Tertipu Hoaks, Ratusan Orang Serbu Pizza Hut untuk Vaksin Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Tertipu Hoaks, Ratusan Orang Serbu Pizza Hut untuk Vaksin Covid-19

...
RILIS.ID
Bandarlampung
24 Juli 2021 - 18:56 WIB
Daerah | RILISID
...
Ratusan orang menyambangi Pizza Hut Kedaton, Sabtu (24/7/2021). Foto: Sulaiman/Rilisid Lampung.

RILISID, Bandarlampung — Ratusan orang ”menyerbu” Pizza Hut cabang Jalan Z.A. Pagar Alam, Kedaton, Bandarlampung, Lampung, Sabtu (24/7/2021) pagi.

Namun, kedatangan mereka ke sana bukan untuk membeli pizza, melainkan untuk ikut serta dalam vaksinasi yang informasinya tersebar di media sosial (medsos).

Sayangnya, informasi yang beredar di medsos itu ternyata hoaks. Pihak manajemen Pizza Hut memang sedang melakukan vaksinasi, tetapi untuk karyawannya yang berjumlah 40 orang saja.

Endri, salah satu karyawan Pizza Hut mengaku kaget lantaran banyaknya warga yang datang.

”Ini karena info vaksinasi yang beredar di-WhatsApp bahwa kami akan melakukan vaksinasi,” ujarnya, Sabtu.

Endri menegaskan, informasi yang menyatakan ada 200 dosis vaksin dari Pizza Hut itu hoaks.

Sebelumnya memang beredar di WhatsApp terkait jadwal vaksinasi keliling yang diinisiasi Polda Lampung.

Dalam jadwal disebutkan, pada Sabtu (25/7/2021), ada vaksinasi di Pizza Hut Kedaton mulai pukul 08.00-13.00 WIB dengan ketersediaan tenaga kesehatan (Nakes) berjumlah 11 orang.

Sementara, ratusan warga yang mendatangi Pizza Hut Kedaton untuk vaksin terlihat kecewa. Lantaran informasi hoaks tersebut.

Lia, warga Labuhanratu mengaku mendapat informasi vaksinasi dari WhatsApp yang dikirim temannya. Dia kemudian datang ke Pizza Hut sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu (24/7/2021).

”Tapi vaksinasi ternyata khusus untuk karyawan Pizza Hut, yang akhirnya dibatalkan karena kerumunan,” kesalnya.

Lia mengeluhkan ketiadaan vaksin di beberapa puskesmas yang sempat dikunjunginya. Alasannya, vaksin saat ini untuk dosis kedua dan belum ada untuk suntikan dosis pertama.

”Saya sudah ke Puskesmas Kedaton dan Labuhanratu. Jawabannya sama, khusus suntikan dosis kedua,” aku wanita muda ini.

Senada, Cakra Bima juga mengeluhkan informasi yang beredar tidak jelas soal pelaksanaan vaksin ini. Padahal, ia sudah mengantre sejak pukul 07.30 WIB.

Warga Hajimena, Natar, Lampung Selatan ini mengaku membutuhkan vaksin. Karena ia bekerja di luar kota dan membutuhkan surat telah divaksin.

Sementara, Polda Lampung angkat bicara perihal beredarnya jadwal vaksinasi di beberapa titik, seperti terjadi di Pizza Hut (PH) Kedaton Bandarlampung, Sabtu (24/7/2021)

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad memastikan, informasi yang beredar bukan dari Polresta Bandarlampung ataupun Polda Lampung.

”Polda sekarang melaksanakan vaksinasi tahap dua di Unila sebanyak 3.000 lebih. Kegiatannya teratur, prookes dijaga,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, untuk selalu memeriksa kepastian informasi yang beredar di media sosial.

Apabila mendapatkan informasi mengenai vaksinasi yang mengatasnamakan Polda, Pandra meminta dicek terlebih dahulu di polres, polsek, atau puskesmas sekitar.

”Jangan langsung diterima, dan setiap informasi harus disaring sebelum disebarluaskan," ujarnya.

Selain itu Pandra menerangkan apabila pihak Polda melaksanakan vaksinasi massal, dapat dipastikan ada tanda-tanda seperti spanduk dan lain-lain. Ini untuk menandakan vaksinasi memang sedang berlangsung.

"Jadi jangan terkecoh informasi yang tidak benar. Pasti ada spanduk sebagai tanda bahwa benar ada kegiatan vaksinasi," imbaunya.(*)

Laporan Sulaiman-Dwi Des Saputra/Kontributor Rilisid Lampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Tertipu Hoaks, Ratusan Orang Serbu Pizza Hut untuk Vaksin Covid-19

...
RILIS.ID
Bandarlampung
24 Juli 2021 - 18:56 WIB
Daerah | RILISID
...
Ratusan orang menyambangi Pizza Hut Kedaton, Sabtu (24/7/2021). Foto: Sulaiman/Rilisid Lampung.

RILISID, Bandarlampung — Ratusan orang ”menyerbu” Pizza Hut cabang Jalan Z.A. Pagar Alam, Kedaton, Bandarlampung, Lampung, Sabtu (24/7/2021) pagi.

Namun, kedatangan mereka ke sana bukan untuk membeli pizza, melainkan untuk ikut serta dalam vaksinasi yang informasinya tersebar di media sosial (medsos).

Sayangnya, informasi yang beredar di medsos itu ternyata hoaks. Pihak manajemen Pizza Hut memang sedang melakukan vaksinasi, tetapi untuk karyawannya yang berjumlah 40 orang saja.

Endri, salah satu karyawan Pizza Hut mengaku kaget lantaran banyaknya warga yang datang.

”Ini karena info vaksinasi yang beredar di-WhatsApp bahwa kami akan melakukan vaksinasi,” ujarnya, Sabtu.

Endri menegaskan, informasi yang menyatakan ada 200 dosis vaksin dari Pizza Hut itu hoaks.

Sebelumnya memang beredar di WhatsApp terkait jadwal vaksinasi keliling yang diinisiasi Polda Lampung.

Dalam jadwal disebutkan, pada Sabtu (25/7/2021), ada vaksinasi di Pizza Hut Kedaton mulai pukul 08.00-13.00 WIB dengan ketersediaan tenaga kesehatan (Nakes) berjumlah 11 orang.

Sementara, ratusan warga yang mendatangi Pizza Hut Kedaton untuk vaksin terlihat kecewa. Lantaran informasi hoaks tersebut.

Lia, warga Labuhanratu mengaku mendapat informasi vaksinasi dari WhatsApp yang dikirim temannya. Dia kemudian datang ke Pizza Hut sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu (24/7/2021).

”Tapi vaksinasi ternyata khusus untuk karyawan Pizza Hut, yang akhirnya dibatalkan karena kerumunan,” kesalnya.

Lia mengeluhkan ketiadaan vaksin di beberapa puskesmas yang sempat dikunjunginya. Alasannya, vaksin saat ini untuk dosis kedua dan belum ada untuk suntikan dosis pertama.

”Saya sudah ke Puskesmas Kedaton dan Labuhanratu. Jawabannya sama, khusus suntikan dosis kedua,” aku wanita muda ini.

Senada, Cakra Bima juga mengeluhkan informasi yang beredar tidak jelas soal pelaksanaan vaksin ini. Padahal, ia sudah mengantre sejak pukul 07.30 WIB.

Warga Hajimena, Natar, Lampung Selatan ini mengaku membutuhkan vaksin. Karena ia bekerja di luar kota dan membutuhkan surat telah divaksin.

Sementara, Polda Lampung angkat bicara perihal beredarnya jadwal vaksinasi di beberapa titik, seperti terjadi di Pizza Hut (PH) Kedaton Bandarlampung, Sabtu (24/7/2021)

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad memastikan, informasi yang beredar bukan dari Polresta Bandarlampung ataupun Polda Lampung.

”Polda sekarang melaksanakan vaksinasi tahap dua di Unila sebanyak 3.000 lebih. Kegiatannya teratur, prookes dijaga,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, untuk selalu memeriksa kepastian informasi yang beredar di media sosial.

Apabila mendapatkan informasi mengenai vaksinasi yang mengatasnamakan Polda, Pandra meminta dicek terlebih dahulu di polres, polsek, atau puskesmas sekitar.

”Jangan langsung diterima, dan setiap informasi harus disaring sebelum disebarluaskan," ujarnya.

Selain itu Pandra menerangkan apabila pihak Polda melaksanakan vaksinasi massal, dapat dipastikan ada tanda-tanda seperti spanduk dan lain-lain. Ini untuk menandakan vaksinasi memang sedang berlangsung.

"Jadi jangan terkecoh informasi yang tidak benar. Pasti ada spanduk sebagai tanda bahwa benar ada kegiatan vaksinasi," imbaunya.(*)

Laporan Sulaiman-Dwi Des Saputra/Kontributor Rilisid Lampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya