Kepergok Saat Beraksi, Bajing Loncat Ini Diringkus Anggota Polsek Tambora
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kepergok Saat Beraksi, Bajing Loncat Ini Diringkus Anggota Polsek Tambora

...
RILIS.ID
JAKARTA BARAT
4 April 2021 - 13:30 WIB
Hukum | RILISID
...
AR, saat berada di Polsek Tambora, Jakarta Barat./FOTO ISTIMEWA

RILISID, JAKARTA BARAT — Sepanda-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pribahasa itu mungkin pantas juga disematkan kepada bajing loncat yang satu ini.

Inisial nama bajing loncat ini AR alias RN (21). Ia adalah seorang pengangguran. Asalnya dari Dusun Rajabasa Swikis, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Ia diringkus saat beraksi di Jl. Perniagaan Barat Roamalaka Tambora, Jakarta Barat (Jakbar) pada Jumat (2/4/2021). Kini, ia diamankan anggota Unitreskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat (Jakbar).

Kapolsek Tambora Kompol Moh. Faruk Rozi mengatakan, AR beraksi bersama rekannya yang masih dalam pengejaran.

”Tersangka diketahui sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali,” ujar Faruk dalam siaran pers yang diterima Rilis.id, Minggu (4/4/2021).

Faruk menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Korbannya adalah Rian Gunawan, seorang sopir. Kala itu, ia bersama temannya sedang mengantar barang berupa mainan yang diangkut dengan mobil  jenis box dengan posisi box tempat penyimpan mainan terkunci dengan gembok.

Saat melintas di tempat kejadian, tiba tiba korban merasakan mobil yang sedang dikemudikan terguncang pada bagian belakang sehingga ia menghentiikan mobil yang dikemudikannya dan meminta rekannya bernama Fredi untuk melihat ke belakang.

Saat itu, Fredi melihat gembok box sudah tidak terpasang, ia juga melihat melihat seorang pria sedang membawa dus dari mobil. Sontak Fredi langsung berteriak sehingga mengundang perhatian banyak orang dan lantas mengejar tersangka AR.

Mengetahui dirinya diteriaki maling oleh Fredi, AR langsung meletakkan dus mainan yang diambilnya itu di jalan. Ia lantas berusaha lari untuk melarikan diri. 

Tidak lama kemudian, anggota Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat yang sedang berpatroli di tempat tersebut langsung mengambil tindakan. Mereka ikut mengejar AR yang akhirnya berhasil ditangkap.

”Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku beraksi bersama rekannya berinisial WO (DPO) yang berhasil melarikan diri,” katanya.

Tersangka juga, kata Faruk, mengaku pernah beraksi sebulan yang lalu di wilayah Pasar Pagi dengan modus mencongkel gembok pintu mobil box hingga rusak lalu menurunkan isi muatannnya.

”Dari empat kali beraksi itu, seluruh hasil curian dijual kepada rekannya berinisial LN. Saat ini masih dikejar,” terangya.

Faruk menambahkan, atas kejadian tersebut, tersangka berikut barang bukti berupa 1 set surat jalan, 1 dus mainan, serta 1 buah gembok yang dirusak  dibawa ke Polsek Tambora, Jakarta Barat, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

”Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Kepergok Saat Beraksi, Bajing Loncat Ini Diringkus Anggota Polsek Tambora

...
RILIS.ID
JAKARTA BARAT
4 April 2021 - 13:30 WIB
Hukum | RILISID
...
AR, saat berada di Polsek Tambora, Jakarta Barat./FOTO ISTIMEWA

RILISID, JAKARTA BARAT — Sepanda-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pribahasa itu mungkin pantas juga disematkan kepada bajing loncat yang satu ini.

Inisial nama bajing loncat ini AR alias RN (21). Ia adalah seorang pengangguran. Asalnya dari Dusun Rajabasa Swikis, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. Ia diringkus saat beraksi di Jl. Perniagaan Barat Roamalaka Tambora, Jakarta Barat (Jakbar) pada Jumat (2/4/2021). Kini, ia diamankan anggota Unitreskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat (Jakbar).

Kapolsek Tambora Kompol Moh. Faruk Rozi mengatakan, AR beraksi bersama rekannya yang masih dalam pengejaran.

”Tersangka diketahui sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali,” ujar Faruk dalam siaran pers yang diterima Rilis.id, Minggu (4/4/2021).

Faruk menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Korbannya adalah Rian Gunawan, seorang sopir. Kala itu, ia bersama temannya sedang mengantar barang berupa mainan yang diangkut dengan mobil  jenis box dengan posisi box tempat penyimpan mainan terkunci dengan gembok.

Saat melintas di tempat kejadian, tiba tiba korban merasakan mobil yang sedang dikemudikan terguncang pada bagian belakang sehingga ia menghentiikan mobil yang dikemudikannya dan meminta rekannya bernama Fredi untuk melihat ke belakang.

Saat itu, Fredi melihat gembok box sudah tidak terpasang, ia juga melihat melihat seorang pria sedang membawa dus dari mobil. Sontak Fredi langsung berteriak sehingga mengundang perhatian banyak orang dan lantas mengejar tersangka AR.

Mengetahui dirinya diteriaki maling oleh Fredi, AR langsung meletakkan dus mainan yang diambilnya itu di jalan. Ia lantas berusaha lari untuk melarikan diri. 

Tidak lama kemudian, anggota Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat yang sedang berpatroli di tempat tersebut langsung mengambil tindakan. Mereka ikut mengejar AR yang akhirnya berhasil ditangkap.

”Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku beraksi bersama rekannya berinisial WO (DPO) yang berhasil melarikan diri,” katanya.

Tersangka juga, kata Faruk, mengaku pernah beraksi sebulan yang lalu di wilayah Pasar Pagi dengan modus mencongkel gembok pintu mobil box hingga rusak lalu menurunkan isi muatannnya.

”Dari empat kali beraksi itu, seluruh hasil curian dijual kepada rekannya berinisial LN. Saat ini masih dikejar,” terangya.

Faruk menambahkan, atas kejadian tersebut, tersangka berikut barang bukti berupa 1 set surat jalan, 1 dus mainan, serta 1 buah gembok yang dirusak  dibawa ke Polsek Tambora, Jakarta Barat, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

”Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya