Bripka Andreas, Polisi Berhati Mulia yang Rela Pinjam Uang ke Bank demi Bangun Gereja
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Bripka Andreas, Polisi Berhati Mulia yang Rela Pinjam Uang ke Bank demi Bangun Gereja

...
EGIDIUS EDVON MALYANTO
Sumba Barat
12 Desember 2021 - 15:26 WIB
Inspirasi | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Sumba Barat — Bripka Andreas B. M. Mudja, Bhabinkamtibmas Polsek Umbu Ratunggay, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah menjadi sorotan.

Sorotan ini bukan karena Bripka Andreas terlibat kasus, melainkan karena hati mulianya yang membangun dua gereja di Desa Bolubokat, Kecamatan Umbu Ratunggay Tengah, Kabupaten Sumba Tengah.

Diceritakan Andreas, awal mula ia mempunyai keinginan untuk membangun rumah ibadah tersebut karena dirinya merasa rumah ibadah tersebut tidak layak dipakai untuk beribadah.

Kejadian tersebut berawal pada saat ia sedang melakukan sambang dan sekaligus mengikuti ibadah di gereja tersebut. Sepulang dari kegiatan sambangnya, Andreas bercerita kepada keluarganya.

“Saya ceritakan apa yang saya alami kepada istri saya. Saya sampaikan kalau saya ingin membantu membangun gereja di desa tersebut,” ujarnya, Minggu (12/12/2021).

“Pada saat itu saya menyampaikan kepada istri saya, bahwa saya ingin meminjam uang bank (kredit di bank) untuk membantu masyarakat disana membangun gereja agar dapat beribadah dengan baik. Setelah saya bercerita kepada istri saya, ia mendukung keinginan saya. Esok harinya dengan membawa permohonan pinjaman bank saya menghadap Kapolres Sumba Barat,” lanjut Andreas.

Kepada media ini, Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan akan mengajukan pinjaman uang di bank untuk membantu masyarakat di desa binaannya membangun gereja.

Selaku pimpinan di Polres Sumba Barat, Irwan merasa tersentuh dengan niat baik anggotanya tersebut.

Pada kesempatan itu, perwira menengah berpangkat dua melati di pundak tersebut langsung mengabulkan permohonan Bripka Andreas.

“Saya bantu kamu dalam pembangunan gereja tersebut, apa yang dibutuhkan sampaikan dan akan saya bantu,” ucap Kapolres.

Atas dukungan Kapolres Sumba Barat tersebut, Bripka Andreas semakin bersemangat untuk mewujudkan pembangunan gereja di desa binaannya tersebut.

Hingga kini sudah dua buah rumah ibadah dalam hal ini gereja yang telah dibangun Andreas.

Di antaranya Rumah Pastoran Gereja Stasi Hati Kudus Yesus Paroki ST. Yoseph Lendiwacu dan Gereja Ranting Palecuk Temung, Cabang GKS Waikambila Bolubokat. Kedua gereja tersebut bertempat di desa Bolubokat, Kecamatan Umbu Ratunggay Tengah, Kabupaten Sumba Tengah.

Kepedulian Andreas tidak hanya sampai disitu saja. Ia juga sering melakukan bantuan sosial (baksos) berupa beras yang diberikan kepada warga yg tidak mampu serta ia juga membagikan pakaian bekas layak pakai kepada masyarakat di desa binaannya.

Bripka Andreas pun selalu dinantikan kedatangannya oleh warga dua desa tersebut.

Andreas juga mendapat perhatian dari pimpinan Polri. Ia dijadikan sosok anggota Polri yang inspiratif.

Pada Kamis (9/12/2021), ia diminta menceritakan pengalamannya serta kepeduliannya atas warga desa binaannya tersebut pada siaran Polri TV bertajuk "Polri Presisi Inspiratif".

Hal baik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota Polri yang lain, dengan demikian Polri yang Presisi dapat terwujud. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Bripka Andreas, Polisi Berhati Mulia yang Rela Pinjam Uang ke Bank demi Bangun Gereja

...
EGIDIUS EDVON MALYANTO
Sumba Barat
12 Desember 2021 - 15:26 WIB
Inspirasi | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Sumba Barat — Bripka Andreas B. M. Mudja, Bhabinkamtibmas Polsek Umbu Ratunggay, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah menjadi sorotan.

Sorotan ini bukan karena Bripka Andreas terlibat kasus, melainkan karena hati mulianya yang membangun dua gereja di Desa Bolubokat, Kecamatan Umbu Ratunggay Tengah, Kabupaten Sumba Tengah.

Diceritakan Andreas, awal mula ia mempunyai keinginan untuk membangun rumah ibadah tersebut karena dirinya merasa rumah ibadah tersebut tidak layak dipakai untuk beribadah.

Kejadian tersebut berawal pada saat ia sedang melakukan sambang dan sekaligus mengikuti ibadah di gereja tersebut. Sepulang dari kegiatan sambangnya, Andreas bercerita kepada keluarganya.

“Saya ceritakan apa yang saya alami kepada istri saya. Saya sampaikan kalau saya ingin membantu membangun gereja di desa tersebut,” ujarnya, Minggu (12/12/2021).

“Pada saat itu saya menyampaikan kepada istri saya, bahwa saya ingin meminjam uang bank (kredit di bank) untuk membantu masyarakat disana membangun gereja agar dapat beribadah dengan baik. Setelah saya bercerita kepada istri saya, ia mendukung keinginan saya. Esok harinya dengan membawa permohonan pinjaman bank saya menghadap Kapolres Sumba Barat,” lanjut Andreas.

Kepada media ini, Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan akan mengajukan pinjaman uang di bank untuk membantu masyarakat di desa binaannya membangun gereja.

Selaku pimpinan di Polres Sumba Barat, Irwan merasa tersentuh dengan niat baik anggotanya tersebut.

Pada kesempatan itu, perwira menengah berpangkat dua melati di pundak tersebut langsung mengabulkan permohonan Bripka Andreas.

“Saya bantu kamu dalam pembangunan gereja tersebut, apa yang dibutuhkan sampaikan dan akan saya bantu,” ucap Kapolres.

Atas dukungan Kapolres Sumba Barat tersebut, Bripka Andreas semakin bersemangat untuk mewujudkan pembangunan gereja di desa binaannya tersebut.

Hingga kini sudah dua buah rumah ibadah dalam hal ini gereja yang telah dibangun Andreas.

Di antaranya Rumah Pastoran Gereja Stasi Hati Kudus Yesus Paroki ST. Yoseph Lendiwacu dan Gereja Ranting Palecuk Temung, Cabang GKS Waikambila Bolubokat. Kedua gereja tersebut bertempat di desa Bolubokat, Kecamatan Umbu Ratunggay Tengah, Kabupaten Sumba Tengah.

Kepedulian Andreas tidak hanya sampai disitu saja. Ia juga sering melakukan bantuan sosial (baksos) berupa beras yang diberikan kepada warga yg tidak mampu serta ia juga membagikan pakaian bekas layak pakai kepada masyarakat di desa binaannya.

Bripka Andreas pun selalu dinantikan kedatangannya oleh warga dua desa tersebut.

Andreas juga mendapat perhatian dari pimpinan Polri. Ia dijadikan sosok anggota Polri yang inspiratif.

Pada Kamis (9/12/2021), ia diminta menceritakan pengalamannya serta kepeduliannya atas warga desa binaannya tersebut pada siaran Polri TV bertajuk "Polri Presisi Inspiratif".

Hal baik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota Polri yang lain, dengan demikian Polri yang Presisi dapat terwujud. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya