Penyegelan Lahan SPBU Pemicu Konflik Empat Ormas Sudah Dicabut
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Penyegelan Lahan SPBU Pemicu Konflik Empat Ormas Sudah Dicabut

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
18 Maret 2021 - 19:17 WIB
Hukum | RILISID
...
Lahan SPBU yang sebelumnya disegel sudah dibuka kembali. Foto: Doni

RILISID, Tangerang Selatan — Lahan SPBU milik PT Aneka Petroindo atau British Petrolium di Jalan Boulevard Silk Town Graha Raya, Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), akhirnya sudah bisa dikerjakan kembali.

Pihak Satpol PP Tangsel sudah membuka segel, karena sebelumnya lahan tersebut menjadi pemicu bentrokan antar ormas.

Kepala Bidang Penegakan dan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan, penyegelan lahan SPBU dibuka kembali karena situasi sudah kondusif. Lahan itu disegel, kata Sapta, karena melanggar Perda Nomor 9 Tahun 2012 tentang ketertiban umum.

"Terkait perizininan memang sudah ada dan kondisi saat ini sudah kondusif, jadi kami cabut segel tersebut. Satpol sudah koordinasi kepada pihak Polres Tangsel. Kemarin kita segel karena lahan Ini menjadi pemicu bentrokan antar ormas," terang Sapta Kamis (18/3/2021).

Lahan SPBU tersebut telah memiliki rekomendasi untuk pengurukan yang dikeluarkan oleh Satpol PP Tangsel pada 24 Februari 2021 lalu. Meski rekomendasi pengurukan sudah selesai, namun izin mendirikan bangunan (IMB) masih dalam proses di Di‎nas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tangsel. ‎‎

Informasi yang berhasil dihimpun Rilis.id, bentrokan tersebut beberapa ormas itu bermula adanya dugaan isu salah satu ormas telah menerima uang keamanan dari pemilik usaha SPBU itu.

Baca: Picu Bentrokan Beberapa Ormas, Lahan British Petrolium Disegel, Pol PP: Belum Ada Izin

Bentrokan yang melibatkan empat ormas pun meledak di wilayah Bintaro. Dalam peristiwa bentrok itu, salah satu orang jadi korban dengan kondisi luka parah.‎ (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

Penyegelan Lahan SPBU Pemicu Konflik Empat Ormas Sudah Dicabut

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
18 Maret 2021 - 19:17 WIB
Hukum | RILISID
...
Lahan SPBU yang sebelumnya disegel sudah dibuka kembali. Foto: Doni

RILISID, Tangerang Selatan — Lahan SPBU milik PT Aneka Petroindo atau British Petrolium di Jalan Boulevard Silk Town Graha Raya, Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), akhirnya sudah bisa dikerjakan kembali.

Pihak Satpol PP Tangsel sudah membuka segel, karena sebelumnya lahan tersebut menjadi pemicu bentrokan antar ormas.

Kepala Bidang Penegakan dan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan, penyegelan lahan SPBU dibuka kembali karena situasi sudah kondusif. Lahan itu disegel, kata Sapta, karena melanggar Perda Nomor 9 Tahun 2012 tentang ketertiban umum.

"Terkait perizininan memang sudah ada dan kondisi saat ini sudah kondusif, jadi kami cabut segel tersebut. Satpol sudah koordinasi kepada pihak Polres Tangsel. Kemarin kita segel karena lahan Ini menjadi pemicu bentrokan antar ormas," terang Sapta Kamis (18/3/2021).

Lahan SPBU tersebut telah memiliki rekomendasi untuk pengurukan yang dikeluarkan oleh Satpol PP Tangsel pada 24 Februari 2021 lalu. Meski rekomendasi pengurukan sudah selesai, namun izin mendirikan bangunan (IMB) masih dalam proses di Di‎nas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tangsel. ‎‎

Informasi yang berhasil dihimpun Rilis.id, bentrokan tersebut beberapa ormas itu bermula adanya dugaan isu salah satu ormas telah menerima uang keamanan dari pemilik usaha SPBU itu.

Baca: Picu Bentrokan Beberapa Ormas, Lahan British Petrolium Disegel, Pol PP: Belum Ada Izin

Bentrokan yang melibatkan empat ormas pun meledak di wilayah Bintaro. Dalam peristiwa bentrok itu, salah satu orang jadi korban dengan kondisi luka parah.‎ (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya