Sekda Beberkan Penyebab Tangsel Masuk Zona Merah Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Sekda Beberkan Penyebab Tangsel Masuk Zona Merah Covid-19

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
7 April 2021 - 21:16 WIB
Daerah | RILISID
...
Pj Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo. FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masuk kategori zona merah Covid-19 atau penyebaran virus tidak terkendali. Tangsel menjadi satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang berstatus zona merah.

Baca: 10 Daerah Ini Jadi Zona Merah Covid-19, Tangsel Satu-satunya di Pulau Jawa

Menyikapi hal itu, Penjabat (Pj) Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo mengungkapkan penyebab wilayahnya masuk kategori zona merah corona lantaran adanya keterlambatan menginput data.

"Kita mengalami keterlambatan input data yang menyebabkan Tangsel masuk ke zona merah. Jika sebagian data tersebut mengalami delay sehingga memengaruhi perhitungan formula yang dilakukan oleh kementerian dan BNPB," kata Bambang ketika dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021).

Menurut Bambang, Tangsel tak akan masuk kategori zona merah jika penginputan data tidak mengalami keterlambatan.

"Pemkot Tangsel juga melakukan pemeriksaan terhadap data kelurahan, tidak ada satupun kelurahan yang masuk ke dalam kategori merah dengan tolak ukur dari kementerian," ujarnya.

Berdasarkan data per 4 April 2021, Rabu (7/4/2021), terdapat sepuluh daerah yang ditetapkan sebagai zona merah corona atau penyebaran virus tidak terkendali. Salah satunya adalah Tangsel.

Selain Tangsel, tiga daerah di Provinsi Bali yakni Badung, Gianyar dan Buleleng juga masuk kategori zona merah corona. Kemudian Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Belitung di Kepulauan Bangka Belitung, dan Tanah Laut di Kalimantan Selatan.

Sedangkan tiga daerah lainnya terdapat di Kalimantan Tengah, yakni Barito Timur, Palangkaraya dan Kapuas. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Sekda Beberkan Penyebab Tangsel Masuk Zona Merah Covid-19

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
7 April 2021 - 21:16 WIB
Daerah | RILISID
...
Pj Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo. FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masuk kategori zona merah Covid-19 atau penyebaran virus tidak terkendali. Tangsel menjadi satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang berstatus zona merah.

Baca: 10 Daerah Ini Jadi Zona Merah Covid-19, Tangsel Satu-satunya di Pulau Jawa

Menyikapi hal itu, Penjabat (Pj) Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo mengungkapkan penyebab wilayahnya masuk kategori zona merah corona lantaran adanya keterlambatan menginput data.

"Kita mengalami keterlambatan input data yang menyebabkan Tangsel masuk ke zona merah. Jika sebagian data tersebut mengalami delay sehingga memengaruhi perhitungan formula yang dilakukan oleh kementerian dan BNPB," kata Bambang ketika dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021).

Menurut Bambang, Tangsel tak akan masuk kategori zona merah jika penginputan data tidak mengalami keterlambatan.

"Pemkot Tangsel juga melakukan pemeriksaan terhadap data kelurahan, tidak ada satupun kelurahan yang masuk ke dalam kategori merah dengan tolak ukur dari kementerian," ujarnya.

Berdasarkan data per 4 April 2021, Rabu (7/4/2021), terdapat sepuluh daerah yang ditetapkan sebagai zona merah corona atau penyebaran virus tidak terkendali. Salah satunya adalah Tangsel.

Selain Tangsel, tiga daerah di Provinsi Bali yakni Badung, Gianyar dan Buleleng juga masuk kategori zona merah corona. Kemudian Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Belitung di Kepulauan Bangka Belitung, dan Tanah Laut di Kalimantan Selatan.

Sedangkan tiga daerah lainnya terdapat di Kalimantan Tengah, yakni Barito Timur, Palangkaraya dan Kapuas. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya