Polisi Periksa 21 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran PPKM Wali Kota Malang
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Polisi Periksa 21 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran PPKM Wali Kota Malang

...
Imron Hakiki
Malang
24 September 2021 - 15:52 WIB
Daerah | RILISID
...
Jajaran Pemerintah Kota Malang saat menjalani pemeriksaan di Polres Malang, Jum'at (24/9/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki.

RILISID, Malang — Proses hukum terhadap terduga pelanggar PPKM Jawa-Bali Wali Kota Malang Sutiaji dan jajarannya terus bergulir. Satu persatu dari mereka menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang.

Setidaknya ada 10 orang diperiksa hari ini, Jumat (24/9/2021). Di antaranya Kepala Bagian (Kabag) Umum Arif Tri Sistiawan beserta staf dan empat camat.

Kabag Umum Pemkot Malang Arif Tri Sistiawan mengaku mendapat 15 pertanyaan dari penyidik Polres Malang.

"Pertanyaannya seputar berapa orang yang berangkat dan di sana ngapain aja. Gitu aja. Tapi jelasnya biar pimpinan kami aja yang berstatemen nanti," ungkap Arif.

Ditanya apakah agenda gowes bareng ke Kondang Merak itu merupakan perintah atasannya, Arif membantah hal itu. Menurutnya, tidak ada perintah dari siapapun.

"Jadi kita kan ada grup (WhatsApp), kemudian dalam grup itu kita mengagendakan gowes (bersepeda bareng). Ya udah akhirnya kita berangkat saja. Maaf, ya detilnya nunggu pimpinan kita saja ya berstatemen," katanya sambil berlalu meninggakan ruang pemeriksaan Polres Malang.

Informasi yang dihimpun, total sudah ada 21 pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Malang yang diperiksa penyidik Polres Malang per hari ini.

Penyidik dikabarkan akan memeriksa Wali Kota Malang Sutiaji dan Sekretaris Kota (Sekkot) Erik Setianto pada Senin (27/9/2021) mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji bersama rombongan diduga melakukan pelanggaran PPKM Jawa-Bali akibat nekat menerobos salah satu destinasi wisata Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Seluruh destinasi wisata masih tutup akibat penerapan PPKM Jawa-Bali.

Wali Kota Malang Sutiaji pun telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Malang Raya dan Forkopimda atas kegaduhan yang ia timbulkan di Kondang Merak.

"Mohon maaf atas apa yang telah terjadi di hari Minggu kemarin. Kami manusia biasa yang tak lepas dari salah dan luput. Tentu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Sutiaji di Kantor DPRD Kota Malang, Kamis (24/9/2021) lalu.

Sutiaji juga berjanji akan kooperatif mengikuti segala proses hukum yang berjalan dan memastikan untuk turut hadir secara langsung di Polres Malang untuk menjalani pemeriksaan.

"Masalah ketentuan hukum dan sanksi kami serahkan sepenuhnya ke pihak berwajib. Beberapa teman-teman di Kota Malang sudah dimintai keterangan oleh Polres Malang. Kalau saya juga dimintai keterangan, saya sampaikan akan proaktif datang ke sana," ujarnya.

"Tunjukkan bahwa di sini hak-hak dan kewajiban kita sebagai warga negara harus dijunjung tinggi," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Polisi Periksa 21 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran PPKM Wali Kota Malang

...
Imron Hakiki
Malang
24 September 2021 - 15:52 WIB
Daerah | RILISID
...
Jajaran Pemerintah Kota Malang saat menjalani pemeriksaan di Polres Malang, Jum'at (24/9/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki.

RILISID, Malang — Proses hukum terhadap terduga pelanggar PPKM Jawa-Bali Wali Kota Malang Sutiaji dan jajarannya terus bergulir. Satu persatu dari mereka menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang.

Setidaknya ada 10 orang diperiksa hari ini, Jumat (24/9/2021). Di antaranya Kepala Bagian (Kabag) Umum Arif Tri Sistiawan beserta staf dan empat camat.

Kabag Umum Pemkot Malang Arif Tri Sistiawan mengaku mendapat 15 pertanyaan dari penyidik Polres Malang.

"Pertanyaannya seputar berapa orang yang berangkat dan di sana ngapain aja. Gitu aja. Tapi jelasnya biar pimpinan kami aja yang berstatemen nanti," ungkap Arif.

Ditanya apakah agenda gowes bareng ke Kondang Merak itu merupakan perintah atasannya, Arif membantah hal itu. Menurutnya, tidak ada perintah dari siapapun.

"Jadi kita kan ada grup (WhatsApp), kemudian dalam grup itu kita mengagendakan gowes (bersepeda bareng). Ya udah akhirnya kita berangkat saja. Maaf, ya detilnya nunggu pimpinan kita saja ya berstatemen," katanya sambil berlalu meninggakan ruang pemeriksaan Polres Malang.

Informasi yang dihimpun, total sudah ada 21 pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Malang yang diperiksa penyidik Polres Malang per hari ini.

Penyidik dikabarkan akan memeriksa Wali Kota Malang Sutiaji dan Sekretaris Kota (Sekkot) Erik Setianto pada Senin (27/9/2021) mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji bersama rombongan diduga melakukan pelanggaran PPKM Jawa-Bali akibat nekat menerobos salah satu destinasi wisata Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Seluruh destinasi wisata masih tutup akibat penerapan PPKM Jawa-Bali.

Wali Kota Malang Sutiaji pun telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Malang Raya dan Forkopimda atas kegaduhan yang ia timbulkan di Kondang Merak.

"Mohon maaf atas apa yang telah terjadi di hari Minggu kemarin. Kami manusia biasa yang tak lepas dari salah dan luput. Tentu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Sutiaji di Kantor DPRD Kota Malang, Kamis (24/9/2021) lalu.

Sutiaji juga berjanji akan kooperatif mengikuti segala proses hukum yang berjalan dan memastikan untuk turut hadir secara langsung di Polres Malang untuk menjalani pemeriksaan.

"Masalah ketentuan hukum dan sanksi kami serahkan sepenuhnya ke pihak berwajib. Beberapa teman-teman di Kota Malang sudah dimintai keterangan oleh Polres Malang. Kalau saya juga dimintai keterangan, saya sampaikan akan proaktif datang ke sana," ujarnya.

"Tunjukkan bahwa di sini hak-hak dan kewajiban kita sebagai warga negara harus dijunjung tinggi," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya