Pegawai Outsourcing PT KAI Curi 18 Rel Cadangan Kereta Api
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pegawai Outsourcing PT KAI Curi 18 Rel Cadangan Kereta Api

...
Imron Hakiki
Malang
20 Agustus 2021 - 18:19 WIB
Daerah | RILISID
...
Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono saat bersama Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi saat konferensi pers kasus pencurian rel kereta api di Polsek Kepanjen, Jum'at (20/8/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki.

RILISID, Malang — Pegawai outsourcing PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 8 Surabaya tertangkap tangan tengah mencuri besi rel kereta api cadangan di kawasan Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada 7 Agustus lalu.

Ada dua orang pelaku yang terbukti melakukan pencurian tersebut, yakni Fendi Purnama Putra (31), warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji dan Muhammad Azami (31) warga Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Kepanjen. Ia dikenakan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

"Mereka terancaman pidana hukuman penjara paling lama 7 tahun," ungkap Kapolres Malang, AKBP Baoes Wibisono saat konferensi pers di Polsek Kepanjen, Jum'at (20/8/2021).

Bagoes menjelaskan, kedua pelaku itu beraksi saat situasi rel sepi dari arus kereta api, di samping mereka pun juga tahu jadwal kereta api melintas di area yang menjadi target sasaran.

"Selain kedua pelaku ini, diduga juga ada keterlibatan oknum pegawai tetap PT KAI Daops 8. Untuk oknum ini saat ini kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Barang bukti yang diamankan Polres Malang dari hasil pencurian kedua diantaranya berupa 18 meter besi rel dan mobil pick up sebagai sarana pencurian.

"Kerugian negara akibat ulah dua orang pelaku ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," jelasnya.

Sementara itu, Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi mengatakan berdasarkan pemeriksaannya di internal PT KAI, kedua pelaku tersebut terhitung sudah berulang kali melakukan pencurian tersebut.

"Yang ketahuan sebanyak 15 kali melakukan tindakan pencurian," katanya.

"Besi rel yang dicuri pelaku ini adalah rel cadangan yang biasa diletakkan di area rel yang aktif," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Pegawai Outsourcing PT KAI Curi 18 Rel Cadangan Kereta Api

...
Imron Hakiki
Malang
20 Agustus 2021 - 18:19 WIB
Daerah | RILISID
...
Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono saat bersama Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi saat konferensi pers kasus pencurian rel kereta api di Polsek Kepanjen, Jum'at (20/8/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki.

RILISID, Malang — Pegawai outsourcing PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 8 Surabaya tertangkap tangan tengah mencuri besi rel kereta api cadangan di kawasan Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada 7 Agustus lalu.

Ada dua orang pelaku yang terbukti melakukan pencurian tersebut, yakni Fendi Purnama Putra (31), warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji dan Muhammad Azami (31) warga Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Kepanjen. Ia dikenakan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

"Mereka terancaman pidana hukuman penjara paling lama 7 tahun," ungkap Kapolres Malang, AKBP Baoes Wibisono saat konferensi pers di Polsek Kepanjen, Jum'at (20/8/2021).

Bagoes menjelaskan, kedua pelaku itu beraksi saat situasi rel sepi dari arus kereta api, di samping mereka pun juga tahu jadwal kereta api melintas di area yang menjadi target sasaran.

"Selain kedua pelaku ini, diduga juga ada keterlibatan oknum pegawai tetap PT KAI Daops 8. Untuk oknum ini saat ini kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Barang bukti yang diamankan Polres Malang dari hasil pencurian kedua diantaranya berupa 18 meter besi rel dan mobil pick up sebagai sarana pencurian.

"Kerugian negara akibat ulah dua orang pelaku ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," jelasnya.

Sementara itu, Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi mengatakan berdasarkan pemeriksaannya di internal PT KAI, kedua pelaku tersebut terhitung sudah berulang kali melakukan pencurian tersebut.

"Yang ketahuan sebanyak 15 kali melakukan tindakan pencurian," katanya.

"Besi rel yang dicuri pelaku ini adalah rel cadangan yang biasa diletakkan di area rel yang aktif," pungkasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya