Polisi Ringkus Pemenggal Kepala Gajah di Aceh, Termasuk Empat Tersangka Penjualnya
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Polisi Ringkus Pemenggal Kepala Gajah di Aceh, Termasuk Empat Tersangka Penjualnya

...
RILIS.ID
Aceh Timur
17 Agustus 2021 - 20:53 WIB
Daerah | RILISID
...
Proses penyelidikan kematian gajah di Aceh beberapa waktu lalu./Foto Tibratanews.polri.go.id./Istimewa

RILISID, Aceh Timur — Lima tersangka pembunuh gajah di Aceh Timur, Aceh, ditangkap polisi. Satwa dilindungi yang ditemukan di perkebunan sawit tanpa kepala tersebut dibunuh dengan cara diracun dan diambil gadingnya untuk diperdagangkan.

Kabidhumas Polda Aceh Kombes Winardy membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya lima tersangka itu sudah diamankan. Satu di antaranya berinisial JN alias DG (35), yang meracuni dan memenggal leher gajah tersebut.

Winardy melanjutkan, empat tersangka lainnya merupakan penjual atau yang memperdagangkan bagian tubuh gajah tersebut. Masing-masing EM (41), SN (33), JZ (50), dan RA (46).

Ia menjelaskan, pihaknya masih memburu satu orang tersangka lainnya yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi. Tersangak itu juga diduga ikut terlibat dalam tindak pidana tersebut.

”Para tersangka beserta barang bukti alat-alat yang digunakan telah diamankan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari tribratanews.polri.go.id.

Winardy menerangkan, para pelaku dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf a dan Pasal 40 ayat (2) Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Jo Pasal 55 KUHP.

Diketahui, pengungkapan kasus pembunuhan gajah dengan cara diracun dan diambil gadingnya untuk diperdagangkan tersebut dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat pada Minggu (11/7/2021).

Gajah jantan yang diperkirakan berusia 12-15 tahun tersebut ditemukan dalam keadaan mati tanpa kepala di area perkebunan sawit PT Bumi Flora Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Bandaalam, Aceh Timur, Aceh.

Selanjutnya, Satreskrim Polres Aceh Timur bersama dengan BKSDA Aceh melakukan olah TKP dan nekropsi yang selanjutnya dilakukan uji Labfor untuk mengetahui penyebab kematian gajah itu.

Penyelidikan itu juga melibatkan tim dari Puslabfor Mabes Polri, Satreskrim melakukan pengambilan sampel bagian organ tubuh gajah untuk dilakukan pemeriksaaan DNA untuk kepentingan penyelidikan.

”Setelah dilakukan penyelidikan, tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil mengamankan lima pelaku yang terdiri dari satu orang yang melakukan pembunuhan satwa dan empat orang lainnya yang diduga memperdagangkannya,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Polisi Ringkus Pemenggal Kepala Gajah di Aceh, Termasuk Empat Tersangka Penjualnya

...
RILIS.ID
Aceh Timur
17 Agustus 2021 - 20:53 WIB
Daerah | RILISID
...
Proses penyelidikan kematian gajah di Aceh beberapa waktu lalu./Foto Tibratanews.polri.go.id./Istimewa

RILISID, Aceh Timur — Lima tersangka pembunuh gajah di Aceh Timur, Aceh, ditangkap polisi. Satwa dilindungi yang ditemukan di perkebunan sawit tanpa kepala tersebut dibunuh dengan cara diracun dan diambil gadingnya untuk diperdagangkan.

Kabidhumas Polda Aceh Kombes Winardy membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya lima tersangka itu sudah diamankan. Satu di antaranya berinisial JN alias DG (35), yang meracuni dan memenggal leher gajah tersebut.

Winardy melanjutkan, empat tersangka lainnya merupakan penjual atau yang memperdagangkan bagian tubuh gajah tersebut. Masing-masing EM (41), SN (33), JZ (50), dan RA (46).

Ia menjelaskan, pihaknya masih memburu satu orang tersangka lainnya yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi. Tersangak itu juga diduga ikut terlibat dalam tindak pidana tersebut.

”Para tersangka beserta barang bukti alat-alat yang digunakan telah diamankan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari tribratanews.polri.go.id.

Winardy menerangkan, para pelaku dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf a dan Pasal 40 ayat (2) Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Jo Pasal 55 KUHP.

Diketahui, pengungkapan kasus pembunuhan gajah dengan cara diracun dan diambil gadingnya untuk diperdagangkan tersebut dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat pada Minggu (11/7/2021).

Gajah jantan yang diperkirakan berusia 12-15 tahun tersebut ditemukan dalam keadaan mati tanpa kepala di area perkebunan sawit PT Bumi Flora Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Bandaalam, Aceh Timur, Aceh.

Selanjutnya, Satreskrim Polres Aceh Timur bersama dengan BKSDA Aceh melakukan olah TKP dan nekropsi yang selanjutnya dilakukan uji Labfor untuk mengetahui penyebab kematian gajah itu.

Penyelidikan itu juga melibatkan tim dari Puslabfor Mabes Polri, Satreskrim melakukan pengambilan sampel bagian organ tubuh gajah untuk dilakukan pemeriksaaan DNA untuk kepentingan penyelidikan.

”Setelah dilakukan penyelidikan, tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil mengamankan lima pelaku yang terdiri dari satu orang yang melakukan pembunuhan satwa dan empat orang lainnya yang diduga memperdagangkannya,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya