Asosiasi Hotel Kibarkan Bendera Putih karena PPKM Diperpanjang Dua Pekan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Asosiasi Hotel Kibarkan Bendera Putih karena PPKM Diperpanjang Dua Pekan

...
RILIS.ID
Bandarlampung
10 Agustus 2021 - 21:33 WIB
Ekonomi | RILISID
...
Asosiasi pengusaha hotel mengibarkan bendera putih. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Perpanjangan masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali semakin memperparah kondisi ekonomi seluruh elemen masyarakat.

Seperti dialami sekelompok pengusaha hotel yang tergabung dalam Indonesia Hotel General Manager Asosiacion (IHGMA).

Mereka mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah dan pasrah karena PPKM terus diperpanjang hingga dua pekan yakni mulai 10-23 Agustus 2021.

Pengibaran bendera putih tersebut dilakukan oleh anggota IHGMA Lampung di Jalan Raden Intan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung.

Ketua IHGMA Lampung Lekat Rahman mengatakan, dirinya bersama para pengusaha perhotelan mengaku sudah menyatakan menyerah dan melakukan aksi pasang bendera putih sejak Senin (9/8/2021) kemarin. 

"Kamis sudah coba mengerti dan mengikuti aturan, tapi kami juga minta perhatian dari pemerintah," ungkapnya, Selasa (10/8/2021).

Lekat menambahkan, sejak masa PPKM tingkat hunian hotel hanya sampai 10 sampai 15 persen.

Sedangkan normalnya, keterisian hotel hingga 50 persen. Padahal, hidupnya sebuah hotel bergantung pada tamu dan acara yang digelar di hotel. 

"Sementara kami terus mengeluarkan kewajiban membayar gaji karyawan, retribusi, biaya listrik, PBB, dan biaya operasional lainnya," ujarnya. 

GM Hotel Kurnia Group ini juga mengaku, dirinya sudah mengirimkan surat permohonan kebijakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Juga ditujukan langsung kepada Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana agar segera mengakhiri PPKM dan bisa memberikan kebijakan untuk memberikan kelonggaran kewajiban. 

"Memang hotel masuk dalam unsur esensial, tapi kalau kedatangan tamu tapi jalannya ditutup atau disekat, percuma juga," katanya. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Asosiasi Hotel Kibarkan Bendera Putih karena PPKM Diperpanjang Dua Pekan

...
RILIS.ID
Bandarlampung
10 Agustus 2021 - 21:33 WIB
Ekonomi | RILISID
...
Asosiasi pengusaha hotel mengibarkan bendera putih. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Perpanjangan masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali semakin memperparah kondisi ekonomi seluruh elemen masyarakat.

Seperti dialami sekelompok pengusaha hotel yang tergabung dalam Indonesia Hotel General Manager Asosiacion (IHGMA).

Mereka mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah dan pasrah karena PPKM terus diperpanjang hingga dua pekan yakni mulai 10-23 Agustus 2021.

Pengibaran bendera putih tersebut dilakukan oleh anggota IHGMA Lampung di Jalan Raden Intan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung.

Ketua IHGMA Lampung Lekat Rahman mengatakan, dirinya bersama para pengusaha perhotelan mengaku sudah menyatakan menyerah dan melakukan aksi pasang bendera putih sejak Senin (9/8/2021) kemarin. 

"Kamis sudah coba mengerti dan mengikuti aturan, tapi kami juga minta perhatian dari pemerintah," ungkapnya, Selasa (10/8/2021).

Lekat menambahkan, sejak masa PPKM tingkat hunian hotel hanya sampai 10 sampai 15 persen.

Sedangkan normalnya, keterisian hotel hingga 50 persen. Padahal, hidupnya sebuah hotel bergantung pada tamu dan acara yang digelar di hotel. 

"Sementara kami terus mengeluarkan kewajiban membayar gaji karyawan, retribusi, biaya listrik, PBB, dan biaya operasional lainnya," ujarnya. 

GM Hotel Kurnia Group ini juga mengaku, dirinya sudah mengirimkan surat permohonan kebijakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Juga ditujukan langsung kepada Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana agar segera mengakhiri PPKM dan bisa memberikan kebijakan untuk memberikan kelonggaran kewajiban. 

"Memang hotel masuk dalam unsur esensial, tapi kalau kedatangan tamu tapi jalannya ditutup atau disekat, percuma juga," katanya. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya