Ingat! Vaksin Moderna dan Dosis Ketiga hanya untuk Tenaga Kesehatan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ingat! Vaksin Moderna dan Dosis Ketiga hanya untuk Tenaga Kesehatan

...
RILIS.ID
Jakarta
2 Agustus 2021 - 19:23 WIB
Nasional | RILISID
...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Ilustrasi FOTO Kalbi Rikardo/Rilis.id

RILISID, Jakarta — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah hanya memberikan vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan (nakes).

Dengan vaksin tersebut, para tenaga kesehatan diharapkan semakin terlindungi dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Budi saat memberikan keterangan pers selepas rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi melalui konferensi video, Senin (2/8/2021).

”Sudah didistribusikan ke seluruh provinsi dan saya mohon sekali agar itu segera disuntikkan ke seluruh nakes kita agar lebih siap menghadapi jika nanti ada pasien-pasien yang masuk,” ujarnya dikutip dari presidenri.co.id.

Budi menyadari banyak pihak yang ingin mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga. Namun, ia mengingatkan hingga saat ini masih terdapat 140 juta masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama.

Budi juga menuturkan pesan Jokowi yang mengarahkan agar vaksinasi diprioritaskan kepada daerah-daerah tertentu yang memiliki kasus konfirmasi dan angka kematian yang paling tinggi. Hal ini disebabkan jumlah vaksin yang diterima pemerintah masih terbatas pasokannya.

”Jadi mohon pengertiannya memang sampai Juni kita baru mendapat sekitar 22 persen dari total vaksin yang kita butuhkan,” jelasnya.

Terkait stok vaksin, pemerintah akan menerima lebih dari 300 juta dosis vaksin mulai bulan Agustus sampai Desember. Oleh karena itu, Budi mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi yang telah disediakan demi kepentingan bersama.

”Saya percaya bangsa Indonesia itu sudah banyak sekali mengalami tekanan, mengalami kesulitan, mengalami kegagalan, tapi kita selalu bisa bangkit. Kita kembali melawan selama kita melakukan bersama-sama,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, terutama di Pulau Jawa dan Bali, yang sudah bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19, sehingga angka kasus aktif dapat menurun dalam seminggu terakhir.

”Jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pejabat publik, kepala daerah, TNI, Polri yang sudah bekerja keras untuk bisa menghadapi pandemi ini terutama di Jawa-Bali yang kemarin naik sangat-sangat tinggi,” pungkasnya.(*)

Editor : Redaksi

TAG:

Berita Lainnya

Ingat! Vaksin Moderna dan Dosis Ketiga hanya untuk Tenaga Kesehatan

...
RILIS.ID
Jakarta
2 Agustus 2021 - 19:23 WIB
Nasional | RILISID
...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Ilustrasi FOTO Kalbi Rikardo/Rilis.id

RILISID, Jakarta — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah hanya memberikan vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan (nakes).

Dengan vaksin tersebut, para tenaga kesehatan diharapkan semakin terlindungi dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Budi saat memberikan keterangan pers selepas rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi melalui konferensi video, Senin (2/8/2021).

”Sudah didistribusikan ke seluruh provinsi dan saya mohon sekali agar itu segera disuntikkan ke seluruh nakes kita agar lebih siap menghadapi jika nanti ada pasien-pasien yang masuk,” ujarnya dikutip dari presidenri.co.id.

Budi menyadari banyak pihak yang ingin mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga. Namun, ia mengingatkan hingga saat ini masih terdapat 140 juta masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama.

Budi juga menuturkan pesan Jokowi yang mengarahkan agar vaksinasi diprioritaskan kepada daerah-daerah tertentu yang memiliki kasus konfirmasi dan angka kematian yang paling tinggi. Hal ini disebabkan jumlah vaksin yang diterima pemerintah masih terbatas pasokannya.

”Jadi mohon pengertiannya memang sampai Juni kita baru mendapat sekitar 22 persen dari total vaksin yang kita butuhkan,” jelasnya.

Terkait stok vaksin, pemerintah akan menerima lebih dari 300 juta dosis vaksin mulai bulan Agustus sampai Desember. Oleh karena itu, Budi mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi yang telah disediakan demi kepentingan bersama.

”Saya percaya bangsa Indonesia itu sudah banyak sekali mengalami tekanan, mengalami kesulitan, mengalami kegagalan, tapi kita selalu bisa bangkit. Kita kembali melawan selama kita melakukan bersama-sama,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, terutama di Pulau Jawa dan Bali, yang sudah bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19, sehingga angka kasus aktif dapat menurun dalam seminggu terakhir.

”Jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pejabat publik, kepala daerah, TNI, Polri yang sudah bekerja keras untuk bisa menghadapi pandemi ini terutama di Jawa-Bali yang kemarin naik sangat-sangat tinggi,” pungkasnya.(*)

Editor : Redaksi

TAG:

Berita Lainnya