Nelayan Temukan Jasad Wisatawan yang Hilang di Pantai Batu Bengkung Malang
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Nelayan Temukan Jasad Wisatawan yang Hilang di Pantai Batu Bengkung Malang

...
Imron Hakiki
Malang
30 Mei 2021 - 17:50 WIB
Daerah | RILISID
...
Penemuan satu jasad wisatawan yang hilang di Pantai Batu Bengkung Malang. FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Satu per satu tiga korban kecelakaan laut yang hilang di Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Rabu (26/5/2021) lalu, ditemukan.

Sebelumnya dilaporkan, tiga korban yang hilang dalam peristiwa itu, yakni Fikri (20) dan Maulana Muhammad Al-Farizi (20), mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, serta Dimas Riza Nurul Hakim (21), wisatawan asal Kota Batu.

Maulana ditemukan pada Sabtu (29/5/2021) sekitar pukul 17.00 di kawasan Pantai Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, tepat sekitar 2 kilometer dari bibir pantai, oleh salah seorang nelayan di sana.

"Kala itu, salah satu nelayan setempat melihat sesosok jenazah mengambang di tengah laut. Kemudian mereka melaporkan kepada tim kami, lalu kami pun bergerak mengevakuasi korban," ungkap Kanit Penegakan Hukum Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Malang, Iptu Yoni Pribadi saat dikonfirmasi, Minggu (30/5/2021).

Petugas sempat tidak mengenali wajah korban, sehingga harus visum ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

"Baru tadi siang hasilnya keluar, dan berhasil terungkap bahwa jenazah itu adalah Maulana," tuturnya.

Jenazah Maulan sudah diantarkan ke tempat asalnya, yakni Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Kini, Pekerjaan Rumah (PR) petugas adalah menemukan jenazah Dimas. Yoni menuturkan, tim gabungan akan terus berupaya untuk mencari Dimas sampai ketemu.

"Sama seperti sebelumnya, pencarian kita hanya terbatas penyisiran di sepanjang pesisir pantai Selatan, karena kondisi cuaca dan ombak yang tidak memungkinkan," pungkasnya.

Sementara itu, Aprilia, satu-satunya korban yang selamat dalam peristiwa itu kondisinya kini dilaporkan sudah mulai membaik di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Ia adalah wisatawan asal Mojokerto Kota, yang juga tersambar ombak bersama enam korban lainnya dalam peristiwa maut tersebut.

Untuk diketahui, keenam korban itu, yakni Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26), Dimas Riza Nurul Hakim (21), Aprilia Dwijayanti (24).

Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Dimas Riza Nurul Hakim (21) hilang. Sedangkan Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26) tewas tidak lama pasca kejadian, dan Aprilia Dwijayanti (24) kritis.

Keenam korban itu adalah wisatawan dari 3 rombongan berbeda. Yakni rombongan dari Kota Batu, Mojokerto Kota, dan Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Nelayan Temukan Jasad Wisatawan yang Hilang di Pantai Batu Bengkung Malang

...
Imron Hakiki
Malang
30 Mei 2021 - 17:50 WIB
Daerah | RILISID
...
Penemuan satu jasad wisatawan yang hilang di Pantai Batu Bengkung Malang. FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILISID, Malang — Satu per satu tiga korban kecelakaan laut yang hilang di Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Rabu (26/5/2021) lalu, ditemukan.

Sebelumnya dilaporkan, tiga korban yang hilang dalam peristiwa itu, yakni Fikri (20) dan Maulana Muhammad Al-Farizi (20), mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, serta Dimas Riza Nurul Hakim (21), wisatawan asal Kota Batu.

Maulana ditemukan pada Sabtu (29/5/2021) sekitar pukul 17.00 di kawasan Pantai Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, tepat sekitar 2 kilometer dari bibir pantai, oleh salah seorang nelayan di sana.

"Kala itu, salah satu nelayan setempat melihat sesosok jenazah mengambang di tengah laut. Kemudian mereka melaporkan kepada tim kami, lalu kami pun bergerak mengevakuasi korban," ungkap Kanit Penegakan Hukum Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Malang, Iptu Yoni Pribadi saat dikonfirmasi, Minggu (30/5/2021).

Petugas sempat tidak mengenali wajah korban, sehingga harus visum ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

"Baru tadi siang hasilnya keluar, dan berhasil terungkap bahwa jenazah itu adalah Maulana," tuturnya.

Jenazah Maulan sudah diantarkan ke tempat asalnya, yakni Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Kini, Pekerjaan Rumah (PR) petugas adalah menemukan jenazah Dimas. Yoni menuturkan, tim gabungan akan terus berupaya untuk mencari Dimas sampai ketemu.

"Sama seperti sebelumnya, pencarian kita hanya terbatas penyisiran di sepanjang pesisir pantai Selatan, karena kondisi cuaca dan ombak yang tidak memungkinkan," pungkasnya.

Sementara itu, Aprilia, satu-satunya korban yang selamat dalam peristiwa itu kondisinya kini dilaporkan sudah mulai membaik di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Ia adalah wisatawan asal Mojokerto Kota, yang juga tersambar ombak bersama enam korban lainnya dalam peristiwa maut tersebut.

Untuk diketahui, keenam korban itu, yakni Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26), Dimas Riza Nurul Hakim (21), Aprilia Dwijayanti (24).

Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Dimas Riza Nurul Hakim (21) hilang. Sedangkan Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26) tewas tidak lama pasca kejadian, dan Aprilia Dwijayanti (24) kritis.

Keenam korban itu adalah wisatawan dari 3 rombongan berbeda. Yakni rombongan dari Kota Batu, Mojokerto Kota, dan Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya