Warga Kecewa Tidak Bisa Ikut Vaksinasi karena Stok Vaksin Covid-19 Kosong
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Warga Kecewa Tidak Bisa Ikut Vaksinasi karena Stok Vaksin Covid-19 Kosong

...
RILIS.ID
Bandarlampung
13 Juli 2021 - 15:05 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19. Foto: Dok Rilis.id

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah warga Bandarlampung kecewa lantaran tidak bisa mengikuti vaksinasi Covid-19. Padahal, pemerintah berulangkali mengimbau masyarakat untuk mendukung percepatan vaksinasi.

Namun, semangat tersebut ternyata tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan vaksin Covid-19. Alhasil, warga terpaksa mengurungkan niatnya untuk mengikuti vaksinasi.

Meriska (38), warga Bandarlampung, mengaku sengaja datang pagi hari karena ingin mengikuti vaksinasi di Puskesmas Rawat Inap Kemiling, pada Senin (12/7/2021).

"Saya sengaja datang pagi-pagi agar kebagian vaksin, ternyata sampai di sini (Puskesmas Kemiling) vaksinnya tidak ada. Gimana sih, katanya disuruh sukseskan vaksinasi tapi vaksinnya tidak ada," katanya.

Kondisi serupa terjadi Puskesmas Rawat Inap Kedaton. Tidak ada penyuntikan vaksin dosis pertama di puskesmas tersebut.

Petugas Puskesmas pun menyarankan warga untuk mengikuti vaksinasi di Poltekkes Tanjungkarang, Jalan Soekarno-Hatta, Baypass, Rajabasa.

"Lucu banget sih, kita disuruh vaksin, tapi vaksinnya sendiri tidak ada. Petugas bilang hanya melayani (Vaksinasi) suntikan kedua, itu juga kuotanya cuma 20 orang per hari. Malah kami disuruh ke kantor kelurahan," kata Franky (36), warga Labuhanratu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bandarlampung Edwin Rusli mengakui bahwa stok vaksin sudah habis.

"Jadi vaksin untuk umum sampai saat ini belum ada," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (13/7/2021).

Pada Sabtu (10/7/2021), lanjut Edwin, pihaknya menerima 4.000 dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Lampung. Dari total itu, sebanyak 3.000 dosis vaksin untuk anak berusia 12-17 tahun.

"Tapi kita dapat kabar dari pihak sekolah, banyak warga yang menolak anaknya dilakukan vaksin," tuturnya.

Edwin mengklaim ribuan stok vaksin tersebut telah didistribusikan ke 31 puskesmas di Bandarlampung, di mana satu puskesmas diberikan 30 dosis vaksin.

"Ada stok buat anak sekolah 300 dosis," ucapnya.

Sebelumnya, Kadiskes Lampung Reihana mengatakan stok vaksin untuk Bandarlampung sudah didistribusikan dan masyarakat bisa vaksin di puskesmas setempat.

"Banyak kok untuk Bandarlampung, ada 4.000 dosis," kata Reihana. (*)

Laporan: Sulaiman, Kontributor Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Warga Kecewa Tidak Bisa Ikut Vaksinasi karena Stok Vaksin Covid-19 Kosong

...
RILIS.ID
Bandarlampung
13 Juli 2021 - 15:05 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19. Foto: Dok Rilis.id

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah warga Bandarlampung kecewa lantaran tidak bisa mengikuti vaksinasi Covid-19. Padahal, pemerintah berulangkali mengimbau masyarakat untuk mendukung percepatan vaksinasi.

Namun, semangat tersebut ternyata tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan vaksin Covid-19. Alhasil, warga terpaksa mengurungkan niatnya untuk mengikuti vaksinasi.

Meriska (38), warga Bandarlampung, mengaku sengaja datang pagi hari karena ingin mengikuti vaksinasi di Puskesmas Rawat Inap Kemiling, pada Senin (12/7/2021).

"Saya sengaja datang pagi-pagi agar kebagian vaksin, ternyata sampai di sini (Puskesmas Kemiling) vaksinnya tidak ada. Gimana sih, katanya disuruh sukseskan vaksinasi tapi vaksinnya tidak ada," katanya.

Kondisi serupa terjadi Puskesmas Rawat Inap Kedaton. Tidak ada penyuntikan vaksin dosis pertama di puskesmas tersebut.

Petugas Puskesmas pun menyarankan warga untuk mengikuti vaksinasi di Poltekkes Tanjungkarang, Jalan Soekarno-Hatta, Baypass, Rajabasa.

"Lucu banget sih, kita disuruh vaksin, tapi vaksinnya sendiri tidak ada. Petugas bilang hanya melayani (Vaksinasi) suntikan kedua, itu juga kuotanya cuma 20 orang per hari. Malah kami disuruh ke kantor kelurahan," kata Franky (36), warga Labuhanratu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bandarlampung Edwin Rusli mengakui bahwa stok vaksin sudah habis.

"Jadi vaksin untuk umum sampai saat ini belum ada," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (13/7/2021).

Pada Sabtu (10/7/2021), lanjut Edwin, pihaknya menerima 4.000 dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Lampung. Dari total itu, sebanyak 3.000 dosis vaksin untuk anak berusia 12-17 tahun.

"Tapi kita dapat kabar dari pihak sekolah, banyak warga yang menolak anaknya dilakukan vaksin," tuturnya.

Edwin mengklaim ribuan stok vaksin tersebut telah didistribusikan ke 31 puskesmas di Bandarlampung, di mana satu puskesmas diberikan 30 dosis vaksin.

"Ada stok buat anak sekolah 300 dosis," ucapnya.

Sebelumnya, Kadiskes Lampung Reihana mengatakan stok vaksin untuk Bandarlampung sudah didistribusikan dan masyarakat bisa vaksin di puskesmas setempat.

"Banyak kok untuk Bandarlampung, ada 4.000 dosis," kata Reihana. (*)

Laporan: Sulaiman, Kontributor Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya