Bareskrim Kembali Kirimkan Berkas Perkara Penembakan 4 Anggota Laskar FPI ke Kejagung
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Bareskrim Kembali Kirimkan Berkas Perkara Penembakan 4 Anggota Laskar FPI ke Kejagung

...
RILIS.ID
Jakarta
8 Juni 2021 - 16:57 WIB
Hukum | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Setelah sempat dinyatakan belum lengkap, Bareskrim Polri kembali mengirimkan berkas perkara penembakan (Unlawful Killing) terhadap empat anggota Laskar FPI ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Bareskrim saat ini masih menunggu petunjuk selanjutnya dari kejaksaan terkait kelengkapan dokumen kasus unlawful killing terhadap empat Laskar FPI dalam peristiwa KM 50.

“(Berkas perkara) unlawful killing kemarin (Senin, 7 Juni 2021) sudah mulai dikembalikan lagi oleh penyidik ke jaksa,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dikutip dari laman humas.polri.go.id, Selasa (8/6/2021).

Berkas perkara, kata Rusdi, dikembalikan pada Senin (7/6/2021). Selanjutnya, Polri akan menunggu petunjuk dari pihak Kejaksaan.

"Kita tunggu saja nanti petunjuk-petunjuk dari jaksa untuk penuntasan kasus ini. Sudah dikembalikan lagi ke pihak Kejaksaan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kejagung mengembalikan berkas perkara dugaan unlawful killing karena dinyatakan belum lengkap atau P-18.

"Berkas perkara dinilai belum lengkap baik secara formil maupun materiil yang petunjuk Jaksa Peneliti akan dituangkan dalam P-19 dalam kurun waktu tujuh hari ke depan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak belum lama ini.

Diketahui, Bareskrim telah menetapkan tiga polisi dalam kasus Unlawful Killing hingga mengakibatkan pengawal Habib Rizieq yang tergabung dalam Laskar FPI tewas di KM 50.

Namun, satu tersangka lainnya berinisial Elwira Priyadi Zendrato (EPZ) telah meninggal dunia pada Januari 2021 dan perkaranya pun dihentikan.

Sedankan dua tersangka lainnya berinisial F dan Y. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Bareskrim Kembali Kirimkan Berkas Perkara Penembakan 4 Anggota Laskar FPI ke Kejagung

...
RILIS.ID
Jakarta
8 Juni 2021 - 16:57 WIB
Hukum | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Setelah sempat dinyatakan belum lengkap, Bareskrim Polri kembali mengirimkan berkas perkara penembakan (Unlawful Killing) terhadap empat anggota Laskar FPI ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Bareskrim saat ini masih menunggu petunjuk selanjutnya dari kejaksaan terkait kelengkapan dokumen kasus unlawful killing terhadap empat Laskar FPI dalam peristiwa KM 50.

“(Berkas perkara) unlawful killing kemarin (Senin, 7 Juni 2021) sudah mulai dikembalikan lagi oleh penyidik ke jaksa,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dikutip dari laman humas.polri.go.id, Selasa (8/6/2021).

Berkas perkara, kata Rusdi, dikembalikan pada Senin (7/6/2021). Selanjutnya, Polri akan menunggu petunjuk dari pihak Kejaksaan.

"Kita tunggu saja nanti petunjuk-petunjuk dari jaksa untuk penuntasan kasus ini. Sudah dikembalikan lagi ke pihak Kejaksaan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kejagung mengembalikan berkas perkara dugaan unlawful killing karena dinyatakan belum lengkap atau P-18.

"Berkas perkara dinilai belum lengkap baik secara formil maupun materiil yang petunjuk Jaksa Peneliti akan dituangkan dalam P-19 dalam kurun waktu tujuh hari ke depan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak belum lama ini.

Diketahui, Bareskrim telah menetapkan tiga polisi dalam kasus Unlawful Killing hingga mengakibatkan pengawal Habib Rizieq yang tergabung dalam Laskar FPI tewas di KM 50.

Namun, satu tersangka lainnya berinisial Elwira Priyadi Zendrato (EPZ) telah meninggal dunia pada Januari 2021 dan perkaranya pun dihentikan.

Sedankan dua tersangka lainnya berinisial F dan Y. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya