Viral Video Wali Kota Malang Dicegat Polisi karena Nekat Masuk Tempat Wisata saat PPKM
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Viral Video Wali Kota Malang Dicegat Polisi karena Nekat Masuk Tempat Wisata saat PPKM

...
Imron Hakiki
Malang
20 September 2021 - 12:28 WIB
Daerah | RILISID
...
Tangkapan layar video aparat kepolisian saat memberhentikan rombongan Walikota Malang, Sutiaji saat berlibur ke Banyu Meneng, Kecamata Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (19/9/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Viral video pencegatan rombongan wali kota Malang yang nekat masuk tempat wisata Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, di media sosial.

Dalam video yang diterima Rilis.id, sejumlah kepolisian terlihat memberi sosialisasi kepada rombongan untuk tidak memaksa masuk karena destinasi wisata di Kabupaten Malang masih tutup akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun wartawan media ini, peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongan melakukan gowes bareng di areal pantai.

Diduga rombongan yang sempat diberhentikan dalam video itu adalah rombongan Wali Kota Malang Sutiaji bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Kapolsek Bantur AKP Subagyo saat dikonfirmasi membenarkan bahwa rombongan yang diberhentikan dalam video itu adalah rombongan wali kota Malang.

"Iya, rombongan wali kota Malang," katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Minggu (19/9/2021) malam.

Namun, Subagyo belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait alasan pemberhentian tersebut.

"Nanti ya mas, saya masih buat laporannya," singkatnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Malang Erik Setianto enggan berkomentar saat dikonfirmasi pada Senin (20/9/2021) pagi.

"Lebih jelasnya bisa konfirmasi ke Bagian Humas Pemkot Malang saja mas, biar informasi lebih jelas dan lebih lengkap," ujarnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Malang Donny Sandito menepis bahwa ada penolakan saat pimpinannya berkunjung ke Pantai Kondang Merak pada Minggu (19/9/2021).

Menurutnya, saat memasuki pantai tersebut terjadi miskomunikasi antara rombongan Pemkot Malang dan pihak kepolisian setempat akibat sinyal internet yang hilang di sekitar Pantai Kondang Merak.

"Sebenarnya ditolak enggak, cuma emang mungkin jajaran di bawah di sana sinyal kan enggak bisa, karena jelek sinyalnya. Pak Kapolsek (Bantur) kebetulan juga di kota, jadi enggak bisa dihubungi saat kami hendak minta izin," ujarnya.

Donny menuturkan bahwa pihaknya bersama rombongan sudah paham jika tempat wisata di Kabupaten Malang masih tutup. Rombongan gowes Pemkot Malang itu pun sebenarnya tidak berniat wisata di Pantai Kondang Merak, tapi hanya berniat istirahat sebentar di pantai tersebut.

"Kami hanya istirahat saja. Kami tahu kalau tutup. Di sana (Pantai Kondang Merak) cuma istirahat saja. Maksudnya kalau daripada di pinggir jalan," kata ia.

Meskipun sempat berkomunikasi dengan polisi di pintu masuk Kondang Merak, Donny menjelaskan, rombongan gowes Pemkot Malang tetap bisa masuk pantai itu.

"Ya tetap masuk kira-kira setengah jam saja. Cuma sebentar, terus pulang lagi kan ya cuma istirahat itu tadi daripada di jalan," kata dia.

Kegiatan gowes dari Pemkot Malang sendiri terdiri dari Wali Kota Malang, Sutiaji, Sekda Kota Malang, Erik Setianto, dan sejumlah camat dan lurah Kota Malang.

"Ya ada Dishub juga. Cuma gowes dari Kota ke Bantur saja. Biar sehat saja begitu tidak ada tujuan rekreasi," tutupnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Viral Video Wali Kota Malang Dicegat Polisi karena Nekat Masuk Tempat Wisata saat PPKM

...
Imron Hakiki
Malang
20 September 2021 - 12:28 WIB
Daerah | RILISID
...
Tangkapan layar video aparat kepolisian saat memberhentikan rombongan Walikota Malang, Sutiaji saat berlibur ke Banyu Meneng, Kecamata Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (19/9/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Viral video pencegatan rombongan wali kota Malang yang nekat masuk tempat wisata Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, di media sosial.

Dalam video yang diterima Rilis.id, sejumlah kepolisian terlihat memberi sosialisasi kepada rombongan untuk tidak memaksa masuk karena destinasi wisata di Kabupaten Malang masih tutup akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun wartawan media ini, peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongan melakukan gowes bareng di areal pantai.

Diduga rombongan yang sempat diberhentikan dalam video itu adalah rombongan Wali Kota Malang Sutiaji bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Kapolsek Bantur AKP Subagyo saat dikonfirmasi membenarkan bahwa rombongan yang diberhentikan dalam video itu adalah rombongan wali kota Malang.

"Iya, rombongan wali kota Malang," katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Minggu (19/9/2021) malam.

Namun, Subagyo belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait alasan pemberhentian tersebut.

"Nanti ya mas, saya masih buat laporannya," singkatnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Malang Erik Setianto enggan berkomentar saat dikonfirmasi pada Senin (20/9/2021) pagi.

"Lebih jelasnya bisa konfirmasi ke Bagian Humas Pemkot Malang saja mas, biar informasi lebih jelas dan lebih lengkap," ujarnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Malang Donny Sandito menepis bahwa ada penolakan saat pimpinannya berkunjung ke Pantai Kondang Merak pada Minggu (19/9/2021).

Menurutnya, saat memasuki pantai tersebut terjadi miskomunikasi antara rombongan Pemkot Malang dan pihak kepolisian setempat akibat sinyal internet yang hilang di sekitar Pantai Kondang Merak.

"Sebenarnya ditolak enggak, cuma emang mungkin jajaran di bawah di sana sinyal kan enggak bisa, karena jelek sinyalnya. Pak Kapolsek (Bantur) kebetulan juga di kota, jadi enggak bisa dihubungi saat kami hendak minta izin," ujarnya.

Donny menuturkan bahwa pihaknya bersama rombongan sudah paham jika tempat wisata di Kabupaten Malang masih tutup. Rombongan gowes Pemkot Malang itu pun sebenarnya tidak berniat wisata di Pantai Kondang Merak, tapi hanya berniat istirahat sebentar di pantai tersebut.

"Kami hanya istirahat saja. Kami tahu kalau tutup. Di sana (Pantai Kondang Merak) cuma istirahat saja. Maksudnya kalau daripada di pinggir jalan," kata ia.

Meskipun sempat berkomunikasi dengan polisi di pintu masuk Kondang Merak, Donny menjelaskan, rombongan gowes Pemkot Malang tetap bisa masuk pantai itu.

"Ya tetap masuk kira-kira setengah jam saja. Cuma sebentar, terus pulang lagi kan ya cuma istirahat itu tadi daripada di jalan," kata dia.

Kegiatan gowes dari Pemkot Malang sendiri terdiri dari Wali Kota Malang, Sutiaji, Sekda Kota Malang, Erik Setianto, dan sejumlah camat dan lurah Kota Malang.

"Ya ada Dishub juga. Cuma gowes dari Kota ke Bantur saja. Biar sehat saja begitu tidak ada tujuan rekreasi," tutupnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya