DPD RI Dukung Penuh Pelaksanaan Festival Adat Kerajaan Nusantara 2021
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

DPD RI Dukung Penuh Pelaksanaan Festival Adat Kerajaan Nusantara 2021

...
RILIS.ID
Jakarta
18 September 2021 - 6:24 WIB
Hiburan | RILISID
...
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menerima audensi MAKN. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) 2021 berjalan sesuai rencana pada 28-30 September.

FAKN 2021 rencananya akan diselenggarakan di Keraton Sumedang Larang, yang saat ini menjadi Museum Prabu Geusan Ulun di Regol Wetan, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat.

"Kegiatan itu harus berjalan sesuai aturan yang ada. Kami mendukung penuh festival ini," kata LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021).

Senator asal Jawa Timur ini menyatakan bahwa lembaganya siap memberikan dukungan penuh agar pertemuan yang akan dihadiri Raja-Raja dari seluruh Nusantara berjalan tanpa halangan.

"Sebagai perwakilan daerah, DPD RI amat berkepentingan untuk melestarikan keraton dan kerajaan di Nusantara," ucapnya.

Menurutnya, eksistensi keraton dan kerajaan harus terus didukung agar dapat bertahan di tengah perubahan global yang terjadi begitu cepat saat ini.

"Festival ini adalah satu cara dan upaya untuk melestarikan kebudayaan luhur di daerah yang dimiliki oleh keraton dan kerajaan di Nusantara ini. Melalui kegiatan ini eksistensi keraton dan kerajaan akan terawat dengan baik," papar LaNyalla.

Ia menambahkan bahwa keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak bisa dilepaskan dari peranan kerajaan-kerajaan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, masih kata LaNyalla, negara mengakui dan memberikan tempat yang khusus bagi keberadaan kerajaan di Nusantara sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 Pasal 18B ayat 2.

"Kearifan lokal dan khasanah budaya harus kita pertahankan. Bukan hanya secara kasat mata, namun lebih kepada mental dan emosional, sehingga kita akan tetap berpegang teguh pada budaya yang kita miliki," tuturnya.

Sebagai representasi daerah, LaNyalla menegaskan jika DPD RI berkepentingan mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperhatikan, menghormati dan melindungi kerajaan Nusantara sebagai pondasi NKRI.

"Karena itu, DPD RI berencana menggelar Pertemuan Raja dan Sultan se-Nusantara untuk menyuarakan kepentingan dan eksistensi kerajaan Nusantara sebagai bagian dari penguat dan pengikat nilai kebudayaan dan sejarah kelahiran Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) RA Yani WSS Koeswodidjoyo mengatakan pelaksanaan FAKN 2021 akan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat. Ia memastikan Raja dan Sultan se-Nusantara ikut hadir.

"Untuk itu, kami tidak melaksanakan festival yang glamour yang melibatkan banyak orang, tetapi lebih kepada substansinya. Sejauh ini yang sudah mengonfirmasi kehadiran sebanyak 32 dari 56 kesultanan dan kerajaan se-Nusantara. Itu perwakilan yang besar-besar saja," tuturnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan DPD RI dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

"Dukungan dan perhatian DPD RI, terutama Pak Ketua LaNyalla itu amat luar biasa bagi kami. Kami berharap dukungan ini terus diberikan sehingga eksistensi kerajaan dan keraton di Nusantara ini semakin diperkuat," harapnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

DPD RI Dukung Penuh Pelaksanaan Festival Adat Kerajaan Nusantara 2021

...
RILIS.ID
Jakarta
18 September 2021 - 6:24 WIB
Hiburan | RILISID
...
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menerima audensi MAKN. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) 2021 berjalan sesuai rencana pada 28-30 September.

FAKN 2021 rencananya akan diselenggarakan di Keraton Sumedang Larang, yang saat ini menjadi Museum Prabu Geusan Ulun di Regol Wetan, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat.

"Kegiatan itu harus berjalan sesuai aturan yang ada. Kami mendukung penuh festival ini," kata LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021).

Senator asal Jawa Timur ini menyatakan bahwa lembaganya siap memberikan dukungan penuh agar pertemuan yang akan dihadiri Raja-Raja dari seluruh Nusantara berjalan tanpa halangan.

"Sebagai perwakilan daerah, DPD RI amat berkepentingan untuk melestarikan keraton dan kerajaan di Nusantara," ucapnya.

Menurutnya, eksistensi keraton dan kerajaan harus terus didukung agar dapat bertahan di tengah perubahan global yang terjadi begitu cepat saat ini.

"Festival ini adalah satu cara dan upaya untuk melestarikan kebudayaan luhur di daerah yang dimiliki oleh keraton dan kerajaan di Nusantara ini. Melalui kegiatan ini eksistensi keraton dan kerajaan akan terawat dengan baik," papar LaNyalla.

Ia menambahkan bahwa keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak bisa dilepaskan dari peranan kerajaan-kerajaan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, masih kata LaNyalla, negara mengakui dan memberikan tempat yang khusus bagi keberadaan kerajaan di Nusantara sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 Pasal 18B ayat 2.

"Kearifan lokal dan khasanah budaya harus kita pertahankan. Bukan hanya secara kasat mata, namun lebih kepada mental dan emosional, sehingga kita akan tetap berpegang teguh pada budaya yang kita miliki," tuturnya.

Sebagai representasi daerah, LaNyalla menegaskan jika DPD RI berkepentingan mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperhatikan, menghormati dan melindungi kerajaan Nusantara sebagai pondasi NKRI.

"Karena itu, DPD RI berencana menggelar Pertemuan Raja dan Sultan se-Nusantara untuk menyuarakan kepentingan dan eksistensi kerajaan Nusantara sebagai bagian dari penguat dan pengikat nilai kebudayaan dan sejarah kelahiran Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) RA Yani WSS Koeswodidjoyo mengatakan pelaksanaan FAKN 2021 akan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat. Ia memastikan Raja dan Sultan se-Nusantara ikut hadir.

"Untuk itu, kami tidak melaksanakan festival yang glamour yang melibatkan banyak orang, tetapi lebih kepada substansinya. Sejauh ini yang sudah mengonfirmasi kehadiran sebanyak 32 dari 56 kesultanan dan kerajaan se-Nusantara. Itu perwakilan yang besar-besar saja," tuturnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan DPD RI dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

"Dukungan dan perhatian DPD RI, terutama Pak Ketua LaNyalla itu amat luar biasa bagi kami. Kami berharap dukungan ini terus diberikan sehingga eksistensi kerajaan dan keraton di Nusantara ini semakin diperkuat," harapnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya