Ditjen Bea Cukai Ciptakan Revitalisasi Ekspor UMKM untuk Dorong Pemulihan Ekonomi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ditjen Bea Cukai Ciptakan Revitalisasi Ekspor UMKM untuk Dorong Pemulihan Ekonomi

...
RILIS.ID
Jakarta
27 Juli 2021 - 14:18 WIB
Bisnis | RILISID
...
Ilustrasi Kalbi Rikardo/RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Kegiatan ekspor para pelaku usaha dalam negeri terus menjadi asistensi Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai. Tujuannya, agar potensi ekspor di berbagai daerah di Indonesia meningkat sehingga pelaku ekspor memiliki kesempatan yang luas mengembangkan usahanya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani mengatakan, sejak 2017, Ditjen Bea Cukai membentuk Kemudahan Layanan Informasi dan Izin Kepabeanan dan Cukai (KLInIK) Ekspor. KLInIK Ekspor ini bertugas memberikan pemahaman dan informasi terkait ekspor kepada usaha-usaha yang ingin memasuki pasar internasional.

Diharapkan, kata dia, UMKM yang mulanya berorientasi pada penjualan lokal dapat meningkatkan pasarnya hingga ke pasar internasional dan berorientasi pada ekspor.

Ia menjelaskan, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan mendorong ekspor, pihaknya bersama instansi terkait berupaya untuk merevitalisasi ekspor UMKM. Menurutnya, revitalisasi ekspor UMKM adalah tugas baru yang sangat menantang di Bea Cukai.

Askolani melanjutkan, kegiatan ini bisa dilakukan di setiap kantor wilayah dan kantor pelayanan yang bisa dilakukan secara massif.

”Berkolaborasi dengan LPEI, Kementerian UMKM dan Koperasi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, dan instansi terkait adalah kunci untuk mewujudkan hal ini betul-betul nyata,” ujarnya seperti dikutip dari kemenkeu.go.id, Selasa (27/7/2021).

Ia menambahkan, Ditjen Bea dan Cukai akan terus berupaya menfasilitasi dan membantu usaha-usaha untuk memasarkan produknya di pasar internasional, serta bagi usaha yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri dibantu dalam proses importasi bahan bakunya.

”Dengan demikian, ekspor sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan dengan optimal,” pungkasnya.(*)

Editor : Redaksi

TAG:

Berita Lainnya

Ditjen Bea Cukai Ciptakan Revitalisasi Ekspor UMKM untuk Dorong Pemulihan Ekonomi

...
RILIS.ID
Jakarta
27 Juli 2021 - 14:18 WIB
Bisnis | RILISID
...
Ilustrasi Kalbi Rikardo/RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Kegiatan ekspor para pelaku usaha dalam negeri terus menjadi asistensi Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai. Tujuannya, agar potensi ekspor di berbagai daerah di Indonesia meningkat sehingga pelaku ekspor memiliki kesempatan yang luas mengembangkan usahanya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani mengatakan, sejak 2017, Ditjen Bea Cukai membentuk Kemudahan Layanan Informasi dan Izin Kepabeanan dan Cukai (KLInIK) Ekspor. KLInIK Ekspor ini bertugas memberikan pemahaman dan informasi terkait ekspor kepada usaha-usaha yang ingin memasuki pasar internasional.

Diharapkan, kata dia, UMKM yang mulanya berorientasi pada penjualan lokal dapat meningkatkan pasarnya hingga ke pasar internasional dan berorientasi pada ekspor.

Ia menjelaskan, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan mendorong ekspor, pihaknya bersama instansi terkait berupaya untuk merevitalisasi ekspor UMKM. Menurutnya, revitalisasi ekspor UMKM adalah tugas baru yang sangat menantang di Bea Cukai.

Askolani melanjutkan, kegiatan ini bisa dilakukan di setiap kantor wilayah dan kantor pelayanan yang bisa dilakukan secara massif.

”Berkolaborasi dengan LPEI, Kementerian UMKM dan Koperasi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, dan instansi terkait adalah kunci untuk mewujudkan hal ini betul-betul nyata,” ujarnya seperti dikutip dari kemenkeu.go.id, Selasa (27/7/2021).

Ia menambahkan, Ditjen Bea dan Cukai akan terus berupaya menfasilitasi dan membantu usaha-usaha untuk memasarkan produknya di pasar internasional, serta bagi usaha yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri dibantu dalam proses importasi bahan bakunya.

”Dengan demikian, ekspor sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan dengan optimal,” pungkasnya.(*)

Editor : Redaksi

TAG:

Berita Lainnya