Pemilik Bakso Sony Tak Masalah Disegel karena Masih Punya Beras Sampai 2 Tahun
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pemilik Bakso Sony Tak Masalah Disegel karena Masih Punya Beras Sampai 2 Tahun

...
RILIS.ID
Bandarlampung
20 September 2021 - 21:05 WIB
Daerah | RILISID
...
Pemilik Bakso Sony menggelar konferensi pers terkait penyegelan, Senin (20/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Pemilik Bakso Sonhaji Sony atau Bakso Sony, Haji Sony menanggapi penyegelan seluruh gerai yang dilakukan Pemkot Bandarlampung pada Senin (20/9/2021).

Haji Sony mengaku tidak mempermasalahkan penutupan 18 gerai Bakso Sony yang ada di beberapa wilayah di Bandarlampung, Lampung.

Hanya saja, ia memikirkan nasib seluruh karyawan yang berjumlah 200 orang beserta keluarganya.

"Saya tidak masalah disegel. Saya masih punya beras untuk satu sampai dua tahun. Tapi kalau karyawan saya ini punya anak yang masih sekolah," ujar Haji Sony dalam konferensi pers di Gerai Bakso Sony Jalan Wolter Mongonsidi, Bandarlampung, Senin (20/9/2021).

Ia juga membantah jika Bakso Sony tidak taat membayar pajak. Menurutnya, tempat usahanya itu rajin membayar pajak.

Haji Sony pun mengaku sering mendapat penghargaan karena tertib pajak.

"Saya bingung kok disegel tidak ada teguran apa-apa. Ajak berbicara lah kalau masalah pajak. Jangan seenaknya saja mentang-mentang punya kuasa," ungkapnya.

Soal pemakaian tapping box, Haji Sony tak membantah dan juga tidak membenarkan.

"Kalau ke Pemkot kan pakai tapping box, nah dua mesin kami untuk audit pribadi," tandasnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Pemilik Bakso Sony Tak Masalah Disegel karena Masih Punya Beras Sampai 2 Tahun

...
RILIS.ID
Bandarlampung
20 September 2021 - 21:05 WIB
Daerah | RILISID
...
Pemilik Bakso Sony menggelar konferensi pers terkait penyegelan, Senin (20/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Pemilik Bakso Sonhaji Sony atau Bakso Sony, Haji Sony menanggapi penyegelan seluruh gerai yang dilakukan Pemkot Bandarlampung pada Senin (20/9/2021).

Haji Sony mengaku tidak mempermasalahkan penutupan 18 gerai Bakso Sony yang ada di beberapa wilayah di Bandarlampung, Lampung.

Hanya saja, ia memikirkan nasib seluruh karyawan yang berjumlah 200 orang beserta keluarganya.

"Saya tidak masalah disegel. Saya masih punya beras untuk satu sampai dua tahun. Tapi kalau karyawan saya ini punya anak yang masih sekolah," ujar Haji Sony dalam konferensi pers di Gerai Bakso Sony Jalan Wolter Mongonsidi, Bandarlampung, Senin (20/9/2021).

Ia juga membantah jika Bakso Sony tidak taat membayar pajak. Menurutnya, tempat usahanya itu rajin membayar pajak.

Haji Sony pun mengaku sering mendapat penghargaan karena tertib pajak.

"Saya bingung kok disegel tidak ada teguran apa-apa. Ajak berbicara lah kalau masalah pajak. Jangan seenaknya saja mentang-mentang punya kuasa," ungkapnya.

Soal pemakaian tapping box, Haji Sony tak membantah dan juga tidak membenarkan.

"Kalau ke Pemkot kan pakai tapping box, nah dua mesin kami untuk audit pribadi," tandasnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya