Adik Mantan Bupati Lampung Utara Disebut Terima Setoran Proyek Sebesar Rp20,8 Miliar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Adik Mantan Bupati Lampung Utara Disebut Terima Setoran Proyek Sebesar Rp20,8 Miliar

...
RILIS.ID
Bandarlampung
13 Januari 2022 - 12:46 WIB
Hukum | RILISID
...
Tiga saksi memberikan keterangan dalam sidang korupsi Lampung Utara di PN Tanjungkarang, Rabu (12/1/2022). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Kasus suap fee proyek yang menjerat adik mantan Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara, Akbar Tandaniria Mangkunegara (ATM), mengungkap fakta baru.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Rabu (12/1/2022), sejumlah saksi mengakui perihal setoran proyek Lampura tahun anggaran 2015-2019 kepada terdakwa Akbar Tandaniria Mangkunegara.

Dari tujuh saksi yang rencananya dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, tiga orang di antaranya mengungkapkan hal itu.

Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho menerangkan ketiga saksi adalah Eka Saputera, Tohir Hasyim, dan Feri Efendi.

Taufiq menerangkan, ketiga saksi secara gamblang memaparkan fee proyek yang diberikan kepada ATM hingga akhirnya mengalir ke Agung Ilmu Mangkunegara. 

"Saksi Eka mengaku menyerahkan fee sebesar 30 persen melalui saksi Taufik untuk Akbar," ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2015-2017, Eka menyetor sebanyak Rp20,8 miliar lebih.

Sementara, Tohir menyetor Rp6,83 miliar dan Feri Rp825 juta.

Ditanya perihal alasan empat saksi tak hadir, Taufiq menyebut mereka beralasan sedang sakit.

"Tetapi, pekan depan mereka akan dihadirkan bersamaab saksi yang lain," pungkasnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Adik Mantan Bupati Lampung Utara Disebut Terima Setoran Proyek Sebesar Rp20,8 Miliar

...
RILIS.ID
Bandarlampung
13 Januari 2022 - 12:46 WIB
Hukum | RILISID
...
Tiga saksi memberikan keterangan dalam sidang korupsi Lampung Utara di PN Tanjungkarang, Rabu (12/1/2022). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Kasus suap fee proyek yang menjerat adik mantan Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara, Akbar Tandaniria Mangkunegara (ATM), mengungkap fakta baru.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Rabu (12/1/2022), sejumlah saksi mengakui perihal setoran proyek Lampura tahun anggaran 2015-2019 kepada terdakwa Akbar Tandaniria Mangkunegara.

Dari tujuh saksi yang rencananya dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, tiga orang di antaranya mengungkapkan hal itu.

Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho menerangkan ketiga saksi adalah Eka Saputera, Tohir Hasyim, dan Feri Efendi.

Taufiq menerangkan, ketiga saksi secara gamblang memaparkan fee proyek yang diberikan kepada ATM hingga akhirnya mengalir ke Agung Ilmu Mangkunegara. 

"Saksi Eka mengaku menyerahkan fee sebesar 30 persen melalui saksi Taufik untuk Akbar," ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2015-2017, Eka menyetor sebanyak Rp20,8 miliar lebih.

Sementara, Tohir menyetor Rp6,83 miliar dan Feri Rp825 juta.

Ditanya perihal alasan empat saksi tak hadir, Taufiq menyebut mereka beralasan sedang sakit.

"Tetapi, pekan depan mereka akan dihadirkan bersamaab saksi yang lain," pungkasnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya