Jual Kosmetik Ilegal, Pria di Lampung Raup Keuntungan Rp8 Juta Tiap Minggu
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Jual Kosmetik Ilegal, Pria di Lampung Raup Keuntungan Rp8 Juta Tiap Minggu

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
15 Juni 2021 - 15:32 WIB
Hukum | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Penjualan kosmetik ilegal memang terbilang menjanjikan. Selain tidak perlu mengurus perizinan, sang pemilik juga dapat meminimalisir pengeluaran untuk biaya lainnya.

Hal itulah yang dilakukan Rubianto, warga Telukbetung Utara, Bandarlampung, Lampung. Ia sudah menjalani usahanya menjual kosmetik ilegal sejak September 2020.

Dari usahanya tersebut, pria berusia 32 tahun itu berhasil meraup keuntungan Rp8 juta per minggu.

Namun, upaya meraih keuntungan dengan menjual kosmetik berujung bui. Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung menetapkan Rubianto sebagai tersangka.

Sebelumnya, Rubiato ditangkap dalam penggerebekan sebuah rumah yang dijadikan gudang kosmetik berbahaya di wilayah Kedamaian, Bandarlampung pada Minggu (13/6/2021) lalu.

Polisi melakukan penggerebekan  berawal dari laporan warga yang mencurigai kegiatan usaha berupa gudang kosmetik.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan, kosmetik yang disita polisi adalah produksi luar negeri yang dikemas ulang oleh RB.

”Produk ini sudah beredar sejak September 2020 dan RB mengaku mendapatkan kosmetik ini melalui pembelian secara online,” ujarnya seperti dikutip dari Rilisid Lampung (Grup Rilisid), Selasa (15/6/2021).

Resky melanjutkan, dari hasil penggerebekan didapat 269 kardus kosmetik belum siap edar. Selanjutnya 122 kardus kosmetik pembersih muka siap edar.

”Barang bukti sudah kita amankan di Polresta. Berhubungan kemarin hari libur, kemungkinan hari ini kita kirimkan sampel ke BPOM untuk diperiksa,” jelasnya.

Rezki menambahkan, atas perbuatan RB, penyidik menjerat dengan Undang-Undang Kesehatan Pasal 197 juncto pasal 106 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009.

”Ancaman pidananya lebih dari lima tahun,” pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Jual Kosmetik Ilegal, Pria di Lampung Raup Keuntungan Rp8 Juta Tiap Minggu

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
15 Juni 2021 - 15:32 WIB
Hukum | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Penjualan kosmetik ilegal memang terbilang menjanjikan. Selain tidak perlu mengurus perizinan, sang pemilik juga dapat meminimalisir pengeluaran untuk biaya lainnya.

Hal itulah yang dilakukan Rubianto, warga Telukbetung Utara, Bandarlampung, Lampung. Ia sudah menjalani usahanya menjual kosmetik ilegal sejak September 2020.

Dari usahanya tersebut, pria berusia 32 tahun itu berhasil meraup keuntungan Rp8 juta per minggu.

Namun, upaya meraih keuntungan dengan menjual kosmetik berujung bui. Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung menetapkan Rubianto sebagai tersangka.

Sebelumnya, Rubiato ditangkap dalam penggerebekan sebuah rumah yang dijadikan gudang kosmetik berbahaya di wilayah Kedamaian, Bandarlampung pada Minggu (13/6/2021) lalu.

Polisi melakukan penggerebekan  berawal dari laporan warga yang mencurigai kegiatan usaha berupa gudang kosmetik.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan, kosmetik yang disita polisi adalah produksi luar negeri yang dikemas ulang oleh RB.

”Produk ini sudah beredar sejak September 2020 dan RB mengaku mendapatkan kosmetik ini melalui pembelian secara online,” ujarnya seperti dikutip dari Rilisid Lampung (Grup Rilisid), Selasa (15/6/2021).

Resky melanjutkan, dari hasil penggerebekan didapat 269 kardus kosmetik belum siap edar. Selanjutnya 122 kardus kosmetik pembersih muka siap edar.

”Barang bukti sudah kita amankan di Polresta. Berhubungan kemarin hari libur, kemungkinan hari ini kita kirimkan sampel ke BPOM untuk diperiksa,” jelasnya.

Rezki menambahkan, atas perbuatan RB, penyidik menjerat dengan Undang-Undang Kesehatan Pasal 197 juncto pasal 106 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009.

”Ancaman pidananya lebih dari lima tahun,” pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya