Oknum Guru Penyebar Video Hoaks Kericuhan di Pasar Metro Ditetapkan Tersangka
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Oknum Guru Penyebar Video Hoaks Kericuhan di Pasar Metro Ditetapkan Tersangka

...
RILIS.ID
Lampung
22 Juli 2021 - 14:57 WIB
Daerah | RILISID
...
Tangkapan layar video permintaan maaf Guntoro, Kamis (22/7/2021). FOTO: Istimewa

RILISID, Lampung — Guntoro (50), warga Jalan Belida, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro akhirnya ditetapkan tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung.

Oknum guru pemilik akun @Guntoro21 itu ditetapkan tersangka karena mengunggah video kericuhan antara pedagang dan Satpol PP di masa PPKM Darurat yang disebut terjadi di wilayah Kota Metro, Lampung dan sebelumnya viral di media sosial.

Penetapan tersangka itu dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung Kombes Arie Rachman Nafarin saat dikonfirmasi, Kamis (22/7/2021).

”Sudah. Sudah kita tetapkan tersangka,” jawabnya singkat melalui sambungan telepon, Kamis (22/7/2021).

Diketahui, video yang disebar Guntoro itu setelah ditelusuri merupakan kerusuhan yang terjadi di Pasar Kartini, Peunayong, Aceh pada 24 Mei 2021.

Guntoro juga telah membuat video permintaan maaf didampingi dua personel Ditreskrimsus saat berada di Mapolda Lampung.

”Perkenalkan nama saya Guntoro pemilik akun @Guntoro21, terkait video kerusuhan yang terjadi di Terminal Metro Pusat pada tanggal 15 Juli 2021, pukul 22.00 WIB adalah video hoaks. Untuk itu, warga seluruh Lampung khususnya warga Kota Metro dan sekitarnya, saya atas nama pribadi mohon maaf, serta berjanji tidak akan mengulangi kembali,” ujarnya.

Atas unggahan itu, Guntoro terancam Pasal 51 Ayat 1 Jo Pasal 35 tentang Undang-Undang ITE tahun 2016 dan diancam hukuman 12 tahun penjara.(*)

Laporan Dwi Des Saputra/Kontributor Rilisid Lampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Oknum Guru Penyebar Video Hoaks Kericuhan di Pasar Metro Ditetapkan Tersangka

...
RILIS.ID
Lampung
22 Juli 2021 - 14:57 WIB
Daerah | RILISID
...
Tangkapan layar video permintaan maaf Guntoro, Kamis (22/7/2021). FOTO: Istimewa

RILISID, Lampung — Guntoro (50), warga Jalan Belida, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro akhirnya ditetapkan tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung.

Oknum guru pemilik akun @Guntoro21 itu ditetapkan tersangka karena mengunggah video kericuhan antara pedagang dan Satpol PP di masa PPKM Darurat yang disebut terjadi di wilayah Kota Metro, Lampung dan sebelumnya viral di media sosial.

Penetapan tersangka itu dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung Kombes Arie Rachman Nafarin saat dikonfirmasi, Kamis (22/7/2021).

”Sudah. Sudah kita tetapkan tersangka,” jawabnya singkat melalui sambungan telepon, Kamis (22/7/2021).

Diketahui, video yang disebar Guntoro itu setelah ditelusuri merupakan kerusuhan yang terjadi di Pasar Kartini, Peunayong, Aceh pada 24 Mei 2021.

Guntoro juga telah membuat video permintaan maaf didampingi dua personel Ditreskrimsus saat berada di Mapolda Lampung.

”Perkenalkan nama saya Guntoro pemilik akun @Guntoro21, terkait video kerusuhan yang terjadi di Terminal Metro Pusat pada tanggal 15 Juli 2021, pukul 22.00 WIB adalah video hoaks. Untuk itu, warga seluruh Lampung khususnya warga Kota Metro dan sekitarnya, saya atas nama pribadi mohon maaf, serta berjanji tidak akan mengulangi kembali,” ujarnya.

Atas unggahan itu, Guntoro terancam Pasal 51 Ayat 1 Jo Pasal 35 tentang Undang-Undang ITE tahun 2016 dan diancam hukuman 12 tahun penjara.(*)

Laporan Dwi Des Saputra/Kontributor Rilisid Lampung

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya