Satu Wisatawan yang Tersapu Ombak Pantai Batu Bengkung Malang Ditemukan Tewas
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Satu Wisatawan yang Tersapu Ombak Pantai Batu Bengkung Malang Ditemukan Tewas

...
Imron Hakiki
Malang
27 Mei 2021 - 17:49 WIB
Daerah | RILISID
...
Tim SAR berhasil mengevakuasi korban hilang di Pantai Batu Bengkung, Kamis (27/5/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Satu dari tiga wisatawan yang hilang akibat tersapu ombak Pantai Bengkung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan pada Kamis (27/5/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban bernama Fikri (20), mahasiswa Institut KH Abdul Chalim Mojokerto itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi pantai Nggandol, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan.

"Ketemunya di tepi pantai Nggandol oleh warga setempat. Jarak dari TKP (Pantai Batu Bengkung) sekitar 10 kilometer, dan kondisi korban sudah melepuh," ujar Kanit Penegakan Hukum Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Malang Iptu Yoni Pribadi saat dikonfirmasi, Kamis (27/5/2021).

Sebagai informasi, sebelumnya Fikri datang ke Pantai Batu Bengkung bersama 8 orang kawannya pada hari Rabu (26/5/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kini, sisa korban yang belum ditemukan tinggal 2 orang, yakni Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Dimas Riza Nurul Hakim (21). Maulana juga teman satu rombongan dari Fikri. Sedangkan Dimas adalah rombongan dari Kota Batu.

"Tim gabungan masih terus berupaya untuk mencari sisa 2 korban yang belum ketemu itu," katanya.

Jumlah personel tim gabungan yang dikerahkan dalam pencarian itu kurang lebih sebanyak 61 orang, terdiri dari Basarnas, TNI-AL, Tagana, Polairud, dan Muspika setempat.

"Metodenya, kita hanya bisa mencari di setiap bibir pantai, karena kondisi cuaca dan ombak sangat besar," pungkas Yoni.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 6 orang wisatawan pantai Batu Bengkung tersambar ombak. Keenamnya adalah Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26), Dimas Riza Nurul Hakim (21), Aprilia Dwijayanti (24).

Dari sekian korban kecelakaan air itu, 3 orang diantaranya: Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Dimas Riza Nurul Hakim (21) hilang. Sedangkan 2 orang: Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26) tewas tidak lama pasca kejadian, dan satu orang: Aprilia Dwijayanti (24) kritis.

Keenam korbau itu adalah wisatawan dari 3 rombongan berbeda. Yakni rombongan dari Kota Batu, Mojokerto Kota, dan Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Satu Wisatawan yang Tersapu Ombak Pantai Batu Bengkung Malang Ditemukan Tewas

...
Imron Hakiki
Malang
27 Mei 2021 - 17:49 WIB
Daerah | RILISID
...
Tim SAR berhasil mengevakuasi korban hilang di Pantai Batu Bengkung, Kamis (27/5/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Satu dari tiga wisatawan yang hilang akibat tersapu ombak Pantai Bengkung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan pada Kamis (27/5/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban bernama Fikri (20), mahasiswa Institut KH Abdul Chalim Mojokerto itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi pantai Nggandol, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan.

"Ketemunya di tepi pantai Nggandol oleh warga setempat. Jarak dari TKP (Pantai Batu Bengkung) sekitar 10 kilometer, dan kondisi korban sudah melepuh," ujar Kanit Penegakan Hukum Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Malang Iptu Yoni Pribadi saat dikonfirmasi, Kamis (27/5/2021).

Sebagai informasi, sebelumnya Fikri datang ke Pantai Batu Bengkung bersama 8 orang kawannya pada hari Rabu (26/5/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kini, sisa korban yang belum ditemukan tinggal 2 orang, yakni Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Dimas Riza Nurul Hakim (21). Maulana juga teman satu rombongan dari Fikri. Sedangkan Dimas adalah rombongan dari Kota Batu.

"Tim gabungan masih terus berupaya untuk mencari sisa 2 korban yang belum ketemu itu," katanya.

Jumlah personel tim gabungan yang dikerahkan dalam pencarian itu kurang lebih sebanyak 61 orang, terdiri dari Basarnas, TNI-AL, Tagana, Polairud, dan Muspika setempat.

"Metodenya, kita hanya bisa mencari di setiap bibir pantai, karena kondisi cuaca dan ombak sangat besar," pungkas Yoni.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 6 orang wisatawan pantai Batu Bengkung tersambar ombak. Keenamnya adalah Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26), Dimas Riza Nurul Hakim (21), Aprilia Dwijayanti (24).

Dari sekian korban kecelakaan air itu, 3 orang diantaranya: Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Dimas Riza Nurul Hakim (21) hilang. Sedangkan 2 orang: Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26) tewas tidak lama pasca kejadian, dan satu orang: Aprilia Dwijayanti (24) kritis.

Keenam korbau itu adalah wisatawan dari 3 rombongan berbeda. Yakni rombongan dari Kota Batu, Mojokerto Kota, dan Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya