Seorang Pria di Tangerang Cabuli Anak Kandungnya, Korban Syok Berat
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Seorang Pria di Tangerang Cabuli Anak Kandungnya, Korban Syok Berat

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang
30 April 2021 - 15:06 WIB
Hukum | RILISID
...
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

RILISID, Tangerang — Seorang remaja perempuan berinisial AN (16), warga Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, mengaku telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari ayah kandungnya sendiri, berinisial WI (49).

Sebelumnya, menurut sang ibu, korban kabur dari rumahnya selama tiga minggu. Korban pun kemudian menceritakan tindakan asusila ayah kandungnya itu kepada ibunya.

“AN juga mengaku kabur dari rumah karena syok dan tidak kuasa melawan ayahnya sendiri,” ungkap sang ibu, RO (52), Jumat (30/4/2021).

Korban mengaku dipaksa melayani nafsu ayahnya dua hingga tiga kali dalam seminggu, dan itu terjadi pada Juli 2020 lalu.

“Saya juga tidak menduga, padahal suami saya di rumah kelihatan baik-baik saja. Anak saya juga masih syok tidak mau melihat ayahnya,” kata RO.

Pihak Keluarga pun geram dengan kelakuan WI, hingga akhirnya memilih menempuh proses hukum.

Menurut keluarga, dalam melakukan perbuatan asusilanya, WI mengancam korban akan pergi dari rumah dan tidak mau kembali dan sambil membentak juga.

Kasus tersebut telah ditangani oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Namun, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Seorang Pria di Tangerang Cabuli Anak Kandungnya, Korban Syok Berat

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang
30 April 2021 - 15:06 WIB
Hukum | RILISID
...
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

RILISID, Tangerang — Seorang remaja perempuan berinisial AN (16), warga Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, mengaku telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari ayah kandungnya sendiri, berinisial WI (49).

Sebelumnya, menurut sang ibu, korban kabur dari rumahnya selama tiga minggu. Korban pun kemudian menceritakan tindakan asusila ayah kandungnya itu kepada ibunya.

“AN juga mengaku kabur dari rumah karena syok dan tidak kuasa melawan ayahnya sendiri,” ungkap sang ibu, RO (52), Jumat (30/4/2021).

Korban mengaku dipaksa melayani nafsu ayahnya dua hingga tiga kali dalam seminggu, dan itu terjadi pada Juli 2020 lalu.

“Saya juga tidak menduga, padahal suami saya di rumah kelihatan baik-baik saja. Anak saya juga masih syok tidak mau melihat ayahnya,” kata RO.

Pihak Keluarga pun geram dengan kelakuan WI, hingga akhirnya memilih menempuh proses hukum.

Menurut keluarga, dalam melakukan perbuatan asusilanya, WI mengancam korban akan pergi dari rumah dan tidak mau kembali dan sambil membentak juga.

Kasus tersebut telah ditangani oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Namun, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya