Polisi Siaga Antisipasi Serangan Balasan Pascaperusakan Bus Arema FC
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Polisi Siaga Antisipasi Serangan Balasan Pascaperusakan Bus Arema FC

...
Iwan Irawan
Kota Malang
22 Oktober 2021 - 0:06 WIB
Daerah | RILISID
...
Polisi siaga mengantisipasi serangan balasan. Foto: Ist

RILISID, Kota Malang — Mengantisipasi adanya serangan balasan suporter Aremania kepada oknum tidak bertanggungjawab. Atas perusakan bus Arema FC saat parkir di depan hotel Yogyakarta, sewaktu mengikuti Liga 1 melawan Persiraja Banda Aceh, Rabu (20/10/21) malam.

Kapolresta Malang Kota (Makota), AKBP Budi Hermanto menyampaikan, pihaknya menerjunkan jajarannya melakukan patroli skala periodik.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan balasan suporter Aremania pascaperusakan bus Arema FC.

"Berkaitan hal itu, kami perintahkan kepada anggota melakukan patroli di wilayah dinilai wilayah rawan. Guna mencegah aksi sweeping atau aksi balasan secara brutal," ucap BuHer, sapaan Kapolresta Makota, Kamis (21/10/21).

Kabag Ops Polresta Makota, Kompol Supiyan menambahkan, pihaknya sudah melakukan patroli periodik sejak Rabu (20/10/21) malam setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut.

"Kami di Kota Malang langsung antisipasi," tambah dia.

Penyisiran lokasi patroli dilakukan seperti di stasiun, terminal serta tempat dinilai rawan lainnya. Sejauh ini masih belum diketemukan gejolak atau bahkan indikasi keberangkatan Aremania ke luar kota bermaksud melakukan aksi balasan.

"Pihaknya mengimbau kepada semua Aremania turut menciptakan kondusifitas Kota Malang. Dengan cara tidak melakukan sweeping atau aksi tidak terpuji lainnya. Untuk itu, kami ajak komunikasi sesepuh atau para tokoh Aremania sama-sama menjaga kondusifitas bumi Arema ini," pungkasnya.

Sehari sebelumnya, peristiwa perusakan bus Arema FC. Juragan 99 atau Presiden Arema FC yakni Gilang W Pramana mengungkapkan, kondisi busnya yang dirusak oknum tidak bertanggungjawab pada beberapa kaca bus.

Posisinya tengah parkir di depan hotel Yogyakarta, sebagai tempat transit atau menginapnya sebelum bertanding melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/21).

"Kami dapatkan informasi beberapa pelaku perusakan berhasil diamankan dan sisanya melarikan diri," ungkap Gilang. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Polisi Siaga Antisipasi Serangan Balasan Pascaperusakan Bus Arema FC

...
Iwan Irawan
Kota Malang
22 Oktober 2021 - 0:06 WIB
Daerah | RILISID
...
Polisi siaga mengantisipasi serangan balasan. Foto: Ist

RILISID, Kota Malang — Mengantisipasi adanya serangan balasan suporter Aremania kepada oknum tidak bertanggungjawab. Atas perusakan bus Arema FC saat parkir di depan hotel Yogyakarta, sewaktu mengikuti Liga 1 melawan Persiraja Banda Aceh, Rabu (20/10/21) malam.

Kapolresta Malang Kota (Makota), AKBP Budi Hermanto menyampaikan, pihaknya menerjunkan jajarannya melakukan patroli skala periodik.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan balasan suporter Aremania pascaperusakan bus Arema FC.

"Berkaitan hal itu, kami perintahkan kepada anggota melakukan patroli di wilayah dinilai wilayah rawan. Guna mencegah aksi sweeping atau aksi balasan secara brutal," ucap BuHer, sapaan Kapolresta Makota, Kamis (21/10/21).

Kabag Ops Polresta Makota, Kompol Supiyan menambahkan, pihaknya sudah melakukan patroli periodik sejak Rabu (20/10/21) malam setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut.

"Kami di Kota Malang langsung antisipasi," tambah dia.

Penyisiran lokasi patroli dilakukan seperti di stasiun, terminal serta tempat dinilai rawan lainnya. Sejauh ini masih belum diketemukan gejolak atau bahkan indikasi keberangkatan Aremania ke luar kota bermaksud melakukan aksi balasan.

"Pihaknya mengimbau kepada semua Aremania turut menciptakan kondusifitas Kota Malang. Dengan cara tidak melakukan sweeping atau aksi tidak terpuji lainnya. Untuk itu, kami ajak komunikasi sesepuh atau para tokoh Aremania sama-sama menjaga kondusifitas bumi Arema ini," pungkasnya.

Sehari sebelumnya, peristiwa perusakan bus Arema FC. Juragan 99 atau Presiden Arema FC yakni Gilang W Pramana mengungkapkan, kondisi busnya yang dirusak oknum tidak bertanggungjawab pada beberapa kaca bus.

Posisinya tengah parkir di depan hotel Yogyakarta, sebagai tempat transit atau menginapnya sebelum bertanding melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/21).

"Kami dapatkan informasi beberapa pelaku perusakan berhasil diamankan dan sisanya melarikan diri," ungkap Gilang. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya