Rekor, Hari Ini Penambahan Positif COVID-19 di Jakarta Tembus Hampir 2000 Kasus
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Rekor, Hari Ini Penambahan Positif COVID-19 di Jakarta Tembus Hampir 2000 Kasus

...
RILIS.ID
Jakarta
23 Desember 2020 - 21:35 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi COVID-19. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Pertambahan positif  Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta pada hari ini, Rabu (23/12/2020) mencatat rekor dengan mencapai hampir 2.000 atau sebanyak 1.954 kasus, tertinggi selama pandemi.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, pertambahan sebanyak 1.954 kasus tersebut, mengalahkan rekor sebelumnya sebanyak 1.899 kasus pada Sabtu (19/12/2020).

Namun demikian, jumlah pertambahan tersebut masih kalah dibanding penambahan pada Sabtu (12/9/2020) sebanyak 1.440 kasus. Karena, saat itu didapat dari hasil tes satu kali pada 11 September 2020.

Sementara, penambahan sebanyak 1.954 kasus Rabu ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Selasa (22/12/2020) sebanyak 1.552 kasus positif dan sebanyak 402 kasus adalah hasil tes dari satu laboratorium Rumah Sakit TNI, sepuluh hari terakhir yang baru dilaporkan.

Tes PCR pada 22 Desember 2020 itu, dilakukan pada 15.120 spesimen dengan hasil 1.552 positif dan 12.258 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.954 kasus ini, paling tinggi dibanding penambahan pada Selasa (22/12/2020) sebanyak 1.311 kasus, Senin (21/12/2020) 1.466 kasus, Minggu (20/12/2020) 1.592 kasus, Sabtu (19/12/2020) 1.899 kasus, Jumat (18/12/2020) 1.587 kasus,  Kamis (17/12/2020) 1.690 kasus dan Rabu (16/12/2020) 1.221 kasus.

Dengan penambahan sebanyak 1.954 kasus baru tersebut, jumlah total kasus positif COVID-19 terjadi pertambahan dari 165.888 kasus menjadi 167.842 kasus.

Pasien sembuh bertambah 1.431 orang sehingga totalnya menjadi 151.122 orang atau sekitar 90,0 persen dari kasus positif sebanyak 167.842 kasus.

Selain itu, ada sebanyak 13.590 orang masih dirawat/diisolasi, 3.130 orang meninggal dunia, atau senilai 1,9 persen dari total kasus positif.

DKI Jakarta juga mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta di angka 10,4 persen atau jauh dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi pada Mare 2020 sebesar 8,5 persen.
 

 

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Rekor, Hari Ini Penambahan Positif COVID-19 di Jakarta Tembus Hampir 2000 Kasus

...
RILIS.ID
Jakarta
23 Desember 2020 - 21:35 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi COVID-19. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Pertambahan positif  Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta pada hari ini, Rabu (23/12/2020) mencatat rekor dengan mencapai hampir 2.000 atau sebanyak 1.954 kasus, tertinggi selama pandemi.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, pertambahan sebanyak 1.954 kasus tersebut, mengalahkan rekor sebelumnya sebanyak 1.899 kasus pada Sabtu (19/12/2020).

Namun demikian, jumlah pertambahan tersebut masih kalah dibanding penambahan pada Sabtu (12/9/2020) sebanyak 1.440 kasus. Karena, saat itu didapat dari hasil tes satu kali pada 11 September 2020.

Sementara, penambahan sebanyak 1.954 kasus Rabu ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Selasa (22/12/2020) sebanyak 1.552 kasus positif dan sebanyak 402 kasus adalah hasil tes dari satu laboratorium Rumah Sakit TNI, sepuluh hari terakhir yang baru dilaporkan.

Tes PCR pada 22 Desember 2020 itu, dilakukan pada 15.120 spesimen dengan hasil 1.552 positif dan 12.258 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.954 kasus ini, paling tinggi dibanding penambahan pada Selasa (22/12/2020) sebanyak 1.311 kasus, Senin (21/12/2020) 1.466 kasus, Minggu (20/12/2020) 1.592 kasus, Sabtu (19/12/2020) 1.899 kasus, Jumat (18/12/2020) 1.587 kasus,  Kamis (17/12/2020) 1.690 kasus dan Rabu (16/12/2020) 1.221 kasus.

Dengan penambahan sebanyak 1.954 kasus baru tersebut, jumlah total kasus positif COVID-19 terjadi pertambahan dari 165.888 kasus menjadi 167.842 kasus.

Pasien sembuh bertambah 1.431 orang sehingga totalnya menjadi 151.122 orang atau sekitar 90,0 persen dari kasus positif sebanyak 167.842 kasus.

Selain itu, ada sebanyak 13.590 orang masih dirawat/diisolasi, 3.130 orang meninggal dunia, atau senilai 1,9 persen dari total kasus positif.

DKI Jakarta juga mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta di angka 10,4 persen atau jauh dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi pada Mare 2020 sebesar 8,5 persen.
 

 

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya