Inovasi Gempita Ini Dongkrak Produksi hingga 60 Persen - RILIS.ID
Inovasi Gempita Ini Dongkrak Produksi hingga 60 Persen

Senin | 23/04/2018 18.58 WIB
Inovasi Gempita Ini Dongkrak Produksi hingga 60 Persen
KUB Tirta Gempita Yogyakarta. FOTO: Gempita

RILIS.ID, Bantul – Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tirta Gerakan Pemuda Tani (Gempita) berhasil menciptakan inovasi pupuk organik. Tak tanggung-tanggung, pemakaiannya mendongkrak 60 persen produksi petani.

"KUB ini berhasil menciptakan pupuk cair organik yang sangat ampuh mengusir hama dan memaksimalkan hasil produksi panen para petani," ujar perwakilan Koordinator Nasional Gempita, Andi Anugerah Wijaya, saat berkunjung ke KUB Tirta Gempita di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Bantul, Yogyakarta, Minggu (22/4/2018).

Ketua KUB Tirta Gempita Yogyakarta, Sunardi, inovasi tersebut tak lepas dari keprihatinan atas maraknya penggunaan pupuk kimia. Maksud lainn, mendukung program Kementan dan menumbuhkan kelembagaan ekonomi yang dikelola petani muda dalam rangka membangun daya saing dan posisi tawar dengan pelaku usaha lain.

"KUB kami fokus untuk pengembangan pupuk organik sebagai karya yang kami akan persembahkan buat pelaku pertanian, pemuda tani seluruh Indonesia, agar hasil panen lebih memuaskan," terangnya.

Selain meningkatkan produktivitas, tambah Sunardi, pupuk cair tersebut mampu menyuburkan tembakau di atas media batu. Biaya produksi pun akan lebih murah, karena pupuk cair bisa digunakan sebagai bahan aktif mempercepat pembuatan kompos.

Sementara itu, Andi menilai, inovasi ini membuktikan kehadiran pemuda berdampak positif atas persoalan petani. Dia menambahkan, KUB sebagai kelembagaan petani muda memberikan layanan cepat dan cikal bakal terbentuknya korporasi petani di setiap kecamatan. 

"KUB akan jadi wadah belajar dan bekerja pemuda, di mana pertanian kita dapat dioptimalkan berkat pemuda dari hulu hingga hilirnya. Ini amanah Presiden Jokowi, pemuda harus kembali rebut kesempatan bekerja di sektor pertanian yang sangat menjanjikan," tandasnya.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID