Anak Buah Anies Jadi Tersangka, Wakil Ketua KPK: Merugikan Negara Rp152,5 Miliar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Anak Buah Anies Jadi Tersangka, Wakil Ketua KPK: Merugikan Negara Rp152,5 Miliar

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
27 Mei 2021 - 20:47 WIB
Hukum | RILISID
...
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. FOTO: Tangkapan layar

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengumumkan status anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah.

Dalam konferensi persnya yang ditayangkan melalui akun Twitter KPK, Kamis (27/5/2021), Ghufron menyebut Yoory Corneles Pinontoan selaku Direktur Utama (Dirut) Sarana Jaya sebagai tersangka.

Yoory menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta pada 2019 lalu.

"Hari ini kami melakukan penetapan sekaligus penahanan terhadap tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di Munjul tahun anggaran 2021," kata Ghufron.

Selain Yoory, Ghufron juga mengumumkan penetapan tiga tersangka lainnya. Yakni Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian, dan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi.

"Kami menemukan bukti permulaan yang cukup. KPK menetapkan peningkatan status perkara ini ke penyidikan sejak tanggal 24 Februari 2021 dengan menetapkan empat tersangka," beber Ghufron.

Lebih lanjut Ghufron menambahkan total 44 orang sudah diperiksa dalam proses penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Para tersangka akan ditahan selama 20 hari pertama sejak 27 Mei 2021 sampai 15 Juni 2021 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Atas perbuatan para tersangka tersebut diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 152,5 miliar," ujarnya.

KPK menjerat para tersangka dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No. 33 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Anak Buah Anies Jadi Tersangka, Wakil Ketua KPK: Merugikan Negara Rp152,5 Miliar

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
27 Mei 2021 - 20:47 WIB
Hukum | RILISID
...
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. FOTO: Tangkapan layar

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengumumkan status anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah.

Dalam konferensi persnya yang ditayangkan melalui akun Twitter KPK, Kamis (27/5/2021), Ghufron menyebut Yoory Corneles Pinontoan selaku Direktur Utama (Dirut) Sarana Jaya sebagai tersangka.

Yoory menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta pada 2019 lalu.

"Hari ini kami melakukan penetapan sekaligus penahanan terhadap tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di Munjul tahun anggaran 2021," kata Ghufron.

Selain Yoory, Ghufron juga mengumumkan penetapan tiga tersangka lainnya. Yakni Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian, dan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi.

"Kami menemukan bukti permulaan yang cukup. KPK menetapkan peningkatan status perkara ini ke penyidikan sejak tanggal 24 Februari 2021 dengan menetapkan empat tersangka," beber Ghufron.

Lebih lanjut Ghufron menambahkan total 44 orang sudah diperiksa dalam proses penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Para tersangka akan ditahan selama 20 hari pertama sejak 27 Mei 2021 sampai 15 Juni 2021 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Atas perbuatan para tersangka tersebut diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 152,5 miliar," ujarnya.

KPK menjerat para tersangka dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No. 33 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya