjalani masa isolasi dan perawatan," lanjutnya dalam unggahan foto bersama Tia.

Anies mengaku sempat menjenguk Tia, namun tidak diperbolehkan masuk ke rumah sakit. Alhasil, ia dan putrinya hanya bisa berkomunikasi lewat handphone dengan dibatasi dinding kaca.

"Di masa perawatan, saya sempat menjenguk tapi tidak bisa masuk ke RS. Jadi dengan dibatasi dinding kaca di kamarnya kami bersapa. Tia di dalam kamar dan saya di pelataran gedung rumah sakit. Suara didengar lewat telepon, tapi mata kita bisa saling kontak. Itulah suasana isolasi dan perawatan Covid-19," ungkapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengucap syukur atas kesembuhan Tia beberapa hari lalu. Putri sulungnya tersebut diperbolehkan pulang karena sudah sembuh dari virus corona.

"Beberapa hari yang lalu, Tia sudah dinyatakan sembuh, dan alhamdulillah telah bisa pulang. Tapi, baru pagi ini saya bisa duduk bersama dengan Tia lagi. Alhamdulillah, sebuah pagi yang kembali lengkap, saat keluarga bisa bersama lagi di rumah," tuturnya.

Anies pun turut mendoakan seluruh keluarga di Indonesia yang saat ini masih berjuang melawan virus corona agar segera diberikan kesembuhan.

"Kita doakan, semoga ribuan keluarga yang kini masih terpisah karena Covid-19 segera bisa berkumpul kembali. Bisa segera pulih dan bisa menjalani keseharian seperti semula. Sebagaimana doa kami selama ini," tutupnya. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya