Pemindahan IKN Dinilai Akan Berdampak Terhadap Kesejahteraan Rakyat Kaltim
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pemindahan IKN Dinilai Akan Berdampak Terhadap Kesejahteraan Rakyat Kaltim

...
RILIS.ID
Samarinda
29 November 2021 - 11:08 WIB
Daerah | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Samarinda — Ketua Komite I DPD Fachrul Razi optimistis pemindahan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) akan berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Hal itu disampaikan Fachrul dalam acara pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW Kahmi) Kaltim periode 2021-2026 di Samarinda, Minggu (28/11/2021).

"Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemindahan ASN ke IKN baru, adanya aspirasi masyarakat lokal untuk direkrut menjadi ASN di IKN," ujarnya.

"Kedua, lapangan kerja bagi istri/suami ASN yang sebelumnya telah bekerja di Jakarta. Ketiga, Lapangan pekerjaan atau golden shake hand bagi ASN yang tidak memenuhi kompetensi yang dibutuhkan dan tidak ikut dipindahkan," sambungnya.

Fachrul yang juga ketua Majelis Nasional Kahmi itu menambahkan, dampak ekonomi perpindahan IKN ke luar Jawa akan mendorong penurunan kesenjangan antarwilayah.

Hal itu karena akan mendorong perdagangan antarwilayah, terutama perdagangan antarpulau Jawa dengan wilayah di luar pulau Jawa serta antarwilayah di luar pulau Jawa.

Mendorong investasi terutama di provinsi IKN baru dan provinsi sekitarnya. Juga mendorong diverifikasi ekonomi sehingga tercipta dorongan nilai tambah ekonomi pada sektor non-tradisional di provinsi tersebut.

Fachrul menambahkan, dampak ekonomi dari pemindahan ibu kota akan lebih maksimal jika dibarengi dengan peningkatan produktifitas, investasi dan teknologi di provinsi terpilih dan provinsi sekitarnya.

"Konektivitas perdagangan antara daerah di luar pulau jawa perlu ditingkatkan terutama antar daerah yang menjadi lokasi IKN dengan daerah-daerah di sekitarnya bahkan ke daerah yang menjadi sasaran pemerataan pembangunan seperti kawasan Indonesia timur," pungkasnya.

Adapun susunan pengurus MW Forhati Kaltim masa bakti 2021-2026 yang terdiri dari 17 Dewan Pertimbangan dan Penasehat dengan Hj. Erni Makmur Hadi Mulyadi sebagai ketua dan Dr. Hj. Ity Rukiah sebagai sekretaris.

Selanjutnya, pengurus harian Forhati Kaltim. Siti Halima, S.Ag,.M.Pd (Koordinator), Siti Rahma, M.Ag Hj. Jandariah, S.Ag. Tarwiyah, S.Ag (Sekretaris Umum). Hj. Mahkamah Brantasari,SE, M.Pd, Dra. Nora Janahwati, MM, Dr. Hj. Fitriyana S.Pi, M.Si, Desy Yusnita, SH, Sri Muliyani, S.Pdi (Wakil Sekretaris Umum). Siti Bulkis (Bendahara Umum). Zuraidah Abu Bakar, SE (Wakil Bendahara Umum). (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Pemindahan IKN Dinilai Akan Berdampak Terhadap Kesejahteraan Rakyat Kaltim

...
RILIS.ID
Samarinda
29 November 2021 - 11:08 WIB
Daerah | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Samarinda — Ketua Komite I DPD Fachrul Razi optimistis pemindahan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) akan berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Hal itu disampaikan Fachrul dalam acara pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW Kahmi) Kaltim periode 2021-2026 di Samarinda, Minggu (28/11/2021).

"Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemindahan ASN ke IKN baru, adanya aspirasi masyarakat lokal untuk direkrut menjadi ASN di IKN," ujarnya.

"Kedua, lapangan kerja bagi istri/suami ASN yang sebelumnya telah bekerja di Jakarta. Ketiga, Lapangan pekerjaan atau golden shake hand bagi ASN yang tidak memenuhi kompetensi yang dibutuhkan dan tidak ikut dipindahkan," sambungnya.

Fachrul yang juga ketua Majelis Nasional Kahmi itu menambahkan, dampak ekonomi perpindahan IKN ke luar Jawa akan mendorong penurunan kesenjangan antarwilayah.

Hal itu karena akan mendorong perdagangan antarwilayah, terutama perdagangan antarpulau Jawa dengan wilayah di luar pulau Jawa serta antarwilayah di luar pulau Jawa.

Mendorong investasi terutama di provinsi IKN baru dan provinsi sekitarnya. Juga mendorong diverifikasi ekonomi sehingga tercipta dorongan nilai tambah ekonomi pada sektor non-tradisional di provinsi tersebut.

Fachrul menambahkan, dampak ekonomi dari pemindahan ibu kota akan lebih maksimal jika dibarengi dengan peningkatan produktifitas, investasi dan teknologi di provinsi terpilih dan provinsi sekitarnya.

"Konektivitas perdagangan antara daerah di luar pulau jawa perlu ditingkatkan terutama antar daerah yang menjadi lokasi IKN dengan daerah-daerah di sekitarnya bahkan ke daerah yang menjadi sasaran pemerataan pembangunan seperti kawasan Indonesia timur," pungkasnya.

Adapun susunan pengurus MW Forhati Kaltim masa bakti 2021-2026 yang terdiri dari 17 Dewan Pertimbangan dan Penasehat dengan Hj. Erni Makmur Hadi Mulyadi sebagai ketua dan Dr. Hj. Ity Rukiah sebagai sekretaris.

Selanjutnya, pengurus harian Forhati Kaltim. Siti Halima, S.Ag,.M.Pd (Koordinator), Siti Rahma, M.Ag Hj. Jandariah, S.Ag. Tarwiyah, S.Ag (Sekretaris Umum). Hj. Mahkamah Brantasari,SE, M.Pd, Dra. Nora Janahwati, MM, Dr. Hj. Fitriyana S.Pi, M.Si, Desy Yusnita, SH, Sri Muliyani, S.Pdi (Wakil Sekretaris Umum). Siti Bulkis (Bendahara Umum). Zuraidah Abu Bakar, SE (Wakil Bendahara Umum). (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya