AD/ART Demokrat Digugat, Andi Arief Sebut Yusril Pengacara Kubu Moeldoko Sedang Membangun Fiksi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

AD/ART Demokrat Digugat, Andi Arief Sebut Yusril Pengacara Kubu Moeldoko Sedang Membangun Fiksi

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 10:29 WIB
Politika | RILISID
...
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat Andi Arief. Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Jakarta — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko telah menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung (MA).

Upaya judicial review yang dilakukan Yusril mewakili kepentingan hukum empat orang anggota Partai Demokrat.

Hal ini meliputi pengujian formil dan materil terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) Partai Demokrat Tahun 2020 yang telah disahkan Menkumham tanggal 18 Mei 2020.

Upaya judicial review tersebut ditanggapi Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief.

"Bukan terobosan hukum, tetapi Prof @Yusrilihza_Mhd sedang membangun fiksi terhadap SK Menkumham soal beberapa pasal AD/ART yang sudah disahkan resmi oleh negara. Dalam waktu dekat tim hukum Partai Demokrat akan menjawab dan siap menghadapi," ujar Andi sebagaimana dikutip Rilisid di akun Twitternya, Jumat (24/9/2021).

"Bang @Yusrilihza_Mhd mengatakan kekosongan hukum menilai AD/ART? Menurut AD/ART PBB disebut bahwa mahkamah partai adalah penafsir terakhir konstitusi partai. Lalu yang kosong apa ya," lanjut Andi.

Andi juga berkicau soal AD/ART Partai Bulan Bintang (PBB) yang notabene partai besutan Yusril.

"Saya pelajari AD/ART PBB bang @Yusrilihza_Mhd bahwa Majelis tinggi di Partai bulan bintang namanya majelis Dewan Partai. tanpa persetujuan Majelis Dewan Partai maka tidak ada muktamar, Muktamar Luar biasa. Oligarki?," katanya.

"Tua adalah kelelahan, tua adalah pragmatisme. Kira-kira itulah cara menjelaskan sikap @Yusrilihza_Mhd yang menurut kawan saya @RachlandNash YIM mengambil keuntungan dan membenarkan praktik politik hina KSP Moeldoko," tambah Andi.

Sebelumnya, kubu KLB Deli Serdang yang dipimpin Moeldoko menggugat DPP Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke PTUN. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

AD/ART Demokrat Digugat, Andi Arief Sebut Yusril Pengacara Kubu Moeldoko Sedang Membangun Fiksi

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 10:29 WIB
Politika | RILISID
...
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat Andi Arief. Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Jakarta — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko telah menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung (MA).

Upaya judicial review yang dilakukan Yusril mewakili kepentingan hukum empat orang anggota Partai Demokrat.

Hal ini meliputi pengujian formil dan materil terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) Partai Demokrat Tahun 2020 yang telah disahkan Menkumham tanggal 18 Mei 2020.

Upaya judicial review tersebut ditanggapi Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief.

"Bukan terobosan hukum, tetapi Prof @Yusrilihza_Mhd sedang membangun fiksi terhadap SK Menkumham soal beberapa pasal AD/ART yang sudah disahkan resmi oleh negara. Dalam waktu dekat tim hukum Partai Demokrat akan menjawab dan siap menghadapi," ujar Andi sebagaimana dikutip Rilisid di akun Twitternya, Jumat (24/9/2021).

"Bang @Yusrilihza_Mhd mengatakan kekosongan hukum menilai AD/ART? Menurut AD/ART PBB disebut bahwa mahkamah partai adalah penafsir terakhir konstitusi partai. Lalu yang kosong apa ya," lanjut Andi.

Andi juga berkicau soal AD/ART Partai Bulan Bintang (PBB) yang notabene partai besutan Yusril.

"Saya pelajari AD/ART PBB bang @Yusrilihza_Mhd bahwa Majelis tinggi di Partai bulan bintang namanya majelis Dewan Partai. tanpa persetujuan Majelis Dewan Partai maka tidak ada muktamar, Muktamar Luar biasa. Oligarki?," katanya.

"Tua adalah kelelahan, tua adalah pragmatisme. Kira-kira itulah cara menjelaskan sikap @Yusrilihza_Mhd yang menurut kawan saya @RachlandNash YIM mengambil keuntungan dan membenarkan praktik politik hina KSP Moeldoko," tambah Andi.

Sebelumnya, kubu KLB Deli Serdang yang dipimpin Moeldoko menggugat DPP Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke PTUN. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya