PPKM Darurat Hari Pertama di Bandarlampung: Pedagang Protes, Minta Pemerintah Siapkan Makan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

PPKM Darurat Hari Pertama di Bandarlampung: Pedagang Protes, Minta Pemerintah Siapkan Makan

...
RILIS.ID
Bandarlampung
12 Juli 2021 - 13:46 WIB
Daerah | RILISID
...
Pedagang Pasar Tengah Jovianto saat protes pemberlakuan PPKM Darurat di Bandarlampung, Senin (12/7/2021). Foto: Dwi DS.

RILISID, Bandarlampung — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari pertama di Kota Bandarlampung menuai protes keras dari sejumlah pedagang Pasar Tengah, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Senin (12/7/2021).

Sebab, penerapan PPKM Darurat itu berdampak terhadap omset mereka.Salah satu pedagang Jovianto mengatakan, ia tidak mempermasalahkan adanya penerapan PPKM darurat tersebut. Namun, ia meminta solusi dan kebijakan terbaik untuk pedagang yang terdampak.

”Untuk makan nasi saja susah. Dibantulah kami ini para pedagang. Datangi satu-satu kepala keluarganya, dikasih makan. Setahun tutup saja kami siap! Asal makanan dan vitamin disiapkan," ujarnya bersama pedagang lain ketika melakukan protes, Senin (12/7/2021).

Selain itu, ia mengatakan pandemi ini jelas berdampak terhadap semua masyarakat. Tetapi para pedagang kecil juga harus diperhatikan, karena PPKM Darurat ini harus dibarengi dengan solusi.

”Karyawan kami butuh makan! Jangankan jaga kesehatan, untuk makan sehari saja mereka tiap hari harus bekerja,” ketusnya.

Pedagang lain, Riko juga mengeluhkan adanya PPKM Darurat. Ia berharap seharusnya diberi solusi, tidah harus menutup toko dan jalan tempat mereka berjualan.

”Kami telah menyediakan semua perlengkapan protokol kesehatan, seperti masker, tempat cuci tangan, sampai dengan thermogun sudah ada di toko kami. Tolong berikan kami solusi," pinta Riko.

Diketahui, PPKM Darurat mulai diberlakukan di Bandarlampung mulai Senin, 12 Juli sampai 20 Juli 2021. Personel gabungan Polresta Bandarlampung melakukan penyekatan beberapa jalan protokol menuju pusat kota Bandarlampung. Termasuk jalan menuju Pasar Tengah.(*)

Laporan Dwi Des Saputra/Kontributor Rilis.id Bandarlampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

PPKM Darurat Hari Pertama di Bandarlampung: Pedagang Protes, Minta Pemerintah Siapkan Makan

...
RILIS.ID
Bandarlampung
12 Juli 2021 - 13:46 WIB
Daerah | RILISID
...
Pedagang Pasar Tengah Jovianto saat protes pemberlakuan PPKM Darurat di Bandarlampung, Senin (12/7/2021). Foto: Dwi DS.

RILISID, Bandarlampung — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari pertama di Kota Bandarlampung menuai protes keras dari sejumlah pedagang Pasar Tengah, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Senin (12/7/2021).

Sebab, penerapan PPKM Darurat itu berdampak terhadap omset mereka.Salah satu pedagang Jovianto mengatakan, ia tidak mempermasalahkan adanya penerapan PPKM darurat tersebut. Namun, ia meminta solusi dan kebijakan terbaik untuk pedagang yang terdampak.

”Untuk makan nasi saja susah. Dibantulah kami ini para pedagang. Datangi satu-satu kepala keluarganya, dikasih makan. Setahun tutup saja kami siap! Asal makanan dan vitamin disiapkan," ujarnya bersama pedagang lain ketika melakukan protes, Senin (12/7/2021).

Selain itu, ia mengatakan pandemi ini jelas berdampak terhadap semua masyarakat. Tetapi para pedagang kecil juga harus diperhatikan, karena PPKM Darurat ini harus dibarengi dengan solusi.

”Karyawan kami butuh makan! Jangankan jaga kesehatan, untuk makan sehari saja mereka tiap hari harus bekerja,” ketusnya.

Pedagang lain, Riko juga mengeluhkan adanya PPKM Darurat. Ia berharap seharusnya diberi solusi, tidah harus menutup toko dan jalan tempat mereka berjualan.

”Kami telah menyediakan semua perlengkapan protokol kesehatan, seperti masker, tempat cuci tangan, sampai dengan thermogun sudah ada di toko kami. Tolong berikan kami solusi," pinta Riko.

Diketahui, PPKM Darurat mulai diberlakukan di Bandarlampung mulai Senin, 12 Juli sampai 20 Juli 2021. Personel gabungan Polresta Bandarlampung melakukan penyekatan beberapa jalan protokol menuju pusat kota Bandarlampung. Termasuk jalan menuju Pasar Tengah.(*)

Laporan Dwi Des Saputra/Kontributor Rilis.id Bandarlampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya