Vaksin Pfizer yang Hampir Kedaluwarsa Akan Disuntikkan kepada Penerima Booster
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Vaksin Pfizer yang Hampir Kedaluwarsa Akan Disuntikkan kepada Penerima Booster

...
RILIS.ID
Bandarlampung
14 Januari 2022 - 8:45 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah telah meluncurkan vaksinasi dosis ketiga (Booster) pada 12 Januari 2022. Namun, program tersebut belum sepenuhnya berjalan hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Di Lampung, misalnya, vaksin booster yang dijanjikan pemerintah pusat sampai saat ini tak kunjung tiba.

Alhasil, vaksin ketiga di Lampung menggunakan jenis vaksin Pfizer yang mendekati kedaluwarsa (expired).

Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr Reihana menjelaskan hal ini saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).

Ia mengatakan, pemerintah belum mengirimkan vaksin booster bagi 14 juta target vaksinasi di Lampung.

"Kita pakai vaksin yang tersedia karena mendekati expired. Jadi kita gunakan yang ada dulu, yakni vaksin Pfizer," ungkap Reihana.

Menurut dia, vaksin booster belum merata di Lampung karena masalah ketersediaan.

"Pemerintah memprioritaskan vaksin ketiga ini untuk lansia dan masyarakat rentan. Saat ini baru Lampung Tengah dan beberapa tempat lainnya," ujar dia.

Saat dikonfirmasi stok Pfizer yang mendekati expired, Reihana mengaku belum tahu persis laporannya. Ia masih menunggu update dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Lampung.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lukman Pura mengungkapkan belum menerima vaksin booster.

"Kita sudah siap memulai pemberian vaksin booster kemarin (12/1/2022, Red). Tapi vaksinnya belum ada," ungkap Lukman.

Soal stok yang akan dikirim ke RSUDAM, ia juga mengaku belum mengetahui. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Vaksin Pfizer yang Hampir Kedaluwarsa Akan Disuntikkan kepada Penerima Booster

...
RILIS.ID
Bandarlampung
14 Januari 2022 - 8:45 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah telah meluncurkan vaksinasi dosis ketiga (Booster) pada 12 Januari 2022. Namun, program tersebut belum sepenuhnya berjalan hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Di Lampung, misalnya, vaksin booster yang dijanjikan pemerintah pusat sampai saat ini tak kunjung tiba.

Alhasil, vaksin ketiga di Lampung menggunakan jenis vaksin Pfizer yang mendekati kedaluwarsa (expired).

Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr Reihana menjelaskan hal ini saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).

Ia mengatakan, pemerintah belum mengirimkan vaksin booster bagi 14 juta target vaksinasi di Lampung.

"Kita pakai vaksin yang tersedia karena mendekati expired. Jadi kita gunakan yang ada dulu, yakni vaksin Pfizer," ungkap Reihana.

Menurut dia, vaksin booster belum merata di Lampung karena masalah ketersediaan.

"Pemerintah memprioritaskan vaksin ketiga ini untuk lansia dan masyarakat rentan. Saat ini baru Lampung Tengah dan beberapa tempat lainnya," ujar dia.

Saat dikonfirmasi stok Pfizer yang mendekati expired, Reihana mengaku belum tahu persis laporannya. Ia masih menunggu update dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Lampung.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lukman Pura mengungkapkan belum menerima vaksin booster.

"Kita sudah siap memulai pemberian vaksin booster kemarin (12/1/2022, Red). Tapi vaksinnya belum ada," ungkap Lukman.

Soal stok yang akan dikirim ke RSUDAM, ia juga mengaku belum mengetahui. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya