Plasma Konvalesen Diburu, PDDI Tebar Kuesioner ke Penyintas Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Plasma Konvalesen Diburu, PDDI Tebar Kuesioner ke Penyintas Covid-19

...
RILIS.ID
Malang
19 Juli 2021 - 19:34 WIB
Daerah | RILISID
...
Ketua PDDI Malang Didik Gatot Subroto. Foto: Rilis.id/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Plasma konvalesen banyak diburu di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ini seiring meningkatnya angka kasus Covid-19 di daerah tersebut.

Merespons hal itu, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kabupaten Malang terus berupaya memenuhi kebutuhan plasma konvalesen.

PDDI gencar mengajak penyintas Covid-19 untuk melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu pasien terpapar corona.

Ketua PDDI Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengatakan ajakan donor plasma konvalesen itu sudah dilakukannya dengan cara menyebar kuesioner di Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dan Batu untuk agenda ajakan donor plasma konvalesen ini," kata Wabup Malang ini, Senin (19/7/2021).

Didik berharap kuesioner yang disebar mendapat respons dari pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, sehingga bersedia mendonorkan plasma konvalesennya.

"Kuesioner yang disebar itu di antaranya berisi nama, usia, berat badan, golongan darah dan ketersediaan mereka mendonorkan plasma sebagai persyaratan," terangnya.

Donor plasma itu nantinya akan diberikan kepada warga yang membutuhkan, sebab selama ini tengah sulit untuk mendapatkan plasma konvalesen.

Diketahui, saat ini untuk donor plasma konvalesen baru bisa dilakukan di UTD PMI Kota Malang dan UTD RSSA Malang.

"Kami sudah koordinasi, nanti warga yang pernah positif dirawat di RS akan diakomodir dan diberikan kuesioner itu, " tegas Didik.

Politisi PDI Perjuangan optimistis kuesioner yang disebar bisa menanggulangi sulitnya keluarga pasien positif untuk mendapatkan plasma konvalesen sesuai golongan darah masing-masing.

"UTD PMI Kabupaten Malang memang belum punya alatnya, nanti saya akan sampaikan agar disupport anggaran Pemerintah Kabupaten Malang untuk membeli peralatan itu," pungkasnya. (*)

Laporan: Imron Hakiki, Kontributor Malang

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Populer

Tag Populer

  • #LampungJaya
  • #Covid19
  • #SertifikatTanah
  • #AbjadAkhir
  • #Aplikasi

Pilihan

Baca Juga

Plasma Konvalesen Diburu, PDDI Tebar Kuesioner ke Penyintas Covid-19

...
RILIS.ID
Malang
19 Juli 2021 - 19:34 WIB
Daerah | RILISID
...
Ketua PDDI Malang Didik Gatot Subroto. Foto: Rilis.id/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Plasma konvalesen banyak diburu di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ini seiring meningkatnya angka kasus Covid-19 di daerah tersebut.

Merespons hal itu, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kabupaten Malang terus berupaya memenuhi kebutuhan plasma konvalesen.

PDDI gencar mengajak penyintas Covid-19 untuk melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu pasien terpapar corona.

Ketua PDDI Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengatakan ajakan donor plasma konvalesen itu sudah dilakukannya dengan cara menyebar kuesioner di Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dan Batu untuk agenda ajakan donor plasma konvalesen ini," kata Wabup Malang ini, Senin (19/7/2021).

Didik berharap kuesioner yang disebar mendapat respons dari pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, sehingga bersedia mendonorkan plasma konvalesennya.

"Kuesioner yang disebar itu di antaranya berisi nama, usia, berat badan, golongan darah dan ketersediaan mereka mendonorkan plasma sebagai persyaratan," terangnya.

Donor plasma itu nantinya akan diberikan kepada warga yang membutuhkan, sebab selama ini tengah sulit untuk mendapatkan plasma konvalesen.

Diketahui, saat ini untuk donor plasma konvalesen baru bisa dilakukan di UTD PMI Kota Malang dan UTD RSSA Malang.

"Kami sudah koordinasi, nanti warga yang pernah positif dirawat di RS akan diakomodir dan diberikan kuesioner itu, " tegas Didik.

Politisi PDI Perjuangan optimistis kuesioner yang disebar bisa menanggulangi sulitnya keluarga pasien positif untuk mendapatkan plasma konvalesen sesuai golongan darah masing-masing.

"UTD PMI Kabupaten Malang memang belum punya alatnya, nanti saya akan sampaikan agar disupport anggaran Pemerintah Kabupaten Malang untuk membeli peralatan itu," pungkasnya. (*)

Laporan: Imron Hakiki, Kontributor Malang

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya