Buntut Tewasnya Laskar FPI, Ipda Yusmin dan Briptu Fikri Terancam 15 Tahun Bui
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Buntut Tewasnya Laskar FPI, Ipda Yusmin dan Briptu Fikri Terancam 15 Tahun Bui

...
RILIS.ID
Jakarta
6 Oktober 2021 - 12:58 WIB
Hukum | RILISID
...
Ilustrasi Laskar FPI. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Dua anggota Polri yang menjadi tersangka perkara pembunuhan empat anggota Laskar FPI di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 50, segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Keduanya adalah Inspektur Dua (Ipda) M. Yusmin Ohorella dan Brigadir Satu (Briptu) Fikri Ramadhan. Sementara satu tersangka lainnya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung dan Kejari Jakarta Selatan telah melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan ke PN Jaksel, pada Selasa (5/10/2021).

Dalam surat dakwaan JPU itu, Ipda Yusmin dan Briptu Fikri didakwa Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsidair Pasal 351 ayat (3) KUHP.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan sidang perdana masih menunggu penetapan PN Jaksel.

"JPU menunggu penetapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk penetapan hari sidang," ujar Leonard dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/10/2021).

Persidangan dua terdakwa digelar di PN Jaksel berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: 187/KMA/SK/IX/2021 tanggal 16 September 2021.

Sebelumnya, Bareskrim Polri bolak-balik mengirimkan berkas perkara penembakan (Unlawful Killing) hingga mengakibatkan empat anggota Laskar FPI meninggal.

Bareskrim telah meminta keterangan 78 orang saksi dan 7 ahli dalam penyidikan kasus tersebut.

Ke-78 saksi tersebut terdiri dari 37 saksi merupakan para saksi yang berada di rest area KM 50, 22 saksi adalah yang berada di sekitar TKP saat kejadian, 4 saksi korban, 12 orang petugas di rest area KM 50 dan tiga orang petugas dari RS Polri. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Buntut Tewasnya Laskar FPI, Ipda Yusmin dan Briptu Fikri Terancam 15 Tahun Bui

...
RILIS.ID
Jakarta
6 Oktober 2021 - 12:58 WIB
Hukum | RILISID
...
Ilustrasi Laskar FPI. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Dua anggota Polri yang menjadi tersangka perkara pembunuhan empat anggota Laskar FPI di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 50, segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Keduanya adalah Inspektur Dua (Ipda) M. Yusmin Ohorella dan Brigadir Satu (Briptu) Fikri Ramadhan. Sementara satu tersangka lainnya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung dan Kejari Jakarta Selatan telah melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan ke PN Jaksel, pada Selasa (5/10/2021).

Dalam surat dakwaan JPU itu, Ipda Yusmin dan Briptu Fikri didakwa Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsidair Pasal 351 ayat (3) KUHP.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan sidang perdana masih menunggu penetapan PN Jaksel.

"JPU menunggu penetapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk penetapan hari sidang," ujar Leonard dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/10/2021).

Persidangan dua terdakwa digelar di PN Jaksel berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: 187/KMA/SK/IX/2021 tanggal 16 September 2021.

Sebelumnya, Bareskrim Polri bolak-balik mengirimkan berkas perkara penembakan (Unlawful Killing) hingga mengakibatkan empat anggota Laskar FPI meninggal.

Bareskrim telah meminta keterangan 78 orang saksi dan 7 ahli dalam penyidikan kasus tersebut.

Ke-78 saksi tersebut terdiri dari 37 saksi merupakan para saksi yang berada di rest area KM 50, 22 saksi adalah yang berada di sekitar TKP saat kejadian, 4 saksi korban, 12 orang petugas di rest area KM 50 dan tiga orang petugas dari RS Polri. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya