Walkot Tangsel Batal Relokasi Warga Pondok Maharta-Kampung Bulak, Ini Sebabnya
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Walkot Tangsel Batal Relokasi Warga Pondok Maharta-Kampung Bulak, Ini Sebabnya

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
25 Mei 2021 - 19:20 WIB
Daerah | RILISID
...
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengurungkan rencananya untuk memindahkan warga Pondok Maharta dan Kampung Bulak ke Rusunawa Ciputat.

Wali Kota (Walkot) Tangsel Benyamin Davnie mengatakan relokasi warga terdampak banjir gagal dilakukan lantaran Pemkot lebih memilih memanfaatkan lahan kosong untuk membangun tandon atau danau buatan.

Menurutnya, lahan kosong seluas 8.000 meter persegi tersebut telah disiapkan oleh pengembang Jaya Real Property (JRP).

"Lahan kosong ini yang akan kita jadikan tandon nantinya, karena ini ada lahan kosong ya. Umpamanya tidak ada lahan kosong, mungkin saja terpikir seperti itu (relokasi), ada lahan kosong kita akan fokus ke situ,” kata Benyamin saat ditemui Rilis.id di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Cirendeu, Ciputat Timur, Selasa (25/5/2021).

Benyamin menjelaskan pembangunan tandon rencananya akan direalisasikan pada tahun ini. Baca: Jadi Langganan Banjir, Pemkot Tangsel akan Relokasi Warga Pondok Maharta-Kampung Bulak

"Kurang lebih 8000 meter persegi, tahun ini akan diproses. Pertemuan-pertemuan dengan pihak pengembang sudah dilakukan,” ujarnya.

Nantinya, masih kata Benyamin, pembangunan tandon tersebut akan dikerjakan oleh pihak JRP.

"Prinsipnya mereka juga bersedia, lahannya lahan pengembang. Saya pengennya nanti juga pembangunannya oleh pengembang, ini yang lagi dinegosiasikan,” tambahnya.

Lebih lanjut Benyamin memastikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Pemkot Tangerang untuk penataan sungai.

Penataan sungai tersebut nantinya mencakup pelebaran bibir sungai yang ada di Tangsel dan Kota Tangerang dengan lebar mencapai sekitar 12 meter. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Walkot Tangsel Batal Relokasi Warga Pondok Maharta-Kampung Bulak, Ini Sebabnya

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
25 Mei 2021 - 19:20 WIB
Daerah | RILISID
...
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengurungkan rencananya untuk memindahkan warga Pondok Maharta dan Kampung Bulak ke Rusunawa Ciputat.

Wali Kota (Walkot) Tangsel Benyamin Davnie mengatakan relokasi warga terdampak banjir gagal dilakukan lantaran Pemkot lebih memilih memanfaatkan lahan kosong untuk membangun tandon atau danau buatan.

Menurutnya, lahan kosong seluas 8.000 meter persegi tersebut telah disiapkan oleh pengembang Jaya Real Property (JRP).

"Lahan kosong ini yang akan kita jadikan tandon nantinya, karena ini ada lahan kosong ya. Umpamanya tidak ada lahan kosong, mungkin saja terpikir seperti itu (relokasi), ada lahan kosong kita akan fokus ke situ,” kata Benyamin saat ditemui Rilis.id di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Cirendeu, Ciputat Timur, Selasa (25/5/2021).

Benyamin menjelaskan pembangunan tandon rencananya akan direalisasikan pada tahun ini. Baca: Jadi Langganan Banjir, Pemkot Tangsel akan Relokasi Warga Pondok Maharta-Kampung Bulak

"Kurang lebih 8000 meter persegi, tahun ini akan diproses. Pertemuan-pertemuan dengan pihak pengembang sudah dilakukan,” ujarnya.

Nantinya, masih kata Benyamin, pembangunan tandon tersebut akan dikerjakan oleh pihak JRP.

"Prinsipnya mereka juga bersedia, lahannya lahan pengembang. Saya pengennya nanti juga pembangunannya oleh pengembang, ini yang lagi dinegosiasikan,” tambahnya.

Lebih lanjut Benyamin memastikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Pemkot Tangerang untuk penataan sungai.

Penataan sungai tersebut nantinya mencakup pelebaran bibir sungai yang ada di Tangsel dan Kota Tangerang dengan lebar mencapai sekitar 12 meter. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya