Terlibat Bentrokan, 12 Oknum Ormas di Tangsel Ditangkap
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Terlibat Bentrokan, 12 Oknum Ormas di Tangsel Ditangkap

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
19 Maret 2021 - 19:15 WIB
Hukum | RILISID
...
Polres Tangsel menggelar konferensi pers terkait bentrokan ormas, Jumat (19/3/2021). FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Sebanyak 12 oknum ormas diamankan polisi usai terlibat bentrok di empat lokasi berbeda di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).

Keduabelas tersangka yang ditangkap berinisial AK (48), AS (30), AW (19), LS (28), A (31), AT (23), ZA (33), DF (34), R (34), IS (30), HP (36), dan UK (40).

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin mengatakan para tersangka ditangkap karena diduga melakukan pengeroyokan pada 27 Februari hingga menuai bentrokan di depan Transmart, Bintaro.

"B‎eberapa tersangka yang diamankan kami terapkan UU darurat, karena membawa sajam. Sudah diamankan 12 tersangka yang berhubungan dengan rangkaian kejadian beberapa minggu belakangan," jelas Iman saat konferensi pers di Mapolres Tangsel, Jumat (19/3/2021).

Iman mengungkapkan, bentrokan antar-ormas bermula adanya misinformasi berkaitan dengan pengelolaan lahan dan koordinasi.

"Se‎mentara ini motifnya dari hasil penyelidikan ada misinformasi yang diterima pihak atau kelompok, sehingga memunculkan dugaan yang memancing kemarahan dari kelompok internal. Berkaitan dengan pengelolaan lahan dan koordinasi," ujarnya.

"Jadi sebenarnya kejadian waktu itu antar ormas ini sudah ada kesepakatan untuk mediasi, tapi waktu sore hari, itu yang terjadi orang lewat dikira memata-matai dan dikejar," sambungnya.

Dalam peristiwa itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu buah KTA ormas Forum Betawi Rempug (FBR), sebilah golok, samurai, helm, kayu bercak darah, dan balok.

"Para tersangka dijerat pasal 170 KUHP, pasal 365 KUHP dan pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun," pungkas Iman.‎ (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Terlibat Bentrokan, 12 Oknum Ormas di Tangsel Ditangkap

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
19 Maret 2021 - 19:15 WIB
Hukum | RILISID
...
Polres Tangsel menggelar konferensi pers terkait bentrokan ormas, Jumat (19/3/2021). FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Sebanyak 12 oknum ormas diamankan polisi usai terlibat bentrok di empat lokasi berbeda di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).

Keduabelas tersangka yang ditangkap berinisial AK (48), AS (30), AW (19), LS (28), A (31), AT (23), ZA (33), DF (34), R (34), IS (30), HP (36), dan UK (40).

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin mengatakan para tersangka ditangkap karena diduga melakukan pengeroyokan pada 27 Februari hingga menuai bentrokan di depan Transmart, Bintaro.

"B‎eberapa tersangka yang diamankan kami terapkan UU darurat, karena membawa sajam. Sudah diamankan 12 tersangka yang berhubungan dengan rangkaian kejadian beberapa minggu belakangan," jelas Iman saat konferensi pers di Mapolres Tangsel, Jumat (19/3/2021).

Iman mengungkapkan, bentrokan antar-ormas bermula adanya misinformasi berkaitan dengan pengelolaan lahan dan koordinasi.

"Se‎mentara ini motifnya dari hasil penyelidikan ada misinformasi yang diterima pihak atau kelompok, sehingga memunculkan dugaan yang memancing kemarahan dari kelompok internal. Berkaitan dengan pengelolaan lahan dan koordinasi," ujarnya.

"Jadi sebenarnya kejadian waktu itu antar ormas ini sudah ada kesepakatan untuk mediasi, tapi waktu sore hari, itu yang terjadi orang lewat dikira memata-matai dan dikejar," sambungnya.

Dalam peristiwa itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu buah KTA ormas Forum Betawi Rempug (FBR), sebilah golok, samurai, helm, kayu bercak darah, dan balok.

"Para tersangka dijerat pasal 170 KUHP, pasal 365 KUHP dan pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun," pungkas Iman.‎ (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya