Viral Tugu Pamulang Mirip Toren Air, Kadis PUPR Banten Mengaku Baru Tahu
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Viral Tugu Pamulang Mirip Toren Air, Kadis PUPR Banten Mengaku Baru Tahu

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
12 April 2021 - 15:34 WIB
Daerah | RILISID
...
Inilah Tugu Pamulang yang mirip toren air. FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Viral Tugu Pamulang yang mirip toren (menara) air di media sosial terus menuai kritik dari berbagai pihak. Bahkan sebagian pihak menyebut bahwa proyek tersebut milik Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel).

Belakangan terungkap bahwa proyek pembangunan Tugu Pamulang adalah pekerjaan Pemprov Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Bahkan, Kepala Dinas PUPR Banten M. Trenggono justru baru mengetahui jika Tugu Pamulang yang berada di Jalan Padjajaran, Pamulang, Tangsel, itu milik satuan kerjanya.

Trenggono pun berjanji akan segera melakukan pembangunan dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tangsel.

"Kita akan secepatnya realisasi pembangunam menara masjid Banten untuk di Tugu Pamulang. Iya, sempat berhenti karena recofusing anggaran, kita akan secepatnya koordinasi dengan Dinas PU Tangsel," ujarnya kepada Rilis.id, Senin (12/4/2021).

Pihaknya akan segera memasang seng untuk pembatas di sekitaran proyek tugu tersebut. Termasuk memindahkan sementara tanaman hias yang telah ditanam di lokasi Tugu Pamulang.

"Kita koordinasi dengan Dinas PU Tangsel, secepatnya kita akan pasang seng setinggi 1,8 meter. Tanaman itu nanti dipindahkan lebih dahulu, dan pembangunan bisa dimulai," jelasnya.

Lebih lanjut, Trenggono menegaskan bahwa Pemkot Tangsel tak perlu khawatir dalam pembangunan Tugu Pamulang.

"Pembangunan dengan konsep menara Masjid Banten masih dalam tanggung jawab kami," ujarnya.

Sebelumnya, Tugu Pamulang menjadi perbincangan warganet di media sosial Twitter lantaran bentuknya mirip toren air. Bahkan sebagian mereka menyebut seperti kandang burung.

Pembangunan Tugu Pamulang diketahui menggunakan APBD Banten 2018 dengan menelan dana sekitar Rp300 juta. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Viral Tugu Pamulang Mirip Toren Air, Kadis PUPR Banten Mengaku Baru Tahu

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
12 April 2021 - 15:34 WIB
Daerah | RILISID
...
Inilah Tugu Pamulang yang mirip toren air. FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Viral Tugu Pamulang yang mirip toren (menara) air di media sosial terus menuai kritik dari berbagai pihak. Bahkan sebagian pihak menyebut bahwa proyek tersebut milik Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel).

Belakangan terungkap bahwa proyek pembangunan Tugu Pamulang adalah pekerjaan Pemprov Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Bahkan, Kepala Dinas PUPR Banten M. Trenggono justru baru mengetahui jika Tugu Pamulang yang berada di Jalan Padjajaran, Pamulang, Tangsel, itu milik satuan kerjanya.

Trenggono pun berjanji akan segera melakukan pembangunan dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tangsel.

"Kita akan secepatnya realisasi pembangunam menara masjid Banten untuk di Tugu Pamulang. Iya, sempat berhenti karena recofusing anggaran, kita akan secepatnya koordinasi dengan Dinas PU Tangsel," ujarnya kepada Rilis.id, Senin (12/4/2021).

Pihaknya akan segera memasang seng untuk pembatas di sekitaran proyek tugu tersebut. Termasuk memindahkan sementara tanaman hias yang telah ditanam di lokasi Tugu Pamulang.

"Kita koordinasi dengan Dinas PU Tangsel, secepatnya kita akan pasang seng setinggi 1,8 meter. Tanaman itu nanti dipindahkan lebih dahulu, dan pembangunan bisa dimulai," jelasnya.

Lebih lanjut, Trenggono menegaskan bahwa Pemkot Tangsel tak perlu khawatir dalam pembangunan Tugu Pamulang.

"Pembangunan dengan konsep menara Masjid Banten masih dalam tanggung jawab kami," ujarnya.

Sebelumnya, Tugu Pamulang menjadi perbincangan warganet di media sosial Twitter lantaran bentuknya mirip toren air. Bahkan sebagian mereka menyebut seperti kandang burung.

Pembangunan Tugu Pamulang diketahui menggunakan APBD Banten 2018 dengan menelan dana sekitar Rp300 juta. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya