Soal Dugaan Pemalsuan Data Covid-19, Kadiskes: Ada Kesalahan Input di Awal Pandemi!
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Soal Dugaan Pemalsuan Data Covid-19, Kadiskes: Ada Kesalahan Input di Awal Pandemi!

...
RILIS.ID
Bandarlampung
20 Agustus 2021 - 8:37 WIB
Daerah | RILISID
...
Kadiskes Lampung Reihana/Ilustrasi FOTO Rilis.id

RILISID, Bandarlampung — Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengomentari dugaan pemalsuan data di beberapa kabupaten di Lampung.

Dalam pemberitaan Rilis.id, Rabu (18/8/2021), anggota Komisi V DPRD Lampung Maulidah Zauroh yang menyebutkan adanya dugaan pemalsuan data Covid-19 di Lampung.

(Baca: Legislator PKB Gebrak Meja hingga Menangis saat Bongkar Stok Obat Kosong dan Kebohongan Data Covid-19)

Reihana mengakui terjadi kesalahan dalam penginputan data Covid-19 di beberapa kabupaten.

”Itu terjadi di awal-awal pandemi belum sinkron datanya, tetapi sekarang sudah sinkron,” dalih Reihana saat dikonfirmasi Rilisid, Kamis (19/8/2021).

Sementara, saat dikonfirmasi soal rendahnya angka vaksinasi di Lampung, Reihana menjelaskan saat ini Pemprov Lampung masih terus mengejar vaksin ke pusat.

Menurutnya jumlah sasaran vaksinasi di Lampung sebanyak 6.645.226 jiwa, dan jumlah kebutuhan vaksin sekitar mencapai 14.619.497 dosis untuk vaksinasi pertama dan kedua.  

Ia menambahkan, saat ini jumlah vaksin yang telah diterima Lampung dari pemerintah pusat mencapai 2.269.100 atau sekitar 15,52 persen. Kemudian sudah terdistribusi mencapai 2.126.412 dosis.

”Sehingga masih ada kekurangan sekitar 12.350.397 dosis,” pungkasnya.(*)

Laporan Dwi Des Saputra/Kontributor Rilisid Lampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Soal Dugaan Pemalsuan Data Covid-19, Kadiskes: Ada Kesalahan Input di Awal Pandemi!

...
RILIS.ID
Bandarlampung
20 Agustus 2021 - 8:37 WIB
Daerah | RILISID
...
Kadiskes Lampung Reihana/Ilustrasi FOTO Rilis.id

RILISID, Bandarlampung — Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengomentari dugaan pemalsuan data di beberapa kabupaten di Lampung.

Dalam pemberitaan Rilis.id, Rabu (18/8/2021), anggota Komisi V DPRD Lampung Maulidah Zauroh yang menyebutkan adanya dugaan pemalsuan data Covid-19 di Lampung.

(Baca: Legislator PKB Gebrak Meja hingga Menangis saat Bongkar Stok Obat Kosong dan Kebohongan Data Covid-19)

Reihana mengakui terjadi kesalahan dalam penginputan data Covid-19 di beberapa kabupaten.

”Itu terjadi di awal-awal pandemi belum sinkron datanya, tetapi sekarang sudah sinkron,” dalih Reihana saat dikonfirmasi Rilisid, Kamis (19/8/2021).

Sementara, saat dikonfirmasi soal rendahnya angka vaksinasi di Lampung, Reihana menjelaskan saat ini Pemprov Lampung masih terus mengejar vaksin ke pusat.

Menurutnya jumlah sasaran vaksinasi di Lampung sebanyak 6.645.226 jiwa, dan jumlah kebutuhan vaksin sekitar mencapai 14.619.497 dosis untuk vaksinasi pertama dan kedua.  

Ia menambahkan, saat ini jumlah vaksin yang telah diterima Lampung dari pemerintah pusat mencapai 2.269.100 atau sekitar 15,52 persen. Kemudian sudah terdistribusi mencapai 2.126.412 dosis.

”Sehingga masih ada kekurangan sekitar 12.350.397 dosis,” pungkasnya.(*)

Laporan Dwi Des Saputra/Kontributor Rilisid Lampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya