Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Yahya Waloni Dijerat Pasal Berlapis
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Yahya Waloni Dijerat Pasal Berlapis

...
RILIS.ID
Jakarta
27 Agustus 2021 - 13:40 WIB
Hukum | RILISID
...
Tim penyidik Bareskrim saat menangkap Yahya Waloni. Foto: Dok Istimewa

RILISID, Jakarta — Penceramah kondang Yahya Waloni resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Sebelumnya, Yahya ditangkap di kawasan Cibubur pada Kamis (26/8/2021).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Yahya Waloni ditetapkan jadi tersangka oleh penyidik Bareskrim.

"Yang bersangkutan disangkakan beberapa Pasal,” kata Rusdi sebagaimana dikutip Rilisid dari laman Divisi Humas Polri, Jumat (27/8/2021).

Penetapan Yahya sebagai tersangka, lanjut Rusdi, setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan klarifikasi terhadap konten-konten ceramah yang tersebar di media sosial.

Menurut Rusdi, Yahya dijerat dengan pasal berlapis mulai dari Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait ujaran kebencian hingga pasal penodaan agama.

Rusdi merincikan, pasal yang disematkan kepada Yahya Waloni ialah Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP.

"Yang bersangkutan dilaporkan karena telah melakukan satu tindak pidana yaitu berupa ujaran kebencian berdasarkan SARA dan juga penodaan terhadap agama tertentu,” tambah Rusdi.

Rusdi membenarkan bahwa penanganan perkara tersebut didasarkan pada laporan polisi yang teregister dalam nomor LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM yang dibuat pada 27 April 2021 lalu oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme.

Dalam hal ini konten yang diperkarakan ialah saat Yahya Waloni menyebut injil fiktif serta palsu.

Hingga saat ini, kata Rusdi, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Yahya Waloni. Ia belum mengonfirmasi apakah sosok penceramah itu sudah berstatus sebagai tahanan atau tidak. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Yahya Waloni Dijerat Pasal Berlapis

...
RILIS.ID
Jakarta
27 Agustus 2021 - 13:40 WIB
Hukum | RILISID
...
Tim penyidik Bareskrim saat menangkap Yahya Waloni. Foto: Dok Istimewa

RILISID, Jakarta — Penceramah kondang Yahya Waloni resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Sebelumnya, Yahya ditangkap di kawasan Cibubur pada Kamis (26/8/2021).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Yahya Waloni ditetapkan jadi tersangka oleh penyidik Bareskrim.

"Yang bersangkutan disangkakan beberapa Pasal,” kata Rusdi sebagaimana dikutip Rilisid dari laman Divisi Humas Polri, Jumat (27/8/2021).

Penetapan Yahya sebagai tersangka, lanjut Rusdi, setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan klarifikasi terhadap konten-konten ceramah yang tersebar di media sosial.

Menurut Rusdi, Yahya dijerat dengan pasal berlapis mulai dari Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait ujaran kebencian hingga pasal penodaan agama.

Rusdi merincikan, pasal yang disematkan kepada Yahya Waloni ialah Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP.

"Yang bersangkutan dilaporkan karena telah melakukan satu tindak pidana yaitu berupa ujaran kebencian berdasarkan SARA dan juga penodaan terhadap agama tertentu,” tambah Rusdi.

Rusdi membenarkan bahwa penanganan perkara tersebut didasarkan pada laporan polisi yang teregister dalam nomor LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM yang dibuat pada 27 April 2021 lalu oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme.

Dalam hal ini konten yang diperkarakan ialah saat Yahya Waloni menyebut injil fiktif serta palsu.

Hingga saat ini, kata Rusdi, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Yahya Waloni. Ia belum mengonfirmasi apakah sosok penceramah itu sudah berstatus sebagai tahanan atau tidak. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya