Kejagung Sita Mobil Lexus Milik Adik Tersangka Kasus Asabri
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kejagung Sita Mobil Lexus Milik Adik Tersangka Kasus Asabri

...
RILIS.ID
Jakarta
7 April 2021 - 23:15 WIB
Hukum | RILISID
...
FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita aset milik tersangka kasus Asabri yang merugikan negara Rp23 triliun.

Kali ini aset yang disita adalah satu unit mobil Lexus bernopol B 16 SLR milik adik tersangka Heru Hidayat (HH).

"Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Penyitaan aset tersangka HH, lanjut Leonard, merupakan hasil penggeledahan Kantor PT IIKP di Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (6/4/2021).

"Barang bukti tersebut disita dari Susanti Hidayat selaku Direktur Utama PT Inti Kapuas Arwana Internasional (adik kandung tersangka HH)," ujarnya.

Selanjutnya, penyitaan terhadap benda bergerak berupa mobil tersebut akan dimintakan persetujuan penyitaan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Terhadap aset tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara," tutur Leonard.

Tim penyidik juga memeriksa lima orang saksi terkait kasus korupsi Asabri. Mereka adalah MM (karyawan swasta), BI selaku Direktur PT Batu Kuda Propertindo, FW (karyawan PT Yuanta Sekuritas), BS (Staf administrasi PT Asabri), dan S selaku pengelola apartemen West Vista.

Menurut Leonard, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tindak pidana korupsi di PT Asabri.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kejagung Sita Mobil Lexus Milik Adik Tersangka Kasus Asabri

...
RILIS.ID
Jakarta
7 April 2021 - 23:15 WIB
Hukum | RILISID
...
FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita aset milik tersangka kasus Asabri yang merugikan negara Rp23 triliun.

Kali ini aset yang disita adalah satu unit mobil Lexus bernopol B 16 SLR milik adik tersangka Heru Hidayat (HH).

"Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Penyitaan aset tersangka HH, lanjut Leonard, merupakan hasil penggeledahan Kantor PT IIKP di Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (6/4/2021).

"Barang bukti tersebut disita dari Susanti Hidayat selaku Direktur Utama PT Inti Kapuas Arwana Internasional (adik kandung tersangka HH)," ujarnya.

Selanjutnya, penyitaan terhadap benda bergerak berupa mobil tersebut akan dimintakan persetujuan penyitaan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Terhadap aset tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara," tutur Leonard.

Tim penyidik juga memeriksa lima orang saksi terkait kasus korupsi Asabri. Mereka adalah MM (karyawan swasta), BI selaku Direktur PT Batu Kuda Propertindo, FW (karyawan PT Yuanta Sekuritas), BS (Staf administrasi PT Asabri), dan S selaku pengelola apartemen West Vista.

Menurut Leonard, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tindak pidana korupsi di PT Asabri.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya