Polisi Tangkap Perempuan yang Menjadi Kurir Sabu Sumatera-Jawa
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Polisi Tangkap Perempuan yang Menjadi Kurir Sabu Sumatera-Jawa

...
RILIS.ID
Surabaya
25 Agustus 2021 - 22:07 WIB
Jatim | RILISID
...
Kapolrestabes Surabaya Kombes A. Yusep Gunawan saat konferensi pers pengungkapan kasus sabu seberat 13,4 kg.Foto: tribratanews.polri.go.id./istimewa.

RILISID, Surabaya — Satrenarkoba Polrestabes Surabaya mengungkap peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur (Jatim) jenis sabu-sabu seberat 13,4 kilogram (kg) dari tiga orang tersangka.

Pengungkapan itu berawal dari laporan masyarakat pada 21 Juli 2021 terkait adanya jaringan peredaran narkoba di Jatim. Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya meringkus tersangka berinisial SR.

Perempuan berusia 42 tahun itu diamankan di rumah kost yang berlokasi di Jalan Pakis, Surabaya, Jatim. Kala itu, polisi juga menyita sabu seberat 2,6 kg dan beberapa barang bukti lainnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes A. Yusep Gunawan menjelaskan, SR selain menjadi kurir, juga pengedar jaringan lintas provinsi, di antaranya Sumatera-Jawa.

”Total barang bukti yang diamankan dari SR sekitar 2,6 kg sabu dan yang sudah tersebar sekitar 10 kg,” kata Yusep dikutip dari tribratanews.polri.go.id., Rabu (25/8/2021).

Setelah diinterogasi, SR mengaku sudah 5 kali melakukan pekerjaannya. Dia mendapat perintah dari seorang bandar untuk mengambil barang haram tersebut dan diantarkan ke pemesannya dengan diiming imbalan Rp10 juta.

Dari hasil pemeriksaan terhadap SR juga, didapat data baru yang mengarah terhadap seorang pria yang beralamat di Menganti Permai, Gresik, Jatim.

Selanjutnya, pada Rabu (28/7/2021), polisi mengamankan seorang pria berinisial KA (38), bersama barang bukti berupa 10 bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram di rumah kost di Menganti Permai Gresik.

Yusep membeberkan, KA juga berstatus bandar dan pengedar. Selain menyita 650,8 gram sabu, pihaknya juga mengamankan sabu yang sudah diedarkan sebanyak 3 kg di wilayah Surabaya.

Dari keterangan, KA didapat informasi akan ada pengiriman paket narkoba jenis sabu dari Jakarta ke Surabaya.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi pada Senin (2/8/2021) sekitar pukul 01.00 WIB di pintu tol Warugunung Surabaya, mengamankan seorang tersangka berinisial SP (47), warga Rawakuning, Jakarta Timur dengan barang bukti 1 kotak kardus berisi 10 bungkus teh cina berisi sabu seberat 10 kg.

SP juga berperan sebagai kurir antar kota. Ia mengaku diperintah seorang bandar untuk mengambil paket narkoba jenis sabu tersebut di Jl. Pulogebang, Jakarta kemudian diminta untuk mengirimkannya pada seseorang yang sudah menunggu di Terminal Bungurasih Sidoarjo.

”SP mengaku telah mengirimkan sabu ke wilayah Jatim sebanyak 7 kali sejak April 2021 dengan jumlah total 100 kg sabu,” ungkap Yusep.

Dari pengungkapan kasus tersebut, jumlah keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka adalah 13,4 kg sabu, serbuk ektasi 1,64 gram, 10 unit handphone berbagai macam merk, dan 2 buku catatan.

Kemudian, 4 ATM BCA, sebuah buku tabungan BCA, 3 buah timbangan, dan 1 unit sepeda motor Yamaha merk NMAX, 1 sepeda motor Honda merk Vario, beserta puluhan poket plastik.

”Ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Polisi Tangkap Perempuan yang Menjadi Kurir Sabu Sumatera-Jawa

...
RILIS.ID
Surabaya
25 Agustus 2021 - 22:07 WIB
Jatim | RILISID
...
Kapolrestabes Surabaya Kombes A. Yusep Gunawan saat konferensi pers pengungkapan kasus sabu seberat 13,4 kg.Foto: tribratanews.polri.go.id./istimewa.

RILISID, Surabaya — Satrenarkoba Polrestabes Surabaya mengungkap peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur (Jatim) jenis sabu-sabu seberat 13,4 kilogram (kg) dari tiga orang tersangka.

Pengungkapan itu berawal dari laporan masyarakat pada 21 Juli 2021 terkait adanya jaringan peredaran narkoba di Jatim. Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya meringkus tersangka berinisial SR.

Perempuan berusia 42 tahun itu diamankan di rumah kost yang berlokasi di Jalan Pakis, Surabaya, Jatim. Kala itu, polisi juga menyita sabu seberat 2,6 kg dan beberapa barang bukti lainnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes A. Yusep Gunawan menjelaskan, SR selain menjadi kurir, juga pengedar jaringan lintas provinsi, di antaranya Sumatera-Jawa.

”Total barang bukti yang diamankan dari SR sekitar 2,6 kg sabu dan yang sudah tersebar sekitar 10 kg,” kata Yusep dikutip dari tribratanews.polri.go.id., Rabu (25/8/2021).

Setelah diinterogasi, SR mengaku sudah 5 kali melakukan pekerjaannya. Dia mendapat perintah dari seorang bandar untuk mengambil barang haram tersebut dan diantarkan ke pemesannya dengan diiming imbalan Rp10 juta.

Dari hasil pemeriksaan terhadap SR juga, didapat data baru yang mengarah terhadap seorang pria yang beralamat di Menganti Permai, Gresik, Jatim.

Selanjutnya, pada Rabu (28/7/2021), polisi mengamankan seorang pria berinisial KA (38), bersama barang bukti berupa 10 bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram di rumah kost di Menganti Permai Gresik.

Yusep membeberkan, KA juga berstatus bandar dan pengedar. Selain menyita 650,8 gram sabu, pihaknya juga mengamankan sabu yang sudah diedarkan sebanyak 3 kg di wilayah Surabaya.

Dari keterangan, KA didapat informasi akan ada pengiriman paket narkoba jenis sabu dari Jakarta ke Surabaya.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi pada Senin (2/8/2021) sekitar pukul 01.00 WIB di pintu tol Warugunung Surabaya, mengamankan seorang tersangka berinisial SP (47), warga Rawakuning, Jakarta Timur dengan barang bukti 1 kotak kardus berisi 10 bungkus teh cina berisi sabu seberat 10 kg.

SP juga berperan sebagai kurir antar kota. Ia mengaku diperintah seorang bandar untuk mengambil paket narkoba jenis sabu tersebut di Jl. Pulogebang, Jakarta kemudian diminta untuk mengirimkannya pada seseorang yang sudah menunggu di Terminal Bungurasih Sidoarjo.

”SP mengaku telah mengirimkan sabu ke wilayah Jatim sebanyak 7 kali sejak April 2021 dengan jumlah total 100 kg sabu,” ungkap Yusep.

Dari pengungkapan kasus tersebut, jumlah keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka adalah 13,4 kg sabu, serbuk ektasi 1,64 gram, 10 unit handphone berbagai macam merk, dan 2 buku catatan.

Kemudian, 4 ATM BCA, sebuah buku tabungan BCA, 3 buah timbangan, dan 1 unit sepeda motor Yamaha merk NMAX, 1 sepeda motor Honda merk Vario, beserta puluhan poket plastik.

”Ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya