Setelah Tak Dibayarkan 3 Bulan, Gaji Ke-13 ASN Bandarlampung Akhirnya Cair
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Setelah Tak Dibayarkan 3 Bulan, Gaji Ke-13 ASN Bandarlampung Akhirnya Cair

...
RILIS.ID
Bandarlampung
2 September 2021 - 17:19 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid Lampung/Kalbi

RILISID, Bandarlampung — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung akhirnya bisa tersenyum lebar. Ini setelah gaji ke-13 ASN sudah mulai cair, pada Kamis (2/9/2021).

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tengah memproses pencairan gaji ke-13 ASN.

"Ya hari ini cair, langsung ditransfer ke ke rekening masing-masing ASN," ujar Eva, Kamis.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan keseluruhan gaji ke-13 berjumlah Rp40 miliar untuk sekitar 8.000 ASN di lingkungan Pemkot Bandarlampung.

"Semoga dengan cairnya gaji 13 ini dapat memberi tambahan semangat kepada pegawai dalam menjalankan tugasnya sebaik mungkin," kata Eva.

Cairnya gaji ke-13 tersebut dibenarkan oleh salah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung.

"Iya udah cair hari ini. Sudah masuk rekening," ucap salah seorang ASN Pemkot Bandarlampung yang menolak disebut namanya.

Diketahui, Pemkot Bandarlampung tak kunjung membayarkan gaji ke-13 ASN terhitung sejak bulan Juni 2021 lalu.

Kepala BPKAD Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan bahwa pihaknya masih berusaha mengumpulkan uang.

"Kalau uangnya sudah cukup, secepatnya kita bayar," ujar Wilson, Sabtu (28/8/2021).

Ia menerangkan untuk pembayaran gaji ke-13 ini dibutuhkan anggaran sebanyak Rp 42 miliar lebih.

"Insyallah September, sumbernya dari APBD maupun PAD (pendapatan asli daerah)," ujar Wilson.

Pembayaran gaji ke-13 merujuk PP No. 63 Tahun 2021 tentang Pemberian THR dan Gaji-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Pensiun Tahun 2021 yang dicairkan pada Juni 2021.

Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dan pensiunan Rp16,3 triliun, dengan rincian kebutuhan gaji ke-13 sebesar Rp7,6 triliun dan sisanya Rp8,7 triliun untuk pensiunan.

Sebelumnya, Wilson mengatakan pencairan belum bisa dilakukan lantaran tidak ada uangnya.

”Belum (dicairkan), duitnya belum ada,” ucapnya.

Sementara, salah seorang guru SMP Negeri di Bandarlampung mengaku sangat berharap gaji ke-13 nya dicairkan.

”Iya, itu keluh kesah PNS di bawah. Banyak yang menantikan gaji ke-13 yang nggak ada kejelasan,” ujarnya, Rabu (18/8/2021).

Selain itu, dia juga bercerita insentif guru honorer tahun 2020 selama 6 bulan belum juga dibayarkan.

”Ini sudah 2021, sudah lewat setengah tahun. Kasihan kami yang mengharapkan hak tersebut,” ucapnya.

Berikut besaran gaji ke-13 PNS sesuai PMK Nomor 42/PMK.05/2021:

1. Gaji ke-13 pimpinan lembaga, eselon, dan non-PNS Pimpinan dan Anggota Lembaga Struktural

-Ketua/Kepala atau dengan sebutan lain Rp 9.592.000

-Wakil Ketua/Wakil Kepala atau dengan sebutan lain Rp 8.793.000

-Sekretaris atau dengan sebutan lain Rp 7.993.000

-Anggota Rp 7.993.000

2. Gaji ke 13 setara Eselon

-Eselon I/Pejabat Pimpinan Tinggi Utama/Pejabat/Pimpinan Tinggi Madya Rp 9.592.000

-Eselon II/Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Rp 7.342.000

-Eselon III/Pejabat Administrator Rp 5.352.000

-Eselon IV/Jabatan Pengawas Rp 5.242.000

3. Pegawai non-PNS pada LNS atau pegawai lainnya non-PNS dengan jenjang pendidikan SD/SMP/sederajat:

-Masa kerja sampai 10 tahun Rp 2.235.000

-Masa kerja di atas 10-20 tahun Rp 2.569.000

-Masa kerja di atas 20 tahun Rp 2.971.000

4. Pegawai non-PNS pada LNS atau pegawai lainnya non-PNS dengan jenjang pendidikan DII/DIII/Sederajat:

-Masa kerja sampai 10 tahun Rp 2.963.000

-Masa kerja di atas 10-20 tahun Rp 3.411.000

-Masa kerja di atas 20 tahun Rp 4.046.000

5. Gaji ke-13 PNS Golongan I (lulusan SD dan SMP)

-Golongan Ia: Rp 1.560.800 - Rp 2.335.800

-Golongan Ib: Rp 1.704.500 - Rp 2.472.900

-Golongan Ic: Rp 1.776.600 - Rp 2.577.500

-Golongan Id: Rp 1.851.800 - Rp 2.686.500

6. Golongan II (lulusan SMA dan D-III)

-Golongan IIa: Rp 2.022.200 - Rp 3.373.600

-Golongan IIb: Rp 2.208.400 - Rp 3.516.300

-Golongan IIc: Rp 2.301.800 - Rp 3.665.000

-Golongan IId: Rp 2.399.200 - Rp 3.820.000

7. Golongan III (lulusan S1 atau S3)

-Golongan IIIa: Rp 2.579.400 - Rp 4.236.400

-Golongan IIIb: Rp 2.688.500 - Rp 4.415.600

-Golongan IIIc: Rp 2.802.300 - Rp 4.602.400

-Golongan IIId: Rp 2.920.800 - Rp 4.797.000

8. Golongan IV

-Golongan IVa: Rp 3.044.300 - Rp 5.000.000

-Golongan IVb: Rp 3.173.100 - Rp 5.211.500

-Golongan IVc: Rp 3.307.300 - Rp 5.431.900

-Golongan IVd: Rp 3.447.200 - Rp 5.661.700

-Golongan IVe: Rp 3.593.100 - Rp 5.901.200. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Setelah Tak Dibayarkan 3 Bulan, Gaji Ke-13 ASN Bandarlampung Akhirnya Cair

...
RILIS.ID
Bandarlampung
2 September 2021 - 17:19 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid Lampung/Kalbi

RILISID, Bandarlampung — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung akhirnya bisa tersenyum lebar. Ini setelah gaji ke-13 ASN sudah mulai cair, pada Kamis (2/9/2021).

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tengah memproses pencairan gaji ke-13 ASN.

"Ya hari ini cair, langsung ditransfer ke ke rekening masing-masing ASN," ujar Eva, Kamis.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan keseluruhan gaji ke-13 berjumlah Rp40 miliar untuk sekitar 8.000 ASN di lingkungan Pemkot Bandarlampung.

"Semoga dengan cairnya gaji 13 ini dapat memberi tambahan semangat kepada pegawai dalam menjalankan tugasnya sebaik mungkin," kata Eva.

Cairnya gaji ke-13 tersebut dibenarkan oleh salah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung.

"Iya udah cair hari ini. Sudah masuk rekening," ucap salah seorang ASN Pemkot Bandarlampung yang menolak disebut namanya.

Diketahui, Pemkot Bandarlampung tak kunjung membayarkan gaji ke-13 ASN terhitung sejak bulan Juni 2021 lalu.

Kepala BPKAD Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan bahwa pihaknya masih berusaha mengumpulkan uang.

"Kalau uangnya sudah cukup, secepatnya kita bayar," ujar Wilson, Sabtu (28/8/2021).

Ia menerangkan untuk pembayaran gaji ke-13 ini dibutuhkan anggaran sebanyak Rp 42 miliar lebih.

"Insyallah September, sumbernya dari APBD maupun PAD (pendapatan asli daerah)," ujar Wilson.

Pembayaran gaji ke-13 merujuk PP No. 63 Tahun 2021 tentang Pemberian THR dan Gaji-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Pensiun Tahun 2021 yang dicairkan pada Juni 2021.

Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dan pensiunan Rp16,3 triliun, dengan rincian kebutuhan gaji ke-13 sebesar Rp7,6 triliun dan sisanya Rp8,7 triliun untuk pensiunan.

Sebelumnya, Wilson mengatakan pencairan belum bisa dilakukan lantaran tidak ada uangnya.

”Belum (dicairkan), duitnya belum ada,” ucapnya.

Sementara, salah seorang guru SMP Negeri di Bandarlampung mengaku sangat berharap gaji ke-13 nya dicairkan.

”Iya, itu keluh kesah PNS di bawah. Banyak yang menantikan gaji ke-13 yang nggak ada kejelasan,” ujarnya, Rabu (18/8/2021).

Selain itu, dia juga bercerita insentif guru honorer tahun 2020 selama 6 bulan belum juga dibayarkan.

”Ini sudah 2021, sudah lewat setengah tahun. Kasihan kami yang mengharapkan hak tersebut,” ucapnya.

Berikut besaran gaji ke-13 PNS sesuai PMK Nomor 42/PMK.05/2021:

1. Gaji ke-13 pimpinan lembaga, eselon, dan non-PNS Pimpinan dan Anggota Lembaga Struktural

-Ketua/Kepala atau dengan sebutan lain Rp 9.592.000

-Wakil Ketua/Wakil Kepala atau dengan sebutan lain Rp 8.793.000

-Sekretaris atau dengan sebutan lain Rp 7.993.000

-Anggota Rp 7.993.000

2. Gaji ke 13 setara Eselon

-Eselon I/Pejabat Pimpinan Tinggi Utama/Pejabat/Pimpinan Tinggi Madya Rp 9.592.000

-Eselon II/Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Rp 7.342.000

-Eselon III/Pejabat Administrator Rp 5.352.000

-Eselon IV/Jabatan Pengawas Rp 5.242.000

3. Pegawai non-PNS pada LNS atau pegawai lainnya non-PNS dengan jenjang pendidikan SD/SMP/sederajat:

-Masa kerja sampai 10 tahun Rp 2.235.000

-Masa kerja di atas 10-20 tahun Rp 2.569.000

-Masa kerja di atas 20 tahun Rp 2.971.000

4. Pegawai non-PNS pada LNS atau pegawai lainnya non-PNS dengan jenjang pendidikan DII/DIII/Sederajat:

-Masa kerja sampai 10 tahun Rp 2.963.000

-Masa kerja di atas 10-20 tahun Rp 3.411.000

-Masa kerja di atas 20 tahun Rp 4.046.000

5. Gaji ke-13 PNS Golongan I (lulusan SD dan SMP)

-Golongan Ia: Rp 1.560.800 - Rp 2.335.800

-Golongan Ib: Rp 1.704.500 - Rp 2.472.900

-Golongan Ic: Rp 1.776.600 - Rp 2.577.500

-Golongan Id: Rp 1.851.800 - Rp 2.686.500

6. Golongan II (lulusan SMA dan D-III)

-Golongan IIa: Rp 2.022.200 - Rp 3.373.600

-Golongan IIb: Rp 2.208.400 - Rp 3.516.300

-Golongan IIc: Rp 2.301.800 - Rp 3.665.000

-Golongan IId: Rp 2.399.200 - Rp 3.820.000

7. Golongan III (lulusan S1 atau S3)

-Golongan IIIa: Rp 2.579.400 - Rp 4.236.400

-Golongan IIIb: Rp 2.688.500 - Rp 4.415.600

-Golongan IIIc: Rp 2.802.300 - Rp 4.602.400

-Golongan IIId: Rp 2.920.800 - Rp 4.797.000

8. Golongan IV

-Golongan IVa: Rp 3.044.300 - Rp 5.000.000

-Golongan IVb: Rp 3.173.100 - Rp 5.211.500

-Golongan IVc: Rp 3.307.300 - Rp 5.431.900

-Golongan IVd: Rp 3.447.200 - Rp 5.661.700

-Golongan IVe: Rp 3.593.100 - Rp 5.901.200. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya