Banding Habib Rizieq Ditolak, PKS Sebut Hakim Diintervensi Pihak-pihak Berpengaruh
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Banding Habib Rizieq Ditolak, PKS Sebut Hakim Diintervensi Pihak-pihak Berpengaruh

...
RILIS.ID
Jakarta
30 Agustus 2021 - 17:14 WIB
Hukum | RILISID
...
Habib Rizieq Shihab. Ilustrasi: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding Muhammad Rizieq alias Habib Rizieq Shihab, Senin (30/8/2021).

Dengan begitu, eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu tetap divonis empat tahun penjara. Selain Habib Rizieq, sang menantu yakni Habib Hanif Alatas juga tetap divonis satu tahun terkait kasus swab Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor, Jawa Barat.

Ditolaknya banding Habib Rizieq mendapat sorotan tajam dari PKS. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil bahkan langsung mengingatkan majelis hakim yang mengadili HRS.

Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum bukan negara kekuasaan. Dengan demikian, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Nasir berpandangan sudah selayaknya Habib Rizieq dibebaskan.

”Bangsa ini akan runtuh manakala hakim bertindak tidak adil, karena tidak ada lagi yang layak menjadi pelindung,” katanya dikutip dari laman pks.id, Senin (30/8/2021).

Legislator asal Aceh ini menambahkan, dalam kasus yang menjerat HRS idealnya hakim wajib menggali.

Selain itu hakim harus mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup di dalam masyarakat.

Nasir mengingatkan bahwa hukum dasarnya bukan pertimbangan atau tekanan dari yang punya kuasa.

”Terus terang saya miris mengikuti pemberitaan persidangan HRS. Ada kesan yang sangat kuat di tengah masyarakat bahwa hakim yang mengadili HRS sepertinya diintervensi pihak-pihak lain yang berpengaruh,” tegasnya.

Diketahui, HRS pada persidangan tingkat pertama dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes usap (swab test) dalam kasus RS Ummi sehingga menimbulkan keonaran.

Habib Rizieq bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Banding Habib Rizieq Ditolak, PKS Sebut Hakim Diintervensi Pihak-pihak Berpengaruh

...
RILIS.ID
Jakarta
30 Agustus 2021 - 17:14 WIB
Hukum | RILISID
...
Habib Rizieq Shihab. Ilustrasi: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding Muhammad Rizieq alias Habib Rizieq Shihab, Senin (30/8/2021).

Dengan begitu, eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu tetap divonis empat tahun penjara. Selain Habib Rizieq, sang menantu yakni Habib Hanif Alatas juga tetap divonis satu tahun terkait kasus swab Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor, Jawa Barat.

Ditolaknya banding Habib Rizieq mendapat sorotan tajam dari PKS. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil bahkan langsung mengingatkan majelis hakim yang mengadili HRS.

Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum bukan negara kekuasaan. Dengan demikian, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Nasir berpandangan sudah selayaknya Habib Rizieq dibebaskan.

”Bangsa ini akan runtuh manakala hakim bertindak tidak adil, karena tidak ada lagi yang layak menjadi pelindung,” katanya dikutip dari laman pks.id, Senin (30/8/2021).

Legislator asal Aceh ini menambahkan, dalam kasus yang menjerat HRS idealnya hakim wajib menggali.

Selain itu hakim harus mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup di dalam masyarakat.

Nasir mengingatkan bahwa hukum dasarnya bukan pertimbangan atau tekanan dari yang punya kuasa.

”Terus terang saya miris mengikuti pemberitaan persidangan HRS. Ada kesan yang sangat kuat di tengah masyarakat bahwa hakim yang mengadili HRS sepertinya diintervensi pihak-pihak lain yang berpengaruh,” tegasnya.

Diketahui, HRS pada persidangan tingkat pertama dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes usap (swab test) dalam kasus RS Ummi sehingga menimbulkan keonaran.

Habib Rizieq bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya